Mengapa Masyarakat Lebih Memilih Cashless Payment?

Mengapa Masyarakat Lebih Memilih Cashless Payment?
Ilustrasi (Grafis: YUKK)

Bukan lagi rahasia bahwa, saat ini, masyarakat lebih memilih berbelanja dalam jaringan (online) daripada berbelanja secara langsung di toko atau gerai. Lebih memilih membayar barang belanjaan tanpa uang tunai daripada secara tunai. Dan lebih memilih membayar tagihan secara online melalui berbagai dompet digital daripada datang ke bank atau ATM.

Di Indonesia, aktivitas belanja dalam jaringan memang berkembang pesat. Hasil survei Ipsos Global Trends 2021 menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia merasa lebih mudah berbelanja daring daripada datang ke toko. Dari 25 negara yang disurvei, Indonesia berada pada urutan pertama dengan preferensi mencapai 73%.

Jika diperhatikan baik-baik, pembayaran nontunai ini berkembang pesat di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini. Sejak diinisiasi oleh Bank Indonesia melalui PBI No. 11/12/PBI/2009 tentang uang elektronik, jumlah masyarakat yang melakukan transaksi nontunai terus meningkat. Antusiasme masyarakat makin tinggi ketika Bank Indonesia mencanangkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) pada 2014 lalu.

Mengapa Masyarakat Lebih Memilih Cashless Payment?
Ilustrasi (Foto: Crello)

Tingginya antusiasme masyarakat pada transaksi nontunai ini bisa dilihat dari Consumer Payment Attitudes Study yang dirilis Visa, sebuah perusahaan teknologi pembayaran global, pada 2016 lalu. Hasil survei itu menunjukkan bahwa 80% masyarakat Indonesia lebih suka menggunakan pembayaran elektronik daripada uang tunai; 34% masyarakat Indonesia hanya membawa sedikit uang tunai; 59% masyarakat Indonesia menganggap membawa uang tunai tidak lagi aman; dan jumlah masyarakat yang menggunakan uang tunai semakin berkurang dari 31% menjadi 20% pada tahun 2015-2016.

Melihat makin tingginya minat masyarakat untuk melakukan transaksi nontunai, diperkirakan bahwa cashless society di Indonesia akan terwujud pada 2030. Pada kenyataannya, pandemi Covid-19, menurut survei Visa, mempercepat perwujudan cashless society menjadi tahun 2026. Empat tahun lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya. Indikasinya adalah jumlah masyarakat yang memilih transaksi nontunai meningkat. Hasil survei menunjukkan bahwa 6 dari 10 konsumen di Indonesia membawa lebih sedikit uang tunai. Jumlah ini merupakan yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Mengapa masyarakat beralih dari pembayaran dengan uang tunai ke pembayaran nontunai? Berikut beberapa alasannya seperti yang dihimpun YUKK dari berbagai sumber:

Lebih aman

Mengapa Masyarakat Lebih Memilih Cashless Payment?
Ilustrasi (Foto: Crello)

Dulu, untuk membayar atau membeli sesuatu, orang harus membawa uang tunai. Ini penuh dengan risiko. Apalagi jika berada di tempat-tempat yang ramai. Risiko dicuri atau dicopet itu sangat besar.

Kini, orang hanya perlu membawa kartu kredit atau telepon genggam. Kalau kartu kredit hilang, orang hanya perlu menelepon pihak bank untuk melakukan pemblokiran. Kalaupun telepon genggam hilang, pencuri tetap tidak bisa mengakses dompet digital karena layanan itu dilindungi dengan beberapa lapis keamanan seperti PIN dan OTP.

Lebih praktis

Mengapa Masyarakat Lebih Memilih Cashless Payment?
Ilustrasi (Foto: Crello)

Masyarakat memilih pembayaran digital karena lebih praktis. Orang hanya cukup menggesek kartu atau memindai kode QR, memasukkan nomor PIN, dan transaksi selesai dalam hitungan beberapa detik saja. Tidak merepotkan dan tidak makan banyak waktu.

Lebih hemat

Mengapa Masyarakat Lebih Memilih Cashless Payment?
Ilustrasi (Foto: Crello)

Pembayaran nontunai bisa membuat para pengguna lebih hemat. Mengapa? Karena dompet-dompet digital dan layanan pembayaran nontunai memberikan diskon, harga khusus, atau cashback kepada para penggunanya.

Kapan pun dan di mana pun

Mengapa Masyarakat Lebih Memilih Cashless Payment?
Ilustrasi (Foto: Crello)

Pembayaran nontunai itu bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Orang tidak harus pergi ke ATM atau bank. Orang hanya perlu membuka telepon genggam dan melakukan pembelian atau pembayaran. Sangat mudah dan cepat.

Tanggal Kembar, Hadiah Spesial
(Foto: dok. YUKK)

Beralihnya masyarakat dari pembayaran tunai ke nontunai ini didukung oleh kehadiran dompet-dompet digital (e-wallet) dan fasilitas e-money. Salah satunya adalah aplikasi YUKK. Dengan tagline “Simplifying your lifestyle”, YUKK membantu para pengguna melakukan berbagai aktivitas, mulai dari membayar tagihan bulanan (tagihan BPJS Kesehatan, angsuran, tv kabel & internet, kartu kredit, listrik, air, dan gas) hingga berbelanja kebutuhan, baik secara online lewat fitur “YUKK Makan” dan “YUKK Online”, maupun secara offline di berbagai gerai.

YUKK tidak hanya menawarkan kemudahan, tetapi juga cashback dalam setiap transaksi. Cashback diberikan dalam bentuk YUKK Point. Poin-poin ini bisa digunakan untuk melakukan banyak transaksi lainnya. Tentu ini bisa membuat para pengguna bisa lebih hemat.

Tanggal Kembar, Hadiah Spesial
Promo cashback YUKK (Gratis: YUKK)

Semua transaksi dalam dan melalui aplikasi YUKK dijamin aman. YUKK sudah mendapatkan izin dari Bank Indonesia sebagai penyelenggara QRIS, penerbit uang elektronik, dan penyelenggara transfer dana. Para pengguna bisa melakukan transfer dana ke berbagai rekening secara real-time.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry