Mau Investasi Obligasi? Pahami Kelebihan dan Kekurangannya!

Penjelasan lengkap mengenai apa itu obligasi

Kepemilikan aset investasi jadi bagian penting dalam pengelolaan keuangan. Anda bisa menggunakan berbagai opsi aset investasi, termasuk di antaranya adalah obligasi. Anda pun perlu memahami secara mendalam apa itu obligasi sebelum mulai menginvestasikan dana ke dalamnya. 

Dalam pengertiannya, obligasi merupakan aset investasi dalam bentuk surat utang. Seperti layaknya aset investasi lain, Anda bisa melakukan aktivitas jual beli obligasi. Lewat kepemilikan obligasi, Anda bisa memperoleh imbal hasil dalam bentuk bunga atau kupon dari lembaga yang menerbitkan surat utang. 

Anda bisa menemukan obligasi dalam skema jangka menengah serta jangka panjang. Selama durasi tersebut, Anda berkesempatan memperoleh bunga serta mendapatkan pengembalian nilai utang pokok ketika memasuki tenggat waktu yang sudah ditetapkan.

Jenis Obligasi

Jenis-jenis obligasi

Ketika memahami apa itu obligasi, Anda bisa mengetahui ada berbagai jenis surat utang yang bisa digunakan sebagai aset investasi. Terdapat beberapa kelompok jenis obligasi yang perlu Anda ketahui, yaitu: 

Berdasarkan Penerbitnya

Pertama, Anda bisa memilih jenis obligasi dengan memperhatikan penerbitnya, seperti: 

  • Obligasi pemerintah. Pihak yang menerbitkan obligasi ini adalah pemerintah, kerap disebut sebagai Surat Utang Negara. Tingkat risiko sangat rendah, karena risiko terjadinya gagal bayar oleh pemerintah sangatlah kecil.  
  • Obligasi korporasi. Ada pula surat utang yang penerbitannya dilakukan oleh korporasi, baik perusahaan swasta maupun BUMN. Obligasi dari korporasi umumnya mempunyai jangka waktu yang singkat, sekitar 1 tahun. 

Berdasarkan Nominalnya

Anda dapat pula mengenal apa itu obligasi berdasarkan nominalnya, yakni: 

  • Obligasi konvensional. Kalau punya dana dalam jumlah besar, Anda bisa menggunakan investasi obligasi konvensional. Anda bisa memiliki aset investasi obligasi konvensional dengan nominal sekitar Rp1 miliar per lot. 
  • Obligasi ritel. Bagi Anda yang ingin berinvestasi obligasi dengan dana minimal, ada pilihan obligasi ritel. Anda bisa menjumpainya dengan nominal Rp1 juta per lot. Penerbitannya kerap dilakukan oleh pemerintah, tetapi perusahaan juga bisa menerbitkannya. 

Berdasarkan Prinsipnya

Selanjutnya, Anda dapat mengetahui apa itu obligasi dengan memperhatikan prinsipnya, yaitu: 

  • Obligasi konvensional. Pengertian apa itu obligasi konvensional merupakan surat utang yang menawarkan imbal hasil berupa bunga. Anda sebagai pemilik modal berhak memperoleh bunga dalam jangka yang sudah ditentukan. 
  • Obligasi syariah atau sukuk. Obligasi ini menerapkan imbal hasil dengan skema uang sewa dan berlandaskan pada prinsip syariah. Anda bisa memperoleh pembayaran uang sewa secara berkala dalam periode yang telah ditetapkan.

Berdasarkan Sistem Pembayaran Bunganya

Berikutnya, ada jenis obligasi yang mempunyai perbedaan pada pembayaran bunganya, yaitu: 

  • Obligasi kupon. Surat utang jenis ini memberikan imbal hasil berupa bunga secara berkala. Anda pun bisa mengetahui nominalnya sesuai dengan kesepakatan. 
  • Obligasi tanpa bunga. Obligasi ini tak menawarkan imbal hasil dalam bentuk bunga. Sebagai gantinya, Anda bisa memperoleh untung dari selisih antara harga jual diskonto dengan harga ketika surat utang diperdagangkan. 
  • Obligasi kupon tetap. Berikutnya adalah obligasi kupon tetap yang memberikan keuntungan dalam bentuk bunga tetap. 
  • Obligasi kupon mengambang. Terakhir, ada jenis obligasi kupon mengambang yang punya karakteristik nilai berubah-ubah. Perubahan tersebut terjadi karena dipengaruhi oleh indeks pasar uang. 

Kelebihan dan Kekurangan Obligasi

Kelebihan dan kekurangan investasi obligasi

Setelah memahami apa itu obligasi dan jenis-jenisnya, Anda perlu mengetahui kelebihan serta kekurangan dari aset investasi ini. 

Kelebihan Obligasi

Beberapa kelebihan dari aset investasi obligasi di antaranya adalah: 

  • Imbal hasil berkala. Anda berpeluang memperoleh keuntungan berupa bunga yang pembayarannya berlangsung secara rutin, mulai dari bulanan, tiga bulan sekali, hingga 6 bulan sekali. 
  • Capital gain. Keuntungan berupa capital gain bisa Anda peroleh dari obligasi dengan cara menjualnya. Nilai bunga yang cukup besar. Obligasi secara umum mempunyai nilai bunga rata-rata lebih besar dibanding deposito
  • Dapat dimanfaatkan sebagai jaminan. Anda dapat menggunakan jaminan berupa obligasi saat mengajukan permohonan pinjaman ke bank dan bahkan pembelian saham di bursa efek. 
  • Kemudahan dalam proses transaksi. Obligasi dapat Anda jual dengan gampang. Anda tidak hanya bisa melakukannya lewat pasar perdana, tetapi juga melalui pasar sekunder. 

Kekurangan Obligasi

Selain itu, Anda perlu pula memahami beberapa hal yang menjadi kekurangan dari obligasi, yaitu: 

  • Risiko gagal bayar. Obligasi memang menawarkan tingkat risiko rendah. Meski begitu, risiko tersebut masih tetap ada. Fenomena yang kerap terjadi adalah ketika penerbit gagal bayar dan tak mempunyai kemampuan finansial dalam melakukan pembayaran bunga maupun pelunasan utang
  • Tingkat bunga fluktuatif. Penerbit memang dapat menjanjikan bunga dengan persentase yang menjanjikan. Hanya saja, tingkat bunga tersebut bergantung pada kondisi di pasar keuangan. 
  • Tak bisa dicairkan setiap waktu. Modal yang Anda gunakan bisa kembali setelah penerbit melakukan pelunasan sesuai jangka waktu yang sudah menjadi kesepakatan. 

Cara Kerja Obligasi

Dalam pemahaman apa itu obligasi, Anda perlu pula mengetahui skema kerjanya. Korporasi atau pemerintah yang tengah memerlukan tambahan modal bisa menerbitkan obligasi. Proses penerbitan bisa berlangsung dengan berbagai cara, seperti lelang, underwriting, atau via penerbitan khusus. 

Investor berkesempatan untuk melakukan transaksi pembelian obligasi pada proses penerbitan tersebut. Setelah berhasil memperoleh obligasi tertentu, investor akan memperoleh imbal hasil sampai waktu jatuh tempo yang telah menjadi kesepakatan. 

Sekarang, Anda sudah tahu apa itu obligasi dan seluk-beluknya secara mendalam, kan? Obligasi menawarkan keuntungan yang tak kalah menjanjikan dibandingkan dengan aset investasi lain. Jadi, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan aset ini. 

Untuk info tambahan, Anda juga perlu tahu adanya layanan payment gateway terbaik untuk para pelaku UMKM di Indonesia. Layanan tersebut adalah Yukk Payment Gateway. Pemakaiannya menjadi solusi lengkap dan praktis dalam menangani berbagai metode pembayaran cukup dalam satu dashboard

Yuk, mulai gunakan Yukk Payment Gateway!

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry