Apa Itu Manik Bipolar yang Membuat Marshanda Sempat Menghilang di Amerika Serikat?

Apa Itu Manik Bipolar yang Membuat Marshanda Sempat Menghilang di Amerika Serikat?
Marshanda (Foto: Instagram)

Senin (27/6) lalu, Marshanda dikabarkan menghilang di Los Angeles, California, Amerika Serikat. Kabar itu diketahui dari unggahan Sheila Salsabila, sahabatnya, melalui media sosial. Dia menulis bahwa sudah dua hari ini Marshanda hilang.

“Dicari day 2,” tulisnya sambil mencantumkan akun Instagram Marshanda.

Dia juga mengunggah video berisi percakapannya dengan Marshanda di sebuah mobil.

“Ini video terakhir kita kemarin. Ada yang ngerti Caca ngomong apa? ‘Time is dying?” tulisnya.

Apa Itu Manik Bipolar yang Membuat Marshanda Sempat Menghilang di Amerika Serikat?
Marshanda (Foto: Instagram)

Dalam unggahan itu, dia juga menulis apa yang sedang dialami mantan istri Ben Kasyafani itu.

“Lost an Indonesian Citizen for the First Time in Los Angeles, California, US. She is in a Manic Episode. (Psychosis: Altered state of Mind-Bipolar Disorder),” tulisnya.

Marshanda akhirnya ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB. Kabar ini dipastikan oleh Dubes RI untuk Amerika Serikat, Rosan Roeslani.

“Sudah diketemukan dan sekarang dalam pengawasan KJRI LA untuk dipulangkan ke Indonesia atas permintaan keluarga,” katanya lewat pesan singkat seperti dikutip dari detikHot.

Apa Itu Manik Bipolar yang Membuat Marshanda Sempat Menghilang di Amerika Serikat?
Ilustrasi (Foto: Crello)

Sebenarnya apa itu gangguan bipolar (bipolar disorder)? Itu adalah kondisi kesehatan mental yang menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem. Perubahan suasana hati ini mencakup emosi yang tinggi (mania atau hipomania) dan terendah (depresi).

Gangguan bipolar ini, dikutip dari Mayo Clinic, sebelumnya disebut dengan manik-depresi. Ketika seseorang depresi, ia mungkin merasa sedih atau putus asa dan kehilangan minat atau kesenangan dalam sebagian besar aktivitas. Ketika suasana hatinya berubah menjadi mania atau hipomania (tidak terlalu ekstrem dibandingkan mania), ia mungkin merasa euforia, penuh energi, atau sangat mudah tersinggung. Dan perubahan suasana hati ini bisa mempengaruhi kualitas tidur, energi, aktivitas, penilaian, perilaku, dan kemampuan berpikir jernih seseorang.

Untuk diketahui ada tiga jenis utama gangguan bipolar, yakni:

Gangguan bipolar I

Apa Itu Manik Bipolar yang Membuat Marshanda Sempat Menghilang di Amerika Serikat?
Ilustrasi (Foto: Crello)

Gangguan ini melibatkan episode mania yang berlangsung setidaknya 7 hari atau gejala mania yang begitu parah sehingga memerlukan perawatan medis segera. Episode depresi juga sering terjadi dan biasanya berlangsung setidaknya dua minggu.

Gangguan bipolar II

Apa Itu Manik Bipolar yang Membuat Marshanda Sempat Menghilang di Amerika Serikat?
Ilustrasi (Foto: Crello)

Gangguan bipolar II melibatkan episode depresi. Namun, tidak hanya mania penuh, tetapi ada episode hipomania, yakni versi mania yang tidak terlalu parah.

Gangguan siklotimik

Apa Itu Manik Bipolar yang Membuat Marshanda Sempat Menghilang di Amerika Serikat?
Ilustrasi (Foto: Crello)

Gangguan siklotimik atau siklotimia melibatkan gejala hipomania dan depresi. Namun, gejalanya tidak sekuat atau bertahan lama seperti episode hipomania atau depresi. Gejala biasanya berlangsung selama setidaknya 2 tahun pada orang dewasa dan selama 1 tahun pada anak-anak dan remaja.

Mania dan hipomania bipolar
Mania dan hipomania adalah dua jenis episode yang berbeda. Gejala keduanya sama. Namun, mania lebih parah daripada hipomania.

Manic atau mania adalah kondisi ketika pasien merasa bahagia berlebihan dan sangat bersemangat.Pada fase ini, pengidapnya mungkin merasa sangat percaya diri dan mengambil keputusan dengan impulsif. Beberapa orang yang sedang mengalami mania juga bisa mengalami delusi dan halusinasi. Mania juga dapat memicu lupa atau tidak mengenali kenyataan (psikosis) dan memerlukan rawat inap.

Apa Itu Manik Bipolar yang Membuat Marshanda Sempat Menghilang di Amerika Serikat?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Baik episode manik maupun hipomanik mencakup tiga atau lebih gejala berikut:

  • Sangat ceria, gelisah, atau tegang,
  • Peningkatan aktivitas, energi atau agitasi,
  • Rasa kesejahteraan dan kepercayaan diri yang berlebihan (euforia),
  • Kebutuhan tidur berkurang,
  • Banyak bicara yang tidak biasa,
  • Pikiran balap,
  • Keteralihan,
  • Pengambilan keputusan yang buruk.

Bipolar memang merupakan sebuah gangguan seumur hidup. Namun, penderitanya dapat mengelola perubahan suasana hati dan gejala lainnya dengan mengikuti rencana perawatan. Dalam kebanyakan kasus, gangguan bipolar diobati dengan obat-obatan dan konseling psikologis (psikoterapi).

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry