{"id":31520,"date":"2024-01-14T19:11:29","date_gmt":"2024-01-14T12:11:29","guid":{"rendered":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/?p=31520"},"modified":"2024-07-02T11:16:44","modified_gmt":"2024-07-02T04:16:44","slug":"perbedaan-frugal-living-dan-pelit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/perbedaan-frugal-living-dan-pelit","title":{"rendered":"Hidup Hemat atau Hidup Pelit? Beda Tipis, Kenali Perbedaannya!"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"393\" src=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Perbedaan-Frugal-Living-dan-Pelit-900-x-393-px.jpg\" alt=\"Ciri ciri hidup Frugal Living dan Pelit\" class=\"wp-image-31542\" srcset=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Perbedaan-Frugal-Living-dan-Pelit-900-x-393-px.jpg 900w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Perbedaan-Frugal-Living-dan-Pelit-900-x-393-px-300x131.jpg 300w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Perbedaan-Frugal-Living-dan-Pelit-900-x-393-px-150x66.jpg 150w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Perbedaan-Frugal-Living-dan-Pelit-900-x-393-px-768x335.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<div style=\"height:10px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Sudah tahu perbedaan <em>frugal living <\/em>dan pelit? Gaya hidup <em>frugal <\/em>alias hemat saat ini tengah menjadi tren. Namun, sayangnya, banyak sekali yang kemudian mempraktekkan hal tersebut tanpa benar-benar memahami konsep sesungguhnya sehingga justru berakhir sebagai gaya hidup pelit. Yuk, simak penjabaran lengkap tentang perbedaan keduanya supaya tidak salah penerapan!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/perbedaan-frugal-living-dan-pelit\/#Tujuan_Pengeluaran\" >Tujuan Pengeluaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/perbedaan-frugal-living-dan-pelit\/#Pendekatan_Terhadap_Investasi\" >Pendekatan Terhadap Investasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/perbedaan-frugal-living-dan-pelit\/#Pendekatan_Terhadap_Kesenangan\" >Pendekatan Terhadap Kesenangan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/perbedaan-frugal-living-dan-pelit\/#Pemenuhan_Kebutuhan_Pribadi\" >Pemenuhan Kebutuhan Pribadi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/perbedaan-frugal-living-dan-pelit\/#Pendekatan_terhadap_Pendidikan_dan_Pengembangan_Diri\" >Pendekatan terhadap Pendidikan dan Pengembangan Diri<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tujuan_Pengeluaran\"><\/span>Tujuan Pengeluaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Perbedaan pertama adalah tujuan pengeluaran dari kedua gaya hidup yang bertolak belakang. Hidup pelit adalah berusaha semaksimal mungkin untuk menekan pengeluaran. Tidak peduli akan kebutuhan, asas manfaat, apalagi kualitas, sebisa mungkin membeli yang murah atau tidak mengeluarkan uang sama sekali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Sedangkan <em><a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/mengenal-gaya-hidup-frugal-living.html\" data-type=\"post\" data-id=\"29808\">frugal living<\/a> <\/em>bertujuan untuk memaksimalkan manfaat dari setiap rupiah yang dikeluarkan. Kebutuhan, asas manfaat, kualitas, hingga durabilitas barang diperhitungkan secara matang sehingga tidak terbuang sia-sia atau berujung pemborosan akibat mudah rusak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Contohnya, mereka yang hidup hemat akan membeli beberapa kain lap yang dapat dicuci ulang untuk berbagai kebutuhan di rumah. Sedangkan orang pelit? Besar kemungkinan hanya akan membeli satu buah lap paling murah untuk semua kebutuhan dan tidak akan menggantinya jika belum rusak parah.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pendekatan_Terhadap_Investasi\"><\/span>Pendekatan Terhadap Investasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"393\" src=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pendekatan-Terhadap-Investasi-900-x-393-px.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-31540\" srcset=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pendekatan-Terhadap-Investasi-900-x-393-px.jpg 900w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pendekatan-Terhadap-Investasi-900-x-393-px-300x131.jpg 300w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pendekatan-Terhadap-Investasi-900-x-393-px-150x66.jpg 150w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pendekatan-Terhadap-Investasi-900-x-393-px-768x335.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Selanjutnya, beda hidup hemat dan hidup pelit ada pada pandangan terhadap investasi. Mereka yang menerapkan <em>frugal living <\/em>pasti akan memilih investasi yang mempunyai potensi besar di masa depan. Jadi, pertimbangan matang akan dilakukan untuk memastikan investasi yang dipilih tidak bersifat musiman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Pelaku <em>frugal living <\/em>akan mempertimbangkan suatu objek investasi dari peluang yang dimiliki, bukan popularitasnya saat ini. Contoh nyata adalah mereka tidak tergiur berinvestasi pada NFT yang sempat menjadi tren dan memilih mengutamakan emas sebagai objek utama. Terbukti, NFT kini sudah tidak lagi berharga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Sedangkan untuk orang pelit, mereka tidak akan mau mengeluarkan uang untuk melakukan investasi. Bahkan meskipun objek tersebut memiliki prospek yang bagus. Bagi orang pelit, mengeluarkan biaya untuk berinvestasi merupakan bagian dari pemborosan karena terdapat risiko kehilangan uang jika gagal.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pendekatan_Terhadap_Kesenangan\"><\/span>Pendekatan Terhadap Kesenangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Perbedaan <em>frugal living <\/em>dan pelit yang lainnya terletak pada pandangan terhadap kesenangan atau hiburan. Bagi kelompok yang menerapkan hidup hemat, mereka bukan tidak bersenang-senang, melainkan mencari alternatif hiburan yang terjangkau tapi tetap menghibur. Tidak kalah dengan hiburan mahal yang menguras kantong.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Contohnya, ada orang berlibur ke <em>waterboom <\/em>mahal dengan tiket masuk senilai Rp80.000,- per orang. Mereka yang menerapkan <em>frugal living <\/em>akan memilih kolam renang biasa dengan fasilitas cukup lengkap yang hanya membebankan tiket masuk Rp10.000 per orang. Sama-sama bermain air dengan biaya yang jauh lebih hemat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Sedangkan untuk kelompok yang pelit, kesenangan dianggap sebagai salah satu cara dalam menghamburkan uang. Sehingga, hal tersebut tidak akan pernah masuk dalam daftar hal yang penting untuk dilakukan. Mereka sebisa mungkin akan menghindari mengeluarkan uang untuk mencari hiburan. Menghabiskan waktu berbaring di rumah sambil menonton televisi sudah menjadi kesenangan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pemenuhan_Kebutuhan_Pribadi\"><\/span>Pemenuhan Kebutuhan Pribadi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"393\" src=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pemenuhan-Kebutuhan-Pribadi-900-x-393-px.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-31541\" srcset=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pemenuhan-Kebutuhan-Pribadi-900-x-393-px.jpg 900w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pemenuhan-Kebutuhan-Pribadi-900-x-393-px-300x131.jpg 300w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pemenuhan-Kebutuhan-Pribadi-900-x-393-px-150x66.jpg 150w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pemenuhan-Kebutuhan-Pribadi-900-x-393-px-768x335.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Poin yang satu ini akan membuat Anda menyadari perbedaan drastis antara <em>frugal living <\/em>dengan hidup pelit. Terkait kebutuhan pribadi yang bersifat penting, mereka yang menerapkan konsep hidup hemat akan tetap berusaha memenuhinya. Meskipun sebisa mungkin mencari alternatif paling terjangkau untuk meminimalisir pengeluaran berlebih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Sedangkan untuk kelompok yang pelit, mereka akan mengabaikan kebutuhan tersebut. Mereka akan mengesampingkan \u2013 bahkan menolak \u2013 fakta bahwa ada keperluan yang bersifat wajib untuk terpenuhi. Daripada memikirkan alternatif terjangkau untuk pemenuhan kebutuhan, mereka memilih tidak mengeluarkan sepeserpun.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pendekatan_terhadap_Pendidikan_dan_Pengembangan_Diri\"><\/span>Pendekatan terhadap Pendidikan dan Pengembangan Diri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Terakhir, perbedaan <em>frugal living <\/em>dan pelit<strong> <\/strong>terletak di pandangan tentang pendidikan dan pengembangan diri. Kelompok yang hidup hemat menyadari bahwa pendidikan dan pengembangan diri merupakan bagian dari cara untuk meningkatkan kualitas hidup di masa depan. Sebab itu, mereka tidak akan ragu untuk mengejar kedua hal tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Tentu, tetap dengan memastikan bahwa mereka bisa memperoleh pendidikan dan mengembangkan diri dengan biaya seminimal mungkin. Contohnya dengan mencari beasiswa atau memilih lembaga pendidikan formal dan non formal yang menawarkan biaya murah namun tetap berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Sedangkan orang pelit akan memilih untuk tidak mengambil pendidikan apalagi mengembangkan diri karena menganggapnya pemborosan. Bahkan jika ada yang menawarkan beasiswa, mereka yang berkarakter pelit akan tetap berpikir ulang untuk menerimanya. Sebab masih memikirkan biaya-biaya tambahan yang tidak ter<em>cover<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Sudah jelas bukan perbedaan <em>frugal living <\/em>dan pelit<strong> <\/strong>itu sangat besar? Sebab, menerapkan hidup hemat pada dasarnya adalah membeli dan menggunakan sesuatu sesuai kebutuhan. Selain itu juga mencari alternatif supaya pengeluaran bisa ditekan tanpa mengabaikan urgensi atau kualitasnya. Sementara pelit adalah sebisa mungkin menghindari pengeluaran \u2013 tidak peduli sangat darurat sekalipun.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Salah satu cara untuk menerapkan <em>frugal living <\/em>adalah dengan memilih YUKK sebagai platform <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/yukk.co.id\/\">payment gateway<\/a> untuk semua kebutuhan pembayaran Anda. Khususnya bagi Anda yang menjalankan UMKM karena dapat menerima, mengirim, maupun menjadwalkan pembayaran dengan aman dan akurat<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sudah tahu perbedaan frugal living dan pelit? Gaya hidup frugal alias hemat saat ini tengah menjadi tren. Namun, sayangnya, banyak sekali yang kemudian mempraktekkan hal tersebut tanpa benar-benar memahami konsep&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":31542,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9722],"tags":[10361,10362],"class_list":["post-31520","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-frugal","tag-pelit"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31520","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31520"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31520\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31542"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31520"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31520"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31520"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}