Tahukah Kamu Mengapa Kamu Bisa Merinding?

Tahukah Kamu Mengapa Kamu Bisa Merinding?
Ilustrasi (Foto: Crello)

Mungkin kamu sering mengalaminya. Ketika mendengarkan lagu yang menyentuh atau menonton sebuah video yang digarap dengan sangat artistik, kamu merinding. Atau ketika berjalan di tempat yang gelap atau mendengar cerita mistis, kamu merinding.

Apa itu merinding? Mengapa merinding? Apakah merinding ini selalu berhubungan dengan hal mistis?

Merinding adalah sebuah kondisi ketika bulu-bulu di lengan, leher, kaki, atau dada berdiri tegak. Sebuah fenomena fisiologis yang terjadi sebagai respons tubuh terhadap kondisi dingin, shock, stress, atau ketakutan. Istilah medisnya, seperti dikutip dari laman resmi Harvard Medical School, adalah cutis anserina.

Ketika tubuh merinding, yang terjadi adalah kontraksi otot kecil yang melekat pada rambut di sekujur tubuh. Kontraksi otot itu membuat cekungan dangkal pada permukaan kulit, sehingga area di sekitarnya menonjol. Tampak seperti kulit ayam dengan rambut halus yang tegak.

Tahukah Kamu Mengapa Kamu Bisa Merinding?
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Dikutip YUKK dari WebMD, merinding sebenarnya juga merupakan sinyal dari otak. Ketika cuaca dingin, misalnya, otak akan mengirim sinyal kepada tubuh bahwa dia harus mengambil langkah pemanasan. Merinding adalah sinyal itu.

Merinding juga merupakan upaya tubuh untuk menjebak udara hangat di sebelah kulit dan membiarkannya menahan panas tubuh. Jika Anda merinding karena kedinginan, biasanya muncul tanda-tanda lain seperti demam, dorongan untuk memeluk diri sendiri, dan kulit pucat. Ketika Anda melakukan pemanasan, merinding akan hilang.

Merinding juga bisa terjadi karena perasaan atau emosi yang kuat. Misanya, ketakutan, kekaguman, atau hasrat seksual yang kuat. Ketika muncul emosi yang kuat seperti itu, tubuh akan melepaskan hormon yang membuat otot-otot kecil di bawah kulit mengencang dan bulu tubuh berdiri.

Tahukah Kamu Mengapa Kamu Bisa Merinding?
Ilustrasi (Foto: petsafe.net)

Dalam kasus tertentu, seseorang bisa merinding ketika kejang. Hal ini bisa terjadi pada orang dengan epilepsi lobus temporal,  yaitu ketika kejang dimulai di bagian otak yang mengontrol emosi. Pada umumnya, kejang seperti ini bisa berlangsung hingga 2 menit.

Apakah hewan juga merinding? Dikutip dari Healthline, banyak hewan mengalami apa yang dapat dikategorikan sebagai merinding, termasuk landak dan anjing. Merinding merupakan respons tubuh terhadap situasi menguntungkan untuk terlihat lebih besar dan lebih kuat seperti selama konfrontasi atau berdekatan dengan lawan jenis.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry