Manusia Tertua Itu Meninggal Dunia Pada Usia 119 Tahun

News | 26 April 2022
Manusia Tertua Itu Meninggal Dunia Pada Usia 119 Tahun
Kane Tanaka (Foto: Guinness World Records)

Selasa (19/4) lalu, manusia tertua di dunia meninggal dunia. Namanya Kane Tanaka. Dia meninggal dunia pada usia 119 tahun.

Kabar duka ini, seperti dikutip YUKK dari laman Guinness World Records, dikonfirmasi oleh Robert Young, seorang Senior Gerontology Consultant. Robert pulalah yang pada 2019 lalu membantu pencatatan rekor lansia dari Jepang itu sebagai orang paling tua dan perempuan paling tua di dunia yang masih hidup. Rekor itu tercipta 2 tahun setelah Jeanne Louise Calment dari Prancis meninggal dunia. Jeanne meninggal dunia pada usia 122 tahun 164 hari pada Agustus 1997 lalu.

Kepergian Kane adalah sebuah kehilangan besar untuk Jepang. Pasalnya dia adalah inspirasi. Hingga masa senjanya, dia tetap memperlihatkan keceriaan dan semangat hidup.

Manusia Tertua Itu Meninggal Dunia Pada Usia 119 Tahun
Kane (barisan depan, kedua dari kanan) dan saudara-saudaranya (Foto: Guinness World Records)

“Saya bisa melangkah sejauh ini karena dukungan dari banyak orang. Saya harap Anda selalu senang, ceria, dan energik,” katanya seperti diunggah keluarganya dalam akun Twitter @tanakakane0102.

Kane lahir pada 2 Januari 1903 silam sebagai anak ke-7 dari 9 bersudara dari pasangan Kumakichi and Kuma Ota. Dia lahir ketika Theodore Roosevelt menjadi presiden Amerika Serikat, Edward VII menjadi Raja Inggris, Wright bersaudara terbang untuk kali pertama dengan pesawat terbang buatan mereka, Marie Curie menjadi perempuan pertama yang memenangi Hadiah Nobel, dan Tour de France digelar untuk pertama kalinya.

Pada usia 19 tahun, dia menikah dengan Hideo Tanaka. Keduanya dikaruniai empat orang anak. Hideo terlibat dalam Perang Cina-Jepang II pada 1937 dan anaknya dalam Perang Dunia II. Anaknya kemudian ditawan tentara Uni Soviet.

Manusia Tertua Itu Meninggal Dunia Pada Usia 119 Tahun
Kane menerima sertifikat dari Guinness World Records (Foto: Istimewa)

Selama hidupnya, seperti dikutip YUKK dari BBC, Kane menjalankan beberapa bisnis. Salah satunya adalah membuka warung mi. Dia menjalani masa senjanya di panti jompo. Setiap pagi dia bangun pukul 6. Setiap sore, dia belajar matematika dan berlatih kaligrafi.

“Salah satu hiburan favorit Kane Tanaka adalah permainan Othello. Dia jago dalam permainan papan klasik. Dia sering mengalahkan staf panti jompo,” kata tim Guinness seperti dikutip dari AFP.

Pada 2019 lalu, dia tercatat dalam buku Guinnes World Records sebagai orang tertua dan perempuan tertua di dunia yang masih hidup. Pada hari penyerahan sertifikat itu, dia diberikan sebungkus cokelat. Cokelat itu langsung dia buka dan makan. Dia diketahui memang suka makan cokelat dan minum soda.

Manusia Tertua Itu Meninggal Dunia Pada Usia 119 Tahun
Kane sedang makan (Foto: The Asahi Shimbun)

Kehidupannya telah menjadi inspirasi untuk banyak warga Jepang. Itulah mengapa dia dipilih menjadi salah satu pembawa obor olimpiade pada Olimpiade 2020 lalu. Namun, pandemi Covid-19 membuat pemerintah memutuskan untuk tidak melibatkannya dalam pesta olahraga akbar ini.

Sejak awal tahun, kondisi kesehatannya menurun. Beberapa kali dia keluar-masuk rumah sakit. Pada 19 April lalu, dia meninggal dunia pada usia 119 tahun.

Manusia Tertua Itu Meninggal Dunia Pada Usia 119 Tahun
Sr. Andre (Foto: Guinness World Records)

Dengan meninggalnya Kane, rekor manusia tertua di dunia yang masih hidup jatuh kepada Sr. Andre. Saat ini, biarawati asal Prancis bernama asli Lucile Randon itu berusia 118 tahun.

“Segelas menjaganya dan mungkin itu adalah rahasia umur panjangnya. Saya tidak tahu. Saya tidak menganjurkan orang untuk minum segelas anggur setiap hari,” kata salah satu staf panti jompo tempat Sr. Andre menjalani masa tuanya seperti dikutip dari laman Guinness World Records.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry