Alami Anosmia Covid-19? Coba Deteksi dengan Permen dan Kopi

Alami Anosmia Covid-19? Coba Deteksi dengan Permen dan Kopi
Ilustrasi (Foto: iStock)

Belakangan ini, semakin banyak gejala yang muncul dari infeksi virus Corona. Salah satunya adalah anosmia atau hilangnya kemampuan indra penciuman. Dan anosmia ini justru menjadi gejala yang paling sering dialami pasien.

Apakah kehilangan penciuman semata-mata disebabkan oleh infeksi virus Corona? Catatan medis menunjukkan bahwa pilek dan flu juga membuat indra penciuman tidak berfungsi. Hal ini terjadi karena pembengkakan di hidung akibat infeksi virus mencegah partikel bau mencapai area saraf penciuman.

“Saat pembengkakan itu mereda, indra penciuman bisa kembali,” kata Erich Voight, ahli THT dari NYU Langone Health, seperti dikutip dari CNN.

Alami Anosmia Covid-19? Coba Deteksi dengan Permen dan Kopi
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Sebenarnya selain pilek dan flu, masih ada faktor lain yang menyebabkan hilangnya indra penciuman. Beberapa yang bisa disebut, antara lain, polip hidung, tumor, dan penyakit neurodegeneratf. Misalnya, Alzheimer, Parkinson, serta cedera otak atau trauma kepala.

Lalu bagaimana cara menguji masih berfungsi atau tidaknya indra penciuman dan perasa? Ada beberapa cara yang bisa digunakan. Salah satunya adalah menggunakan jelly bean atau permen dengan tekstur dan rasa yang unik.

Alami Anosmia Covid-19? Coba Deteksi dengan Permen dan Kopi
Ilustrasi maskan permen (Foto: Freepik)

Steven Munger, Direktur Center for Smell and Taste Florida University, membagikan cara mudah untuk menguji indra penciuman dengan jelly bean. Caranya adalah tutup lubang hidung hingga tidak ada aliran udara yang masuk. Kemudian masukkan jelly bean ke dalam mulut dan kunyah.

“Jika Anda mendapatkan rasa gurih ditambah manisnya jelly bean, berarti fungsi indra perasa Anda masih baik,” katanya.

Dalam keadaan masih mengunyah, lepaskan tangan dari lubang hidung dengan cepat. Jika kamu bisa mencium semua bau termasuk bau permen jelly bean yang kamu kunyah, berarti fungsi indra penciuman masih baik.

Alami Anosmia Covid-19? Coba Deteksi dengan Permen dan Kopi
Ilustrasi cium jerk (Foto: Freepik)

“Ini benar-benar jenis respons yang sangat dramatis dan cepat,” ujarnya.

Proses itu, secara ilmiah, disebut penciuman hidung retro. Pada kondisi ini, bau akan mengalir dari bagian belakang mulut, ke atas melalui faring dan masuk ke rongga hidung.

Tidak hanya dengan jelly bean, makanan dan minuman lain bisa juga digunakan untuk menguji berfungsi atau tidaknya indra penciuman. Bisa dengan kopi, bisa juga dengan jeruk.

Alami Anosmia Covid-19? Coba Deteksi dengan Permen dan Kopi
Ilustrasi cium kopi (Foto: Freepik)

“Indra penciuman bekerja jika Anda bisa mencium bau tertentu tanpa memaksa saraf lain bekerja. Misalnya, saat kamu bisa mencium aroma kopi ketika seseorang membuatnya atau bisa mencium aroma dari seseorang yang sedang mengupas jeruk. Itulah indra penciuman,” terang Voight.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry