Tidak Lama Lagi, Ilmuwan Bisa Buktikan Kehidupan Alien

Kehidupan di Planet Jupiter
Planet Jupiter (Foto: Istimewa)

Apakah ada kehidupan lain di luar Bumi? Apakah benar ada makhluk asing di luar angkasa? Jika memang benar ada kehidupan dan makhluk asing di luar Bumi, seperti apa wujud mereka?

Pertanyaan-pertanyaan itu menghantui para ilmuwan sejak beberapa abad yang lalu. Hingga hari ini, para ilmuwan berjuang untuk membuktikan entah memang ada makhluk hidup di luar Bumi, entah cerita tentang makhluk asing itu hanyalah sebuah rekaan. Penelitian demi penelitian, termasuk di antaranya usaha untuk menjelajahi planet lain, untuk menguak misteri itu.

Jawaban atas berbagai pertanyaan itu semakin mendekati kenyataan. Salah satu bulan di Planet Jupiter mungkin saja menyimpan serpihan jawaban itu. Namanya bulan Europa. Bulan itu diduga memiliki air, sumber energi, dan zat organik.

Kehidupan di Planet Jupiter
Europa (Foto: Wikipedia)

Saat ini, NASA (The National Aeronautics and Space Administration) diketahui sedang membuat sebuah satelit angkasa bernama Europa Clipper. Satelit ini akan dikirim pada tahun 2030-an mendatang. Sementara European Space Agency menyiapkan Jupiter Icy Moons Explorer (JUICE) untuk diluncurkan pada 2029. Tugas Europa Clipper dan JUICE adalah mengungkapkan rahasia kehidupan di dalam Europa.

Europa adalah 1 dari 64 bulan yang mengitari Jupiter. Bulan ini pertama kali ditemukan pada tahun 1610 oleh Galileo Galilei, ahli astronomi legendaris dari Italia. Pada tahun 1979, satelit Voyager 1 memotret permukaan Europa yang penuh ngarai. Pada tahun 1990-an, satelit probe Galileo mengungkapkan bahwa permukaan Europa adalah es tebal. Di dalamnya ada air asin.

Air asin itu diselimuti oleh es setebal 10—30 km di permukaannya. Diperkirakan ada air sedalam 160 km dengan aneka zat kimia dan garam di dalamnya. Batu silikat menjadi mantelnya dan besi dan sulfur menjadi intinya.

Kehidupan di Planet Jupiter
Europa Clipper (Foto: NASA)

“Mungkin ini garam biasa seperti di bumi. Ini tanda penting soal kemungkinan adanya kehidupan di dalam Bulan Europa,” kata Chris Arridge, peneliti dari Universitas Lancaster, seperti dilansir News.com Australia, Senin (13/1) lalu.

Para ilmuwan masih memikirkan bagaimana Europa Clipper dan JUICE mendarat, mengebor es tebal di permukaan bulan itu, dan menjelajah lautan di dalamnya. Mereka menduga bahwa ada cukup banyak oksigen untuk makhluk hidup seperti ikan. Sementara itu, ilmuwan lain tidak berharap muluk-muluk. Menemukan mikroba saja sudah cukup untuk membuktikan adanya kehidupan di luar Planet Bumi.

 

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry