Kata Ilmuwan, Pasien Covid Bisa Alami Gejala Psikotik

Kata Ilmuwan,Pasien Covid Bisa Alami Gejala Psikotik
Ilustrasi pasien Covid-19 (Foto: Freepik)

Para ilmuwan terus-menerus melakukan penelitian terhadap virus Corona. Termasuk di dalamnya tentang berbagai efek yang timbul pada orang yang sudah terinfeksi virus itu. Dari penelitian itu diketahui bahwa gejala Covid-19 bisa merusak pikiran.

Mengapa gejala infeksi virus Corona bisa merusak pikiran? Karena ada komplikasi neurologis, mulai dari hilangnya indra perasa dan penciuman hingga kejang-kejang. Sementara itu, pada pasien yang tetap merasakan gejala Covid-19 walaupun sudah sembuh muncul keluhan brainfog.

Beberapa dokter di seluruh dunia, seperti dilansir The New York Times, melaporkan gejala psikotik pada sejumlah pasien yang pernah terinfeksi virus Corona. Namun, belum ada bukti kuat bahwa virus Corona menyebabkan gangguan ini. Ini hanyalah hasil pengamatan para ahli medis.

Kata Ilmuwan,Pasien Covid Bisa Alami Gejala Psikotik
Ilustrasi (Foto: Freepik)

“Saya pikir ini sangat mengkhawatirkan karena seperti yang Anda lihat dan baca, ada lebih banyak lagi laporan kasus,” kata dr. Mason Chacko, asisten profesor klinis psikiatri di Department of Consultation Liaison Psychiatry Stony Brook University Hospital, New York, seperti dikutip dari Health.

Dia melihat sendiri bagaimana seorang lelaki berusia 52 tahun yang percaya bahwa dia adalah penyebab pandemi ini. Delusi paranoidnya membuatnya ingin bunuh diri. Hasil dua tes menunjukkan bahwa lelaki itu negatif Covid-19. Namun, pemeriksaan terhadap darahnya menunjukkan adanya tanda-tanda peradangan. Dan hasil pemeriksaan selanjutnya menunjukkan bahwa dia memiliki antibodi Covid-19. Itu berarti dia tertular virus. Dengan kombinasi pemberian obat dan terapi elektrokonvulsif, lelaki itu berhasil diobati.

Kata Ilmuwan,Pasien Covid Bisa Alami Gejala Psikotik
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Tidak hanya pasien berusia 50 tahun ke atas yang mengalami gejala ini, tetapi juga yang berusia 30—50 tahun. Menurut National Alliance on Mental Illness (NAMI), penderita psikosis biasanya tidak tahu mana yang nyata dan yang tidak, hingga mengalami halusinasi. Mereka mungkin mendengar suara-suara atau melihat hal-hal yang sebenarnya tidak ada atau mengalami sensasi aneh dan delusi.

Dalam jurnal Brain, sebuah laporan dari London menunjukkan bahwa seorang perempuan berusia 55 tahun, tanpa riwayat kejiwaan sebelumnya, dirawat di rumah sakit setelah 14 hari mengalami gejala infeksi virus Corona. Setelah menjalani perawatan, perempuan itu mengaku melihat singa dan monyet di rumahnya.

Kata Ilmuwan,Pasien Covid Bisa Alami Gejala Psikotik
Ilustrasi (Foto: Freepik)

“Ada banyak bukti sekarang bahwa paparan infeksi, terutama virus, dikaitkan dengan perkembangan gangguan psikotik,” kata dr. Cameron J. Watson, ahli di unit neurologi pencegahan di Queen Mary University of London, Inggris.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry