Saat ini, semakin banyak pelaku usaha yang menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran digital di tokonya. Sistem pembayaran ini memudahkan pelanggan karena cukup melakukan pemindaian (scan) kode QR menggunakan aplikasi m-banking atau dompet digital. Bagi pemilik usaha, QRIS juga membantu proses transaksi menjadi lebih cepat tanpa perlu menyiapkan uang kembalian.
Di balik kemudahannya, pelaku usaha tetap perlu waspada. Kasus penyalahgunaan QRIS sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Pada April 2023 lalu, misalnya, seperti dikutip dari Antara, pengurus Masjid Istiqlal menemukan sekitar 50 QRIS palsu yang ditempelkan di beberapa titik di area masjid. QRIS palsu tersebut diduga sengaja dipasang oleh pihak tidak bertanggung jawab agar donasi atau infak dari jemaah yang memindai kode QR masuk ke rekening pelaku.
Kasus serupa juga terjadi kepada para pedagang di daerah Bandung. Dikutip dari Detik, pada Oktober 2025 lalu, sejumlah pedagang di pujasera di depan Telkom University (Tel-U), Bandung, sempat menjadi korban QRIS palsu. Stiker QRIS palsu ditemukan tertempel di atas QRIS asli di beberapa warung. Diperkirakan sekitar 10–20 warung di area tersebut terdampak oleh kejadian ini.
Berkaca dari kasus ini, penggunaan QRIS harus benar-benar diperhatikan. Pelaku usaha harys memastikan bahwa kode QR yang digunakan benar dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan memahami beberapa langkah sederhana berikut ini, pemilik usaha dapat menggunakan QRIS dengan lebih aman sekaligus menjaga kepercayaan pelanggan.
Tips Menggunakan QRIS

Agar transaksi menggunakan QRIS di toko berjalan dengan lancar, pelaku usaha perlu memerhatikan beberapa hal penting. Mulai dari memastikan QRIS yang digunakan resmi hingga memeriksa kondisi kode QR secara berkala. Hal-hal sederhana ini dapat membantu menjaga keamanan transaksi sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan saat menggunakan QRIS di usaha Anda seperti dikutip dari beberapa sumber:
- Pastikan QRIS tidak buram dan terlihat jelas
Kualitas cetakan QRIS penting untuk diperhatikan. Pastikan QR code tercetak dengan jelas dan tidak buram agar pelanggan dapat memindainya dengan mudah. QRIS yang buram atau kurang jelas dapat membuat proses scan menjadi sulit bahkan gagal. Jika cetakan QRIS mulai pudar atau rusak, sebaiknya segera mencetak ulang atau mengganti dengan yang baru. Dengan QR code yang jelas, proses pembayaran bisa berjalan lebih cepat dan nyaman bagi pelanggan.
- Tempatkan QRIS di lokasi dekat kasir
Tempelkan atau letakkan QRIS di area kasir agar mudah terlihat dan dijangkau oleh pelanggan. Dengan begitu, pelanggan dapat langsung mengetahui bahwa pembayaran di toko Anda bisa dilakukan menggunakan QRIS. Penempatan QRIS di dekat meja kasir juga membantu proses pembayaran menjadi lebih cepat dan praktis. Selain itu, QRIS yang ditempatkan di area kasir lebih mudah diawasi oleh pemilik usaha maupun karyawan. Dengan penempatan yang tepat, pemilik usaha dapat memantau kondisi QRIS dan memastikan kode tersebut tidak diganti atau disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
- Pastikan QRIS tidak tertimpa oleh QRIS palsu
Pelaku usaha juga perlu memastikan stiker QRIS di toko tidak tertimpa oleh QR code lain yang tidak dikenal. Salah satu modus penipuan yang pernah terjadi adalah pelaku kejahatan menempelkan QR code palsu di atas QRIS asli milik merchant. Jika hal ini terjadi, pembayaran pelanggan bisa masuk ke rekening orang lain tanpa disadari. Untuk menghindari hal tersebut, pemilik usaha sebaiknya rutin memeriksa kondisi QRIS yang dipasang di toko. Perhatikan apakah ada stiker tambahan, bekas tempelan, atau perubahan pada tampilan QR code. Jika terlihat mencurigakan, sebaiknya segera lepaskan dan ganti dengan QRIS baru dari penyedia layanan resmi.
- Cek notifikasi atau riwayat transaksi
Setiap kali pelanggan melakukan pembayaran menggunakan QRIS, biasanya akan muncul notifikasi transaksi pada aplikasi atau rekening yang terhubung. Pemilik usaha sebaiknya selalu memeriksa notifikasi tersebut untuk memastikan pembayaran sudah berhasil diterima. Selain itu, pemilik usaha juga bisa memeriksa riwayat transaksi secara berkala. Cara ini membantu memastikan semua transaksi tercatat dengan benar.
- Edukasi karyawan tentang penggunaan QRIS
Jika Anda memiliki karyawan, penting untuk memberikan pemahaman kepada mereka tentang cara menggunakan QRIS dengan benar. Karyawan perlu tahu bagaimana memeriksa transaksi dan memastikan pembayaran pelanggan sudah berhasil. Karyawan yang terlatih juga bisa menjelaskan cara pembayaran menggunakan QRIS kepada pelanggan dengan jelas, sehingga transaksi menjadi lebih cepat, aman, dan nyaman bagi semua pihak.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, penggunaan QRIS di toko Anda bisa berjalan lebih aman, lancar, dan nyaman bagi pelanggan maupun karyawan. Memastikan QRIS tercetak jelas, ditempatkan dengan tepat, serta diawasi dengan baik akan meminimalkan risiko kesalahan atau penyalahgunaan. Hal ini juga membuat proses transaksi lebih efisien dan membantu pemilik usaha memantau pembayaran dengan lebih mudah. Selain itu, pelanggan akan merasa lebih percaya dan nyaman saat bertransaksi di toko Anda.Untuk kamu pemilik bisnis yang ingin menggunakan QRIS, daftar sekarang menjadi merchant YUKK Payment Gateway. Dengan layanan dari YUKK Payment Gateway, bisnismu akan dengan mudah menyediakan berbagai metode pembayaran digital selain QRIS, seperti virtual account, payment link dan e-wallet. Yuk, tingkatkan kenyamanan pelanggan dan efisiensi usaha Anda dengan YUKK Payment Gateway sekarang!
Baca juga artikel: Kenapa UMKM Perlu QRIS Statis? Ini 4 Alasannya
