Punya NPWP Wajib Dicek Validitasnya, Ini Cara Mengeceknya dengan Mudah

Cara mengecek npwp apakah berstatus valid atau tidak

Kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) merupakan bagian dari kewajiban seorang wajib pajak sebagai warga negara yang baik. Hanya saja, tak cukup dengan memiliki. Anda perlu pula mengetahui cara mengecek NPWP apakah berstatus valid atau tidak. Dengan begitu, Anda bisa menggunakannya untuk keperluan pembayaran pajak. 

NPWP terdiri dari 15 digit angka unik yang masing-masing mempunyai kaitan dengan informasi kode wajib pajak, yakni: 

Dengan memiliki NPWP, Anda bisa memperoleh berbagai manfaat, termasuk di antaranya adalah memperoleh kemudahan saat melakukan pengurusan persyaratan administrasi

  • Dua digit awal, merupakan angka yang memperlihatkan identitas wajib pajak.
  • Enam digit kedua merupakan nomor registrasi pemilik NPWP.
  • Satu digit ketiga, berguna sebagai alat pengaman untuk mencegah adanya kesalahan atau pemalsuan NPWP.
  • Tiga digit keempat, angka yang menjadi representasi kode KPP. 
  • Tiga digit terakhir, berguna untuk memperlihatkan status wajib pajak. 

Pentingnya Kepemilikan NPWP

Keberadaan NPWP mempunyai kaitan erat dengan kewajiban pembayaran pajak. NPWP berfungsi sebagai identitas unik dari setiap wajib pajak. Kepemilikannya berlangsung seumur hidup tanpa ada masa berlaku seperti SIM. Dengan memiliki NPWP, Anda bisa memperoleh manfaatnya seperti: 

1. Persyaratan Administrasi

Kepemilikan NPWP menjadi hal penting yang perlu Anda persiapkan ketika berhadapan dengan urusan administrasi, terutama di bank. Banyak lembaga perbankan mewajibkan kepemilikan NPWP saat ingin membuat rekening, pengajuan kredit bank, dan lain sebagainya. 

2. Memudahkan Proses Pengurusan Pajak

Selanjutnya, Anda bisa memperoleh manfaat kepemilikan NPWP saat ingin melakukan pengurusan pajak. Tanpa adanya NPWP, Anda tidak bisa memperoleh beberapa fasilitas berkaitan dengan hak seorang wajib pajak, termasuk di antaranya adalah saat mengajukan restitusi pajak, mengetahui nilai pembayaran pajak, permohonan pengurangan pembayaran pajak, dan lain sebagainya.

Kenapa Perlu Cek NWPP?

Anda sudah memiliki NPWP. Lalu, kenapa Anda masih perlu tahu cara mengecek NPWP? Alasannya adalah bertujuan untuk mengetahui status dari NPWP yang Anda miliki. Apalagi, Anda perlu tahu kalau NPWP bisa saja berstatus nonaktif. Status nonaktif tersebut bisa berupa: 

  • NPWP Non Efektif (NE)
  • NPWP dihapus (DE)

Penyebab utama kenapa NPWP berstatus non aktif adalah ketika pihak Dirjen Pajak (DJP) melakukan penonaktifan NPWP. Ada 2 kondisi yang menyebabkan DPJ melakukan penonaktifan NPWP, yakni: 

  1. Saat wajib pajak mengajukan permohonan penghapusan NPWP dan disetujui oleh pihak DJP. 
  2. DJP melakukan penonaktifan NPWP karena menganggap NPWP milik wajib pajak telah memenuhi syarat untuk dinonaktifkan. 

Berkaitan dengan proses penonaktifan NPWP, DJP biasanya memberikan pemberitahuan kepada pemilik NPWP. Namun, tak menutup kemungkinan kalau mereka bisa saja melakukannya tanpa ada pemberitahuan apapun. 

Pilihan Metode Cara Mengecek NPWP 

Anda sekarang sudah tahu kenapa perlu paham dengan cara mengecek NPWP. Selanjutnya, Anda pun dapat memilih berbagai metode untuk pengecekannya, di antaranya adalah: 

1. Cek NPWP Online via Website Dirjen Pajak

Metode pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengakses halaman resmi Dirjen Pajak di https://ereg.pajak.go.id/ceknpwp. Di halaman ini, Anda perlu memilih kategori NPWP dan mengisi nomornya dengan benar. Setelah itu klik tombol Cari. 

Kalau NPWP statusnya masih aktif, Anda bisa melihat datanya secara langsung di hasil pencarian, termasuk NIK dan KK. Layar akan menampilkan data terkait pemilik NPWP dengan sebagian data sengaja disensor untuk alasan privasi. 

2. Cek NPWP dengan QR Code

Ada pula opsi untuk melakukan pengecekan NPWP dengan menggunakan QR code. Metode ini hanya bisa Anda lakukan kalau memiliki NPWP elektronik. Langkah-langkahnya sangat mudah, yakni: 

  • Lakukan pemindaian kode QR yang ada di NPWP elektronik yang berisi tautan unik
  • Selanjutnya, kode QR tersebut akan mengarahkan Anda untuk menuju ke halaman pengecekan NPWP
  • Tekan tombol “Cek”
  • Hasil pengecekan terkait status NPWP akan muncul di layar

Baca juga: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan QR Code dan Barcode!

3. Cara Mengecek NPWP Lewat Aplikasi M-Pajak

Solusi selanjutnya adalah dengan memanfaatkan aplikasi M-Pajak yang secara khusus disediakan oleh DJP. Aplikasi ini tersedia secara gratis untuk para pengguna Android dan iOS. Untuk penggunaan aplikasi tersebut, Anda perlu terlebih dahulu melakukan pendaftaran akun. 

Jika sudah melakukan pendaftaran akun, Anda bisa login dan tekan tombol “Cek NPWP”. Setelah itu, layar akan menampilkan data informasi yang berkaitan dengan NPWP Anda secara lengkap. 

4. Mengecek NPWP via WhatsApp

DJP juga menyediakan layanan terkait perpajakan dengan lebih mudah lewat WhatsApp. Anda bisa memanfaatkan layanan ini untuk mengecek status NPWP dengan mudah. Untuk bisa melakukannya, Anda perlu mengetahui nomor WA dari KPP sesuai domisili. 

Anda dapat mencari tahu info terkait nomor WA dari setiap KPP dengan mudah. Informasi ini bisa Anda temukan di media sosial. Misalnya, untuk KPP Pratama Jakarta Cilandak, bisa menghubungi nomor WA yang tercantum di https://www.instagram.com/pajakcilandak/

5. Cek NPWP via Kring Pajak

Metode selanjutnya adalah dengan memanfaatkan layanan hotline resmi Kring Pajak (1500200) yang aktif selama 24 jam penuh. Kring Pajak menyediakan layanan untuk berbagai hal yang berkaitan dengan perpajakan, termasuk ketika Anda ingin mengecek status NPWP. 

6. Mendatangi Kantor Pajak Secara Langsung

Terakhir, Anda bisa melakukan pengecekan NPWP dengan datang secara langsung ke kantor pajak terdekat. Anda pun bisa melakukan konsultasi secara langsung dengan petugas yang ada di kantor pajak. 

Proses pengecekan NPWP di kantor pajak sangat gampang. Anda hanya perlu menunjukkan KTP kepada petugas. Selanjutnya, petugas akan menyesuaikannya dengan NPWP. 

Hanya saja, proses yang berbeda perlu Anda jalani kalau ingin mengecek NPWP badan. Anda tidak bisa serta-merta meminta pengecekan NPWP. Sebelumnya, petugas akan meminta Anda untuk membawa berkas pendukung, termasuk di antaranya adalah akta perusahaan atau surat kuasa. Baru setelah itu Anda bisa melakukan pengecekan. 

Nah, itulah berbagai pilihan cara mengecek NPWP yang bisa Anda lakukan. Dengan adanya berbagai metode tersebut, Anda tidak akan mengalami kesulitan untuk bisa mengetahui status NPWP masing-masing. 

Selanjutnya, pastikan Anda memenuhi kewajiban sebagai wajib pajak, termasuk di antaranya adalah pelaporan SPT dan pembayaran pajak. Untuk kemudahan dalam pembayaran maupun pelaporan pajak, pastikan untuk memiliki catatan keuangan yang detail dan lengkap. Apalagi, bagi Anda yang memiliki usaha sendiri. 

Kabar baiknya, saat ini ada banyak tool pendukung yang memberi kemudahan bagi Anda dalam mencatat setiap transaksi usaha. YUKK Payment Gateway adalah salah satu di antaranya. Tool ini tak cuma membantu Anda dalam menyediakan kemudahan cara pembayaran. Namun juga memudahkan proses penyusunan laporan keuangan

Dengan YUKK Payment Gateway, Anda bisa memperoleh catatan setiap transaksi dengan lengkap. Jadi, Anda tidak akan mengalami kesulitan ketika ingin menyusun laporan keuangan bulanan. 

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
1
angry