Tahukah Kamu Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika (1)?

Perbedaan kopi robusta dan kopi arabika
Kopi (Foto; independent.co.uk)

Peter Baskerville, seorang ahli botanika, mengatakan bahwa dari 25 spesies kopi yang ada di dunia ini, hanya ada 2 spesies yang dibudidayakan. Kedua spesies kopi itu adalah kopi arabika dan kopi robusta. Keduanya memenuhi pasar kopi dunia. Arabika menguasai 70% pasar dan sisanya adalah robusta.

Sebenarnya masih ada satu spesies lagi yang juga dibudidayakan, yaitu spesies Liberica. Namun, lemahnya karakteristik rasa dan kurangnya peminat membuat kopi ini kurang familiar. Hanya 2% jumlah produksinya.

Di Indonesia, kopi arabika dan robusta dibudidayakan dalam jumlah yang besar. Bahkan beberapa di antaranya mendunia. Dari Aceh, yang paling dikenal adalah kopi arabika Gayo. Dari Bali, ada kopi arabika Kintamani. Kopi ini sangat disukai orang Jepang dan Eropa. Dan dari Flores ada kopi arabika Bajawa. Amerika adalah pasar kopi ini. Sementara Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Latin adalah pasar menarik dari kopi robusta Temanggung.

Kedua spesies kopi itu punya perbedaan yang mencolok. Mulai dari perbedaan bentuk hingga perbedaan jenis kandungan. Berikut ini ada ada 12 perbedaan kopi robusta dan arabika yang harus kamu ketahui:

Umur kopi

Perbedaan kopi robusta dan kopi arabika
(Foto: hellosehat.com)

Yang pertama kali dikonsumsi adalah kopi arabika. Baru setelah itu kopi robusta. Kurang lebih 100 tahun kemudian. Itulah sebabnya mengapa kopi arabika begitu dominan di pasar.

Bentuk dan ukuran biji kopi

Perbedaan kopi robusta dan kopi arabika
(Foto: aquaspresso)

Perhatikan bentuk kedua jenis kopi itu. Biji kopi arabika lebih besar. Bentuknya lonjong dan pipih. Sementara biji kopi robusta berbentuk bulat penuh.

Kandungan kafein

Perbedaan kopi robusta dan kopi arabika
(Foto: Espresso Perfecto)

Perbedaan lain dari kedua jenis kopi ini terletak pada tingkat kafein yang terkandung di dalamnya. Kopi robusta mengandung kafein sebesar 2,2—2,7%. Lebih tinggi daripada kopi arabica yang hanya mengandung 1,1—1,5% kafein.

Kandungan lemak dan gula

Perbedaan kopi robusta dan kopi arabika
(Foto: helloyahya.com)

Kedua jenis kopi ini mengandung kadar lemak dan gula yang berbeda-beda. Kopi arabika mengandung lemak dan gula dalam jumlah yang lebih banyak. Kandungan lemaknya 60%. Dan kandungan gulanya lebih banyak 2 kali lipat daripada robusta.

Aroma kopi

Perbedaan kopi robusta dan kopi arabika
(Foto: Hdwallpapersrocks)

Karena arabika punya kadar asam yang lebih tinggi. Aromanya didominasi aroma buah-buahan. Sementara kopi robusta memiliki aroma seperti kacang.

Rasa kopi

Perbedaan kopi robusta dan kopi arabika
(Foto: Pixabay)

Kopi robusta lebih pahit. Rasanya seperti ban yang terbakar. Rasa kacang dominan pada after taste-nya. Mengapa? Karena kandungan kafeinnya lebih tinggi. Sementara arabika cenderung asam dan manis. Tidak sedikit yang berasa seperti buah-buahan, cokelat, dan kacang.

bersambung

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry