Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara

Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Memberi nama kepada anak itu hak dan kewajiban orang tua. Mau nama yang sudah sangat familiar, mau yang tidak pernah didengar sebelumnya, itu hak orang tua. Lihat saja Elon Musk. Orang paling kaya di dunia itu menamai putra bungsunya dengan nama X Æ A-12.

Memang memberikan nama adalah hak dan kewajiban orang tua. Namun, negara juga punya hak. Dan negara berhak memutuskan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh.

Berikut ini 12 nama anak yang dilarang di berbagai negara:

Nutella

Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Seorang anak di Prancis dinamai orang tuanya seperti nama brandselai cokelat hazelnut, Nutella. Ternyata nama tersebut membuat anak minder dan mengalami gangguan mental lantaran selalu diolok teman sekelasnya. Namanya kemudian diubah menjadi Ella. Pemerintah Prancis mendengar hal ini dan langsung mengeluarkan larangan: Nutella tidak boleh digunakan sebagai nama anak.

Terminator

Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Di Meksiko, Terminator adalah nama yang umum dipakai dan dan termasuk sebagai salah satu yang populer. Orang-orang tua dengan bangga menamai anak mereka Terminator karena sangat menyukai film yang dibintangi Arnold Schwarzenegger itu. Karena nama Terminator terlalu banyak, pemerintah mengeluarkan larangan untuk menggunakan nama itu lagi.

Camilla

Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Di Islandia, ada regulasi tentang pemberian nama bayi. Pemerintah melarang orang tua memberi nama anaknya “Camilla” karena di Islandia tidak ada huruf ‘C’ dalam daftar alfabet. Namun, nama “Kamilla” diperbolehkan.

Venerdi

Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Di Italia, orang tua tidak boleh menamai anak “Venerdi”. Dalam bahasa Italia, Venerdi berarti Jumat. Menamai anak dengan nama itu akan dianggap konyol dan memalukan.

Blu

Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Di Italia, pada 2018 lalu, sepasang orang tua di Milan dilarang memberi nama anak perempuan mereka “Blu” yang berarti biru. Keputusan itu dibuat berdasarkan dekrit presiden yang disahkan pada 2000. Dekrit itu menyebutkan bahwa nama anak harus mencirikan jenis kelaminnya. Sementara itu, Blu tidak mencerminkan nama perempuan.

@

Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Sepasang orang tua dari China mencoba memberi nama anak mereka ‘@’. Menurut mereka, jika diterjemahkan dalam bahasa China, nama itu berarti ‘mencintainya’. Namun, pemerintah melarang penggunaan simbol sebagai nama anak.

Princess

Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Di Selandia Baru, nama “Princess” dilarang dipakai karena itu merupakan gelar resmi kerajaan. Pemerintah Selandia Baru juga melarang nama seperti “prince”, “king”, “queen”, “duke”, “lord”, “pope”, “sir”, dan “lady”.

Chow Tow

Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Di Malaysia, nama “Chow Tow” lebih seperti ejekan karena berarti ‘kepala bau’. Namun, ada orang tua di Malaysia yang tampaknya tidak berpikir demikian. Mereka mengira bahwa Chow Tow berarti nama yang baik. Pada 2006 lalu, pemerintah Malaysia membuat daftar nama terlarang yang dirilis oleh Departemen Registrasi Nasional Malaysia.

Talula Does The Hula From Hawaii

Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Sebuah kasus menarik terjadi di Selandia Baru pada 2008 lalu. Seorang gadis 9 tahun masuk pengadilan karena namanya. Hakim menilai bahwa pemberian nama aneh itu termasuk kekerasan terhadap anak. Menurut sang pengacara, gadis itu menolak menyebutkan namanya kepada teman-teman sekelas karena takut diejek. Pengadilan kemudian mengambil perwalian gadis itu dan mengizinkannya untuk mengubah nama.

(.)

Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Masih dari Selandia Baru. Sepasang orang tua memberikan nama anak mereka “(.)” yang ketika diucapkan mengandung arti ‘berhenti total’. Pemerintah menolak dan menambahkannya ke dalam daftar nama bayi yang dilarang.

Monkey

Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Pemerintah Denmark melarang orang tua memberikan nama anaknya Monkey. Sepertinya tidak hanya Denmark, tapi juga hampir semua negara lainnya.

Sarah

Ini 12 Nama Anak yang Dilarang di Berbagai Negara
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Di Maroko, nama harus mencerminkan “identitas.” Lebih tepatnya “identitas Maroko”. Sarah, dengan huruf “H”, adalah ejaan nama Ibrani. Yang diperbolehkan adalah ejaan bahasa Arab, “Sara”.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry