{"id":29585,"date":"2023-07-09T09:00:00","date_gmt":"2023-07-09T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/?p=29585"},"modified":"2023-06-27T21:27:42","modified_gmt":"2023-06-27T14:27:42","slug":"apa-itu-sandwich-generation","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/apa-itu-sandwich-generation\/","title":{"rendered":"Jadi Generasi Sandwich Itu Ga Enak Lho! Ini Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"393\" src=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Mengenal-Apa-Itu-Sandwich-Generation-900px-393px.jpg\" alt=\"Penjelasan mengenai apa itu sandwich generation\" class=\"wp-image-29586\" srcset=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Mengenal-Apa-Itu-Sandwich-Generation-900px-393px.jpg 900w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Mengenal-Apa-Itu-Sandwich-Generation-900px-393px-300x131.jpg 300w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Mengenal-Apa-Itu-Sandwich-Generation-900px-393px-150x66.jpg 150w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Mengenal-Apa-Itu-Sandwich-Generation-900px-393px-768x335.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Pemahaman tentang apa itu sandwich generation&nbsp; sangat penting. Alasannya, karena fenomena tentang <em>sandwich generation<\/em> di Indonesia kerap terjadi. Seorang yang menjadi generasi sandwich bakal mengalami kesulitan dalam <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/macam-macam-cara-mengelola-keuangan-pribadi.html\">melakukan pengelolaan keuangan<\/a>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\"><strong>Pengertian generasi sandwich merujuk pada situasi ketika seseorang harus menanggung beban ekonomi tidak hanya dirinya sendiri, tetapi juga generasi sebelum dan sesudahnya. Dalam arti lain, orang tersebut memiliki tanggungan biaya hidup untuk orang tua serta anak-anaknya.\u00a0<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Situasi tersebut sangat mirip dengan sandwich atau roti lapis. Posisi Anda diibaratkan layaknya potongan daging yang dihimpit oleh 2 potong roti. Roti pada bagian atas adalah gambaran dari orang tua, sementara itu roti di bagian bawah merupakan representasi dari anak-anak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Sebagai seorang generasi sandwich, Anda harus bekerja keras. Alasannya, karena kebutuhan biaya hidup meningkat beberapa kali lipat seiring dengan jumlah orang yang perlu Anda tanggung. Oleh karena itu, Anda bakal mengalami kesulitan dalam memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/apa-itu-sandwich-generation\/#Penyebab_Munculnya_Sandwich_Generation\" >Penyebab Munculnya Sandwich Generation<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/apa-itu-sandwich-generation\/#1_Kurangnya_Pengetahuan_dan_Perencanaan_Tentang_Finansial\" >1. Kurangnya Pengetahuan dan Perencanaan Tentang Finansial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/apa-itu-sandwich-generation\/#2_Budaya_%E2%80%9CMembayar%E2%80%9D_Kembali_Pengorbanan_Orang_Tua\" >2. Budaya &#8220;Membayar&#8221; Kembali Pengorbanan Orang Tua<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/apa-itu-sandwich-generation\/#3_Tuntutan_Sosial_yang_Sangat_Tinggi\" >3. Tuntutan Sosial yang Sangat Tinggi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/apa-itu-sandwich-generation\/#4_Fenomena_Berantai\" >4. Fenomena Berantai<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/apa-itu-sandwich-generation\/#5_Gaya_Hidup_yang_Boros\" >5. Gaya Hidup yang Boros<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/apa-itu-sandwich-generation\/#Cara_Keluar_dari_Siklus_Sandwich_Generation\" >Cara Keluar dari Siklus Sandwich Generation<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/apa-itu-sandwich-generation\/#1_Terapkan_Cara_Pengelolaan_Keuangan_yang_Baik\" >1. Terapkan Cara Pengelolaan Keuangan yang Baik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/apa-itu-sandwich-generation\/#2_Tingkatkan_Penghasilan\" >2. Tingkatkan Penghasilan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/apa-itu-sandwich-generation\/#3_Siapkan_Proteksi_Kesehatan\" >3. Siapkan Proteksi Kesehatan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/apa-itu-sandwich-generation\/#4_Mulai_Siapkan_Dana_Pensiun\" >4. Mulai Siapkan Dana Pensiun<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Munculnya_Sandwich_Generation\"><\/span>Penyebab Munculnya <em>Sandwich Generation<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Problem terkait generasi sandwich tak hanya ada di Indonesia. Anda bisa pula menjumpai permasalahan ini di negara lain, bahkan di negara besar seperti Amerika Serikat sekalipun. Lalu, kenapa fenomena ini kerap terjadi?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Ada beberapa faktor yang menjadi pemicu munculnya generasi sandwich, di antaranya adalah:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kurangnya_Pengetahuan_dan_Perencanaan_Tentang_Finansial\"><\/span>1. Kurangnya Pengetahuan dan Perencanaan Tentang Finansial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Dari pengertian apa itu sandwich generation, Anda jadi tahu kalau generasi ini muncul karena ketidakmampuan orang tua dalam memenuhi kebutuhan pribadinya. Ketidakmampuan tersebut dapat terjadi karena minimnya pengetahuan seseorang dalam pengelolaan serta perencanaan keuangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Orang yang memiliki pemahaman tentang pengelolaan dan perencanaan keuangan akan memahami kalau dirinya tidak selamanya bisa bekerja. Oleh karena itu, mereka akan melakukan berbagai upaya dalam menghadapi situasi tersebut, termasuk di antaranya adalah <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/macam-macam-cara-mempersiapkan-dana-pensiun.html\">menyiapkan dana pensiun<\/a>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Kepemilikan dana pensiun membantu seseorang dalam memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari saat memasuki usia lanjut dan telah pensiun. Berkat kepemilikan dana tersebut, orang tersebut tidak akan menjadi beban ekonomi bagi generasi sesudahnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Budaya_%E2%80%9CMembayar%E2%80%9D_Kembali_Pengorbanan_Orang_Tua\"><\/span>2. Budaya &#8220;Membayar&#8221; Kembali Pengorbanan Orang Tua<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Alasan selanjutnya kenapa fenomena apa itu sandwich generation kerap terjadi adalah karena faktor budaya di Indonesia. Budaya di Indonesia mengedepankan pentingnya menunjukkan rasa bakti kepada orang tua. Rasa bakti tersebut dapat diwujudkan dengan merawat dan memenuhi segala kebutuhan orang tua saat pensiun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Upaya menunjukkan rasa bakti tersebut sangat penting dalam budaya masyarakat Indonesia. Apalagi, orang tua sudah melakukan pengorbanan besar dalam merawat dan membesarkan anak, mulai dari bayi hingga beranjak dewasa. Oleh karenanya, anak mempunyai kewajiban untuk merawat orang tua saat mereka berusia lanjut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tuntutan_Sosial_yang_Sangat_Tinggi\"><\/span>3. Tuntutan Sosial yang Sangat Tinggi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Faktor selanjutnya yang menimbulkan kemunculan generasi sandwich adalah karena tuntutan sosial. Contohnya adalah dorongan seseorang untuk segera menikah dari orang-orang di sekitarnya. Di sisi lain, orang tersebut masih belum mempunyai keinginan menikah dan tidak memiliki kesiapan baik secara mental maupun finansial.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Ketidaksiapan dalam menghadapi pernikahan menimbulkan <em>problem<\/em> serius. Kerukunan rumah tangga kerap mengalami gangguan. Alasan utamanya adalah karena kebutuhan ekonomi keluarga yang tidak tercukupi dengan baik. Situasinya bisa bertambah parah ketika anak lahir.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Fenomena_Berantai\"><\/span>4. Fenomena Berantai<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Saat memahami apa itu sandwich generation, Anda akan menjumpai kalau kondisi tersebut muncul karena fenomena berantai. Orang tua generasi sandwich memiliki kemungkinan besar untuk menanamkan pola asuh serupa kepada anaknya. Alhasil, anak-anaknya pun bakal tumbuh dan berkembang menjadi generasi sandwich baru di masa mendatang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Gaya_Hidup_yang_Boros\"><\/span>5. Gaya Hidup yang Boros<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Pemicu munculnya generasi sandwich yang tidak kalah penting adalah pengaruh gaya hidup. Apalagi, banyak orang yang salah dalam menerapkan prinsip YOLO (<em>you only live once<\/em>). Kesalahan dalam penerapan prinsip YOLO tersebut mendorong orang-orang tersebut untuk membiasakan gaya hidup boros.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Gaya hidup boros mendorong seseorang untuk membeli barang-barang yang tak terlalu mereka butuhkan. Di sisi lain, mereka tidak terlalu memusingkan dengan apa yang bakal terjadi di masa mendatang. Alhasil, mereka tak punya perencanaan keuangan yang matang dalam menghadapi usia pensiun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/alasan-kenapa-uang-cepat-habis.html\">Hindari 6 Kebiasaan Ini Biar Uang Kamu Tidak Cepat Habis!<\/a><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Keluar_dari_Siklus_Sandwich_Generation\"><\/span>Cara Keluar dari Siklus Sandwich Generation<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Setelah memahami apa itu sandwich generation, Anda bisa mengetahui betapa banyak permasalahan yang muncul. Masalah tersebut tidak hanya kesulitan dalam memenuhi kebutuhan finansial. Namun, para generasi sandwich juga kerap tekanan mental tinggi yang membuat stres.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Lalu, bagaimana solusi biar bisa keluar dari situasi sebagai generasi sandwich? Ada beberapa upaya yang bisa Anda lakukan, yakni:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Terapkan_Cara_Pengelolaan_Keuangan_yang_Baik\"><\/span>1. Terapkan Cara Pengelolaan Keuangan yang Baik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Pengelolaan keuangan yang baik dapat membantu Anda dalam melakukan penataan pengeluaran. Anda bisa mengurangi pengeluaran yang dirasa tak perlu dan tidak penting. Dengan begitu, Anda jadi lebih hemat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Tingkatkan_Penghasilan\"><\/span>2. Tingkatkan Penghasilan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Cara selanjutnya adalah dengan mencari penghasilan tambahan. Jangan hanya mengandalkan gaji dari pekerjaan utama. Pertimbangkan untuk mencari penghasilan tambahan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Siapkan_Proteksi_Kesehatan\"><\/span>3. Siapkan Proteksi Kesehatan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/alasan-kenapa-harus-punya-asuransi-kesehatan.html\">Kepemilikan asuransi kesehatan sangat penting<\/a>, berguna untuk mengantisipasi ketika ada keluarga sakit. Dengan begitu, Anda tak perlu bingung mencari dana untuk biaya berobat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/jenis-jenis-asuransi-kesehatan.html\">Biar Ga Salah Pilih, Kenali Jenis-Jenis Asuransi Kesehatan, Yuk!<\/a><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mulai_Siapkan_Dana_Pensiun\"><\/span>4. Mulai Siapkan Dana Pensiun<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Tak kalah penting, persiapkan dana pensiun mulai dari sekarang. Dengan begitu, Anda bisa memiliki dana yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saat usia lanjut.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Sekarang Anda sudah paham apa itu sandwich generation dan upaya dalam mengatasinya. Buat Anda yang saat ini menjadi salah satu generasi sandwich, tetap bersemangat dan selalu berusaha dalam mengatasi berbagai situasi sulit yang dihadapi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Selain itu, Anda pun perlu segera memulai usaha dan menjalankannya dengan baik. Untuk membantu dalam pengelolaan usaha tersebut, Anda perlu menggunakan <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/\">layanan <em>payment gateway<\/em> terbaik untuk UMKM<\/a> dari Yukk.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Dengan layanan Yukk, Anda bisa memberikan kenyamanan bertransaksi dengan pelanggan. Cukup memakai satu layanan, Anda bisa memproses <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/macam-macam-metode-pembayaran-online.html\">berbagai metode pembayaran<\/a> dari para pelanggan.&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahu nggak apa itu sandwich generation? Menjadi salah seorang generasi sandwich sangat tidak enak lho. Pahami penyebab &#038; cara mengatasinya, yuk!<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29586,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9722],"tags":[10212],"class_list":["post-29585","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-generasi-sandwich"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Mengenal-Apa-Itu-Sandwich-Generation-900px-393px.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29585","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29585"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29585\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29586"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29585"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29585"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29585"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}