Bayangkan kamu sedang berjalan-jalan di luar negeri dan ingin membeli makanan atau berbelanja cenderamata. Namun, uang tunaimu mulai menipis. Belum lagi kamu mengalami kesulitan menemukan tempat penukaran atau penarikan uang. Akibatnya, kamu tidak bisa membeli cenderamata.
Situasi seperti ini sering terjadi saat seseorang melakukan traveling, terutama ketika akses kepada penukaran uang terbatas. Kini, kamu tidak perlu khawatir lagi ketika bepergian ke luar negeri. Sudah ada alternatif pembayaran yang lebih praktis, yaitu QRIS Cross-Border. Dengan QRIS Cross-Border, kamu bisa melakukan transaksi dengan mudah. Cukup scan kode QR, konfirmasi nominal, dan pembayaran langsung diproses.
QRIS Cross-Border merupakan inovasi sistem pembayaran digital dari Indonesia. Saat ini, QRIS Cross-Border sudah bisa digunakan di sejumlah negara di kawasan Asia. Inovasi ini membuat proses transaksi di negara-negara tersebut menjadi lebih mudah dan cepat. Kamu bisa memanfaatkan aplikasi pembayaran atau mobile banking tanpa memerlukan prosedur yang rumit. Sistem akan menampilkan nilai tukar secara otomatis, sehingga kamu dapat mengetahui jumlah pembayaran dengan lebih jelas. Tidak heran bahwa layanan ini menjadi pilihan praktis bagi banyak pelancong.
Apa Itu QRIS Cross-Border?
QRIS Cross-Border adalah pengembangan dari QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang memungkinkan pembayaran lintas negara melalui kode QR. Inovasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi pengguna saat melakukan transaksi di luar negeri. Dengan sistem yang terintegrasi, proses pembayaran menjadi lebih cepat dan praktis. Pengguna cukup memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran atau m-banking untuk menyelesaikan transaksi.
QRIS Cross-Border pertama kali diluncurkan pada Agustus 2022 melalui kerja sama antara Bank Indonesia dan Bank of Thailand. Thailand menjadi negara pertama yang menggunakan sistem ini. Ini adalah langkah nyata dari pemerintah Indonesia dalam mengembangkan konektivitas pembayaran regional di Asia Tenggara untuk menciptakan sistem pembayaran lintas negara yang lebih efisien, aman, dan kompetitif. Dengan cara ini pula Bank Indonesia memperluas akseptasi pembayaran nontunai nasional secara lebih efisien. Selain memudahkan wisatawan, QRIS Cross-Border juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha dalam menerima pembayaran dari pelanggan asing.
Dalam setiap transaksi, pengguna akan diinformasikan kurs yang berlaku sebelum melanjutkan proses transaksi. Jumlah yang harus dibayar akan ditampilkan dalam rupiah dan didebet sesuai dengan nilai tersebut. Konversi ke dalam mata uang lokal berlangsung secara otomatis. Dengan demikian, pengguna tidak perlu melakukan penghitungan secara manual.
Selain memudahkan wisatawan, QRIS Cross-Border ini juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha dalam menerima pembayaran dari pelanggan asing. Kehadiran QRIS antarnegara mempermudah transaksi perdagangan dan pariwisata, sekaligus mendukung UMKM agar dapat menerima pembayaran digital.
QRIS Cross-Border Sudah Bisa Digunakan di China

Bank Indonesia melakukan berbagai upaya untuk memperluas jangkauan penggunaan QRIS Cross-Border. Inovasi ini bisa menjadi game changer untuk meningkatkan efisiensi, interoperabilitas, dan membuat pembayaran lintas negara menjadi lebih inklusif. Dengan demikian, devisa negara dan neraca perdagangan meningkat.
Pada 30 April lalu, Bank Indonesia mengumumkan bahwa layanan itu kini sudah dapat digunakan di China. Perluasan ini menjadi langkah penting pemerintah Indonesia dalam memperkuat konektivitas sistem pembayaran digital lintas negara, khususnya antara Indonesia dan China. Dengan begitu, masyarakat dari kedua negara dapat bertransaksi dengan lebih mudah dan praktis.
“Jadi, setiap kali kita pergi ke China atau warga China datang ke Indonesia, tidak perlu menggunakan uang tunai. Cukup gunakan ponsel, dan voila, Anda bisa membeli apa saja,” kata Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia, seperti dikutip dari Bisnis.com
Kemudahan serupa juga dapat dirasakan oleh warga China saat berada di Indonesia. Mereka dapat melakukan transaksi cukup dengan menggunakan smartphone, di mana pembayaran langsung diproses dalam mata uang masing-masing negara. Misalnya, turis dari China bisa bertransaksi di merchant di Indonesia dengan memindai QRIS melalui aplikasi seperti Alipay atau UnionPay.
Sebelum akhirnya bisa digunakan di China, QRIS Cross-Border telah terhubung dengan sejumlah negara di kawasan Asia, antara lain, Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan. Selanjutnya Bank Indonesia akan memperluas penggunaan QRIS Cross-Border di Arab Saudi dan India. Kedua negara ini memiliki hubungan yang cukup erat dengan Indonesia dalam hal perjalanan ibadah, pariwisata, dan ekonomi.
QRIS Cross-Border menjadi contoh nyata bagaimana inovasi pembayaran digital dari dalam negeri dapat berkembang hingga digunakan lintas negara. Kehadirannya memberikan kemudahan bagi pengguna dalam bertransaksi tanpa harus terlalu bergantung pada uang tunai. Dengan hanya menggunakan ponsel, pembayaran bisa dilakukan secara cepat dan praktis. Hal ini tentu membuat pengalaman transaksi, terutama saat bepergian ke luar negeri, menjadi lebih efisien.
Bagi pelaku usaha, kemudahan dalam sistem pembayaran berperan penting dalam mendukung kelancaran operasional bisnis. Dengan sistem yang terintegrasi, proses transaksi dapat berjalan lebih efisien, baik untuk melayani pelanggan lokal maupun internasional. Untuk itu, YUKK Payment Gateway hadir sebagai solusi yang membantu bisnis menerima berbagai metode pembayaran digital. Yuk, gunakan YUKK Payment Gateway untuk mempermudah transaksi dan mendorong pertumbuhan bisnismu!
