Perbedaan Fixed Virtual Account dan Non-Fixed Virtual Account: Mana yang Tepat untuk Bisnis Anda?

Perbedaan Fixed Virtual Account dan Non-Fixed Virtual Account
(Ilustrasi: Freepik)

Saat ini, hampir semua orang telah terbiasa menggunakan pembayaran digital dalam berbagai transaksi. Metode ini dinilai lebih mudah dan aman. Orang tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah yang banyak hanya untuk melakukan pembayaran. Semua transaksi tercatat secara otomatis, sehingga memudahkan orang dalam memantau dan mengelola keuangan. Ditambah lagi, beragam promo serta penawaran cashback menjadi daya tarik tersendiri yang semakin mendorong penggunaan pembayaran digital.

Metode pembayaran digital pun beragam: QRIS, virtual account, payment link, kartu debit/kredit, dan e-wallet. Pengguna bisa memilih metode mana yang mereka sukai. Salah satu metode pembayaran yang sering dipilih untuk melakukan transaksi melalui e-commerce atau marketplace adalah virtual account (VA). Dengan VA, pelanggan tinggal transfer ke nomor tersebut dan pembayaran langsung tercatat secara otomatis.

Ada dua jenis virtual account: fixed virtual account dan non-fixed virtual account. Meskipun keduanya memudahkan proses pembayaran, cara kerja dan kegunaannya berbeda. Memahami perbedaan ini akan membantu Anda memilih jenis VA yang paling sesuai, baik untuk pembayaran rutin maupun transaksi satu kali.

Apa Itu Fixed Virtual Account dan Non-Fixed Virtual Account?

Fixed virtual account adalah nomor virtual yang unik untuk setiap pelanggan. Nomor ini bisa digunakan berkali-kali, sehingga sangat cocok untuk pembayaran rutin seperti top up saldo e-wallet, membayar biaya langganan, atau membayar cicilan. Sistem akan secara otomatis mencatat setiap pembayaran, sehingga pengguna tidak perlu melakukan konfirmasi secara manual. 

Baca selengkapnya di: Apa itu Fixed Virtual Account? Nomor Unik untuk Setiap Pelanggan, Bisa Digunakan Berkali-kali

Non-fixed virtual account adalah nomor VA yang unik untuk setiap transaksi. Nomor VA untuk setiap pembayaran akan mendapatkan berbeda-beda. VA ini lebih aman karena nomor ini tidak bisa digunakan kembali setelah transaksi selesai atau nomor VA sudah hangus. Namun, VA jenis ini kurang ideal untuk pembayaran rutin.

Baca selengkapnya di: Apa Itu Non-Fixed Virtual Account dan Bagaimana Kelebihannya untuk Bisnis?

Perbedaan Fixed Virtual Account dan Non-Fixed Virtual Account

Perbedaan Fixed Virtual Account dan Non-Fixed Virtual Account
(Ilustrasi: Freepik)

Fixed virtual account dan non-fixed virtual account memang memudahkan proses pembayaran digital. Namun, ada beberapa perbedaan penting yang membuat masing-masing lebih cocok untuk kebutuhan tertentu. Berikut penjelasan detailnya seperti yang dikutip dari Midtrans:

1. Nomor Virtual Account

  • Fixed virtual account: nomor tetap dan tidak berubah untuk satu pelanggan. Hal ini memudahkan pelanggan mengingat nomor VA, sehingga pembayaran berulang bisa dilakukan tanpa perlu meminta nomor baru setiap kali.
  • Non-fixed virtual account: nomor virtual berbeda untuk setiap transaksi. Sistem akan otomatis menghasilkan nomor baru setiap kali pembayaran selesai dilakukan, sehingga risiko kesalahan transfer dan penyalahgunaan nomor akun virtual ini sangat rendah.

2. Frekuensi Penggunaan

  • Fixed virtual account: bisa digunakan berkali-kali, sehingga sangat cocok untuk pembayaran rutin, seperti pembayaran cicilan bulanan, langganan layanan, atau top up saldo e-wallet.
  • Non-fixed virtual account: hanya berlaku untuk satu kali transaksi. Setelah pembayaran selesai, nomor VA tidak dapat digunakan lagi. 

3. Masa Berlaku

  • Fixed virtual account: karena nomor VA bersifat statis dan terikat pada akun pelanggan, masa berlakunya bisa sangat lama, bahkan bertahun-tahun selama akun masih aktif.
  • Non-fixed virtual account: masa berlaku singkat; biasanya hanya sekitar 24 jam. Jika pembayaran tidak dilakukan dalam waktu tersebut, nomor VA akan hangus. Dengan cara ini, nomor VA tidak bisa dipakai ulang oleh orang lain, sehingga transaksi tetap aman.

Dengan memahami perbedaan fixed virtual account dan non-fixed virtual account, Anda bisa memilih cara pembayaran yang paling sesuai dengan kebutuhan. Fixed virtual account cocok untuk pembayaran rutin karena bisa digunakan berkali-kali. Sedangkan non-fixed virtual account lebih ideal untuk transaksi sekali pakai karena lebih aman.

Jika Anda mempunyai bisnis dan ingin bisa  menerima pembayaran melalui virtual account, Anda bisa bergabung sebagai merchant YUKK Payment Gateway.  Bisnis Anda akan dapat menerima pembayaran melalui virtual account dari berbagai bank, seperti Bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, CIMB Niaga, Maybank, Danamon, dan lainnya. 

Tidak hanya virtual account, YUKK Payment Gateway juga menyediakan berbagai metode pembayaran lainnya, seperti QRIS, payment link, dan e-wallet. Semua metode pembayaran ini tersedia dalam sebuah sistem yang terintegrasi. Dengan demikian, Anda bisa lebih mudah dan cepat dalam mengelola pembayaran bisnis Anda.

Gabung sekarang menjadi merchant YUKK Payment Gateway. Pendaftarannya gratis!

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry