Gara-Gara Fitur “Tagging”, Facebook Didenda Rp 9,2 Triliun

News | 1 March 2021
Gara-Gara Fitur “Tagging”, Facebook Didenda Rp 9,2 Triliun
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Facebook kembali menghadapi masalah. Gara-gara fitur “Tagging”, Facebook didenda oleh Pengadilan Negeri bagian utara California, Amerika Serikat. Nilai denda sangat besar, yaitu US$650 juta atau setara dengan Rp9,2 triliun.

Denda dijatuhkan kepada perusahaan milik Mark Zuckerberg itu untuk menyelesaikan gugatan atas pengumpulan data biometrik yang telah berlangsung sejak 2015 lalu. Selain itu, Facebook juga diwajibkan membayar US$345 atau setara dengan Rp4,9 juta per orang kepada 1,6 juta penggunanya yang mengajukan tuntutan hukum. Dan pembayaran itu harus dilakukan “sesegera mungkin”.

Kasus ini, seperti dikutip dari Business Insider, muncul pada 2015 lalu. Facebook digugat oleh pengguna di wilayah Illinois, Amerika Serikat, lantaran telah memindai dan mengidentifikasi wajah mereka dalam sebuah foto lewat fitur “Tagging”. Fitur itu dianggap telah melanggar peraturan privasi yang berlaku di negara tersebut. Lebih-lebih lagi aneka data wajah itu disinyalir dikumpulkan tanpa sepengetahuan atau persetujuan pengguna.

Gara-Gara Fitur “Tagging”, Facebook Didenda Rp 9,2 Triliun
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Facebook telah berkali-kali membantah tudingan itu. Mereka mengklaim bahwa data diambil sudah berdasarkan persetujuan pengguna. Mereka juga mengatakan bahwa pengguna sejatinya bisa mematikan fitur itu agar sistem tidak menandai foto-foto mereka.

“Kami selalu transparan terkait penggunaan teknologi pengenalan wajah (facial recognition) dan pengguna bisa mengaktifkan atau mematikannya kapan saja,” terang Facebook.

Menurut James Donato, hakim federal, denda senilai Rp9,2 triliun itu merupakan salah satu denda terbesar dalam kasus privasi di ranah digital. Putusan ini serentak dilihat sebagai kemenangan bagi para konsumen yang merasa privasinya terancam.

“Putusan ini merupakan kemenangan besar bagi pengguna yang memperebutkan hak dan privasinya di ranah digital,” kata Donato.

Gara-Gara Fitur “Tagging”, Facebook Didenda Rp 9,2 Triliun
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Pihak Facebook menerima putusan itu dan setuju untuk membayar denda yang dijatuhkan.

“Kami senang gugatan ini telah diputuskan, sehingga kami bisa beralih ke masalah lain demi kepentingan komunitas dan para pemegang saham Facebook,” kata pihak Facebook.

Jika diperhatikan baik-baik, ini bukanlah kasus pertama yang dialami Facebook. Pada 2019 lalu, Facebook juga dijatuhi denda terkait skandal kebocoran data Cambridge Analytica. Nilai dendanya US$5 miliar atau setara dengan Rp71 triliun.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry