Cara Jitu Promosikan Dagangan Tanpa Bayar Influencer

Cara Jitu Promosikan Dagangan Tanpa Bayar Influencer
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Bisakah dagangan laku tanpa promosi dari para influencer? Bisa! Sudah banyak orang melakukannya dan mereka berhasil. Mereka tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk membayar influencer.

Kalau begitu, apa yang mesti dilakukan? Menurut Dewa Eka Prayoga, seorang pakar marketing yang akrab disapa Dewa Selling, yang paling penting adalah mendapatkan testimoni dari pelanggan atas produk yang dijual. Semakin banyak testimoni dari pelanggan, semakin cepat produkmu dikenal.

Cara Jitu Promosikan Dagangan Tanpa Bayar Influencer
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Meminta testimoni dari pelanggan adalah hal yang harus dilakukan pada awal merintis usaha. Bujuklah mereka untuk memberikan testimoni dan berfoto dengan produkmu. Lalu mintalah mereka untuk menandai akun media sosial dari usaha yang sedang kamu rintis.

“Misalnya, nanti minta foto, terus bilang, ‘Tag akun kita, ya.’ Terus bilang aja,‘Nanti bisa dapat’ apa gitu, misalnya. Kasih gimmick begitu,” sarannya seperti dikutip YUKK dari detikcom.

Cara Jitu Promosikan Dagangan Tanpa Bayar Influencer
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Testimoni seperti itu menunjukkan bahwa usahamu ada dan sedang berkembang. Dan dampaknya luar biasa besar.

“Itu bakalan jadi social proof bahwa produk kita ada lho di masyarakat. Zaman sekarang, yang lebih otentik, original, dan apa adanya, ya, itu lebih dipercaya masyarakat,” ungkapnya.

Cara Jitu Promosikan Dagangan Tanpa Bayar Influencer
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Testimoni dari pelanggan yang tidak dikenal banyak orang justru lebih efektif ketimbang endorsement dari influencer. Pasalnya, belakangan ini, penilaian masyarakat tentang influencer sudah mulai bergeser.

“Soalnya gini; Trennya influencer itu mulai turun. Paginya dia bilang produk ini bagus, siangnya produk lain yang bagus. Jadi, ketika ditawarin, masalahnya bukan lagi soal copywriting atau kontennya, tapi orangnya. Masyarakat mungkin akan bilang, ‘Alah, si itu, mah, bohong. Skenario banget. Dibayar.’ Kalau orang biasa yang kasih testimoni, ini lebih real gitu, lho. Jadi, masyarakat bisa percaya,” jelasnya.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry