Anak Muda Indonesia, Jangan Anggap Remeh Covid-19! Sudah Banyak yang Kritis!

Anak Muda Indonesia, Jangan Anggap Remeh Covid-19! Sudah Banyak yang Kritis!
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Jumlah kasus baru dan angka kasus kematian karena Covid-19 di Indonesia meningkat tajam. Hingga Senin (12/7) lalu, Indonesia tercatat sebagai negara dengan kasus harian dan kematian tertinggi di dunia. Indonesia berada pada peringkat pertama dengan kasus harian sebanyak 40.427 kasus dan 891 kasus kematian.

Tingginya kasus harian dan angka kematian ini dipicu oleh varian Delta. Varian ini memang sangat cepat menyebar. Tidak hanya orang tua, tetapi juga anak muda yang sangat berisiko terpapar varian ini.

“Varian Delta ini terbukti bahkan menginfeksi dan menimbulkan gejala berat pada pasien-pasien, 2,5 kali lipat menyebabkan sakit (gejala parah),” kata dr. Riyadi Sutarto dari RSUP Persahabatan dalam webinarmelalui Instagram@radiokesehatan, Selasa (13/7).

Anak Muda Indonesia, Jangan Anggap Remeh Covid-19! Sudah Banyak yang Kritis!
Data dari Worldometers (Foto: tangkapan layar)

Sebelum varian Delta muncul, kasus Covid-19 pada pasien muda jarang terjadi. Kini, justru banyak anak muda yang kritis karena terpapar varian ini. Dan banyak dari antara mereka yang meninggal dunia.

“Pada pasien dengan usia lebih muda belakangan ini, bahkan umur 20, usia 17—19 tahun, mengalami gejala berat, kritis, bahkan meninggal,” katanya.

Anak Muda Indonesia, Jangan Anggap Remeh Covid-19! Sudah Banyak yang Kritis!
Ilustrasi (Foto: Liputan6.com)

Anak-anak dengan penyakit penyerta lebih berisiko mengalami infeksi yang parah. Misalnya, diabetes. Beberapa dari antara mereka dengan komorbid meninggal dunia.

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry