Belum Selesai Urusan Delta-Omicron, Sudah Muncul Lagi Varian IHU

Belum Selesai Urusan Delta-Omicron, Sudah Muncul Lagi Varian IHU
Ilustrasi (Foto: Crello)

Pandemi ini belum akan selesai dalam waktu dekat. Meskipun program vaksinasi terus berjalan, masyarakat tetap harus waspada. Pasalnya satu demi satu varian baru dari SARS-CoV-2 terus bermunculan.

Ketika dunia masih sibuk mengatasi ancaman Delta sembari mencari cara untuk memutus varian Omicron, ancaman nyata yang baru sudah ada di depan mata. Pada September 2021 lalu, IHU Mediterranee Infection Foundation di Prancis melaporkan munculnya varian B.1.640.2. Varian baru yang untuk sementara dinamai varian IHU ini disebut memiliki 46 mutasi.  Dua di antaranya adalah N501Y dan E484K.

Mutasi N501Y pertama kali terlihat pada varian Alpha. Para ahli yakin bahwa mutasi ini lebih menular. Sementara itu, mutasi E484K membuat varian ini akan lebih resisten terhadap vaksin.

Belum Selesai Urusan Delta-Omicron, Sudah Muncul Lagi Varian IHU
Ilustrasi (Foto: Crello)

Belum lama ini, varian IHU ini muncul di Marseilles, Prancis. Para peneliti dari IHU Mediterranee Infection Foundation menemukan B.1.640.2 pada 12 pasien. Semua kasus itu dikaitkan dengan perjalanan ke Afrika.

“Kami memang memiliki beberapa kasus varian baru ini di wilayah geografis Marseilles. Kami menamakannya ‘varian IHU’,” kata Philippe Colson, kepala dan profesor departemen yang menemukan varian itu, seperti dikutip YUKK dari Business Insider.

Sejauh ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan varian IHU sebagai Variant Under Monitoring (VuM). Itu berarti bahwa varian ini masih dalam penelitian dan pengawasan. Menurut Abdi Mahmud, Manajer Insiden Covid-19 dari WHO, varian IHU belum menjadi ancaman serius karena varian ini hanya ada di sekitar Marseille dan tidak menyebar luas dalam beberapa bulan terakhir.

Belum Selesai Urusan Delta-Omicron, Sudah Muncul Lagi Varian IHU
Ilustrasi (Foto: Pixabay)

“Virus itu (B.1.640.2) sebetulnya punya banyak peluang yang bisa diambil,” katanya seperti dikutip dari New York Times.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Indonesia menegaskan bahwa, hingga kini, varian itu belum terdeteksi di Indonesia.

“Varian IHU belum ditemukan di Indonesia, ya,” kata dr. Siti Nadia Tarmizi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan RI, seperti dikutip YUKK dari detikcom.

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry