Lantaran Sindrom Langka, Perempuan Ini Hidup dengan Hanya Satu Payudara

News | 5 April 2021
Lantaran Sindrom Langka, Perempuan Ini Hidup dengan Hanya Satu Payudara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Masa remaja adalah masa yang menyenangkan. Namun, tidak untuk Becca Butcher. Dia adalah salah satu remaja Inggris dengan beban batin yang begitu berat.

Mengapa tidak, dia tidak punya sepasang payudara yang tumbuh normal seperti remaja seumurannya. Sebelah payudaranya justru tidak tumbuh.

“Saya menyadari bahwa payudara saya memiliki ukuran yang berbeda saat remaja. Seorang teman menunjukkan kepada saya bahwa yang satu lebih besar daripada yang lain. Saat itulah saya menyadari bahwa itu sangat mencolok, sehingga orang lain juga dapat melihatnya,” ungkapnya seperti dikutip dari Daily Star.

Lantaran Sindrom Langka, Perempuan Ini Hidup dengan Hanya Satu Payudara
Becca (Foto: Instagram/@beccabutcherx)

Dia bingung. Juga sedih dan stress. Supaya terlihat pas ketika dilihat orang, dia memakai bra yang ukurannya sama besar dengan payudaranya yang tumbuh normal itu. Namun, tetap saja dia sadar bahwa itu bukanlah jalan keluar.

Dia lalu menemui dokter. Dia menceritakan keadaannya. Namun, dokter mengatakan bahwa dadanya normal. Sebelah dadanya itu akan tumbuh seperti sebelahnya. Itu persis seperti beberapa gadis yang haid lebih lambat daripada gadis yang lain.

Perempuan yang kini bekerja sebagai resepsionis pada sebuah perusahaan real estateitu tetap tidak puas. Sebelah payudaranya tidak kunjung tumbuh seperti yang dikatakan dokter.

Lantaran Sindrom Langka, Perempuan Ini Hidup dengan Hanya Satu Payudara
(Foto: Instagram/@beccabutcherx)

“Saya melihat-lihat semua gadis lain seusia saya yang memiliki dua payudara, tetapi saya masih hanya memiliki satu payudara dan saya sangat sadar akan hal itu,” desahnya.

Dia benar-benar kesal. Selama bertahun-tahun, keluhannya tidak ditanggapi dengan serius oleh para dokter. Sampai akhirnya dia mencari tahu sendiri apa yang sebenarnya sedang terjadi. Dia menjelajahi Google dengan kata kunci “satu payudara”. Di situ baru dia tahu bahwa dia mengidap sindrom Poland.

Lantaran Sindrom Langka, Perempuan Ini Hidup dengan Hanya Satu Payudara
(Foto: Instagram/@beccabutcherx)

Sindrom Poland adalah sebuah kondisi yang menyebabkan kurangnya perkembangan otot pada satu sisi tubuh. Biasanya sindrom ini lebih sering dialami laki-laki daripada perempuan. Nama sindrom ini diambil dari nama seorang ahli bedah Inggris bernama Sir Alfred Poland. Dialah yang pertama kali menemukan sindrom langka ini.

Para dokter akhirnya sadar bahwa selama ini Becca mengidap sindrom yang sangat langka. Sindrom itu terjadi pada 1:20.000 bayi baru lahir itu. Dia lalu ditawari dokter untuk mendapatkan implan payudara gratis di NHS. Namun, dia menolaknya.

Lantaran Sindrom Langka, Perempuan Ini Hidup dengan Hanya Satu Payudara
(Foto: Instagram/@beccabutcherx)

“Saya tahu bahwa sebagian besar perempuan akan mengambil kesempatan untuk mendapatkan implan payudara gratis, tetapi saya tidak ingin mengubah diri saya. Saya hanya ingin tahu mengapa dada saya berbeda,” katanya.

Kini, dia sudah menerima keadaan dirinya. Dia justru menjadi influencer. Melalui Instagram, dia membagikan pesan positif tentang menerima dan mencintai diri apa adanya. Dia mendorong perempuan lain yang juga mengidap sindrom yang sama untuk menerima diri apa adanya.

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry