{"id":29023,"date":"2023-05-03T09:00:00","date_gmt":"2023-05-03T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/?p=29023"},"modified":"2023-10-23T12:41:24","modified_gmt":"2023-10-23T05:41:24","slug":"alasan-kenapa-uang-cepat-habis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/alasan-kenapa-uang-cepat-habis\/","title":{"rendered":"Hindari 6 Kebiasaan Ini Biar Uang Anda Tidak Cepat Habis!"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"393\" src=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Berbagai-Kebiasaan-yang-Menyebabkan-Uang-Cepat-Habis-900px-393px.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-29024\" srcset=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Berbagai-Kebiasaan-yang-Menyebabkan-Uang-Cepat-Habis-900px-393px.jpg 900w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Berbagai-Kebiasaan-yang-Menyebabkan-Uang-Cepat-Habis-900px-393px-300x131.jpg 300w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Berbagai-Kebiasaan-yang-Menyebabkan-Uang-Cepat-Habis-900px-393px-150x66.jpg 150w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Berbagai-Kebiasaan-yang-Menyebabkan-Uang-Cepat-Habis-900px-393px-768x335.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Awal bulan selalu menjadi momen menyenangkan. Anda baru saja menerima gaji dan dapat memakainya untuk belanja berbagai keperluan. Namun, pernahkah Anda berpikir kenapa uang cepat habis, padahal baru saja beberapa hari menerima gaji? Anda tak sendiri. Banyak orang yang mengalami situasi seperti itu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/gaya-hidup\/20210504150411-284-638398\/survei-1-dari-2-karyawan-mengaku-gajinya-kurang\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Survei QM Financial <\/a>pada 2021 menyebutkan, hampir 51% karyawan merasa kalau gaji yang mereka terima masih kurang. Studi yang sama juga memperlihatkan data kalau hampir 42% pegawai memiliki kekhawatiran dan tak punya kesiapan dalam menghadapi masa pensiun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Lalu, kenapa banyak orang merasa kalau uang yang mereka dapatkan setiap bulan tak cukup dalam memenuhi kebutuhan dan cepat habis? Terkait pertanyaan ini, ada 6 faktor yang menjadi latar belakang pemicunya, yaitu:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/alasan-kenapa-uang-cepat-habis\/#1_Kebiasaan_Belanja_%E2%80%9CBerlebihan%E2%80%9D\" >1. Kebiasaan Belanja &#8220;Berlebihan&#8221;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/alasan-kenapa-uang-cepat-habis\/#2_Kurangnya_Literasi_serta_Kemampuan_Perencanaan_Keuangan_yang_Baik\" >2. Kurangnya Literasi serta Kemampuan Perencanaan Keuangan yang Baik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/alasan-kenapa-uang-cepat-habis\/#3_Tingginya_Biaya_Hidup\" >3. Tingginya Biaya Hidup<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/alasan-kenapa-uang-cepat-habis\/#4_Banyaknya_Hutang_yang_Sifatnya_Konsumtif\" >4. Banyaknya Hutang yang Sifatnya Konsumtif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/alasan-kenapa-uang-cepat-habis\/#5_Tidak_Memiliki_Dana_Darurat\" >5. Tidak Memiliki Dana Darurat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/alasan-kenapa-uang-cepat-habis\/#6_Gaya_Hidup_Serba_Mewah\" >6. Gaya Hidup Serba Mewah<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kebiasaan_Belanja_%E2%80%9CBerlebihan%E2%80%9D\"><\/span>1. Kebiasaan Belanja &#8220;Berlebihan&#8221;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Alasan pertama kenapa uang cepat habis adalah karena kecenderungan Anda untuk belanja secara berlebihan. Ketika berbelanja, Anda melakukan pembelian tanpa ada perencanaan yang matang. Oleh karena itu, transaksi terjadi karena keinginan membeli yang muncul secara impulsif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Kebiasaan belanja secara impulsif mendorong seseorang untuk lebih boros. Perilaku ini dapat membuat Anda untuk membeli sebuah barang tanpa memperhitungkan dampak ataupun manfaatnya. Anda pun jadi lebih mengedepankan faktor keinginan dibandingkan kebutuhan saat berbelanja.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/biar-gak-kena-tipu-tipu-inilah-8-tips-aman-belanja-online.html\">Biar Gak Kena Tipu-tipu! Inilah 8 Tips Aman Belanja Online!<\/a><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kurangnya_Literasi_serta_Kemampuan_Perencanaan_Keuangan_yang_Baik\"><\/span>2. Kurangnya Literasi serta Kemampuan Perencanaan Keuangan yang Baik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Faktor kedua yang membuat banyak orang merasa kenapa uang cepat habis meski baru saja gajian adalah karena minimnya literasi keuangan. Literasi keuangan merupakan keahlian dalam memahami serta menerapkan keterampilan dalam keuangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Keterampilan tersebut sifatnya sangat variatif, termasuk di antaranya adalah <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/gampang-dan-efektif-ini-7-tips-mengelola-keuangan-pribadi.html\">manajemen keuangan pribadi<\/a>, penyusunan anggaran, serta investasi. Selanjutnya, pemahaman tersebut dapat membantu Anda mengelola keuangan menjadi lebih stabil.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2022 memperlihatkan literasi keuangan di Indonesia berkisar pada tingkat 49,68%. Angka ini mengalami kenaikan dari survei pada 2019, yakni sebesar 38,03%.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Dari survei tersebut, terlihat kalau angka literasi keuangan di Indonesia masih sangat rendah. Tingkat literasi keuangan yang rendah tak cuma membuat Anda mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan. Namun, hal tersebut juga menjadikan Anda sangat rentan menjadi korban penipuan seperti investasi bodong, arisan fiktif, dan sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tingginya_Biaya_Hidup\"><\/span>3. Tingginya Biaya Hidup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"393\" src=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Biaya-Hidup-yang-Tinggi-900px-393px.jpg\" alt=\"Biaya hidup yang tinggi menjadi salah satu penyebab kenapa uang bisa cepat habis\" class=\"wp-image-29175\" srcset=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Biaya-Hidup-yang-Tinggi-900px-393px.jpg 900w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Biaya-Hidup-yang-Tinggi-900px-393px-300x131.jpg 300w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Biaya-Hidup-yang-Tinggi-900px-393px-150x66.jpg 150w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Biaya-Hidup-yang-Tinggi-900px-393px-768x335.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Alasan selanjutnya yang membuat kenapa uang cepat habis padahal masih tanggal muda adalah karena biaya hidup yang tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018 memperlihatkan besarnya rata-rata biaya hidup di kota-kota besar di Indonesia, termasuk di antaranya adalah:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jakarta, Rp16,9 juta<\/li>\n\n\n\n<li>Surabaya, Rp16,12 juta<\/li>\n\n\n\n<li>Bekasi, Rp16,88 juta<\/li>\n\n\n\n<li>Depok, Rp13,35 juta<\/li>\n\n\n\n<li>Semarang, Rp13,68 juta<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Biaya hidup di kota besar relatif jauh lebih tinggi dibanding kota kecil. Angka biaya hidup tersebut pun sangat timpang dengan penghasilan rata-rata setiap bulan dari masyarakat Indonesia. Melansir dari katadata, rata-rata penghasilan di Indonesia setiap bulannya adalah sebesar Rp5,3 juta.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Banyaknya_Hutang_yang_Sifatnya_Konsumtif\"><\/span>4. Banyaknya Hutang yang Sifatnya Konsumtif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Uang cepat habis meski baru saja gajian dapat pula terjadi karena Anda mempunyai banyak tanggungan hutang. Kepemilikan hutang sebenarnya sah-sah saja. Namun, jangan sampai Anda mempunyai tanggungan cicilan hutang terlalu banyak. Apalagi, kalau mayoritas hutang tersebut adalah jenis hutang yang bersifat konsumtif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Hutang konsumtif merupakan jenis hutang yang biasanya ditujukan untuk pemenuhan keinginan. Barang yang Anda dapatkan dari hutang konsumtif memiliki kecenderungan nilai yang menurun seiring waktu. Di sisi lain, Anda perlu melakukan pembayaran cicilan dengan nominal yang tetap setiap bulannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/orang-kaya-banyak-hutang-tapi-malah-tambah-kaya-kok-bisa.html\">Orang Kaya Banyak Hutang, Tapi Malah Tambah Kaya, Kok Bisa?<\/a><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Kebiasaan memiliki hutang konsumtif di Indonesia cenderung meningkat seiring dengan kemudahan dalam mendapatkannya. Cara pengajuan pinjaman tidak cuma bisa Anda lakukan ke bank. Namun, Anda bisa pula memanfaatkan aplikasi <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/cari-pinjol-untuk-usaha-pahami-dulu-jenis-dan-manfaatnya-yukk.html\">pinjaman online<\/a> serta berbagai penawaran <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/sering-dipakai-belanja-plus-minus-paylater-apa-aja-sih.html\"><em>paylater<\/em><\/a><em> <\/em>yang tersedia banyak di internet.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/mirip-mirip-sih-tapi-paylater-dan-pinjol-itu-beda-loh.html\">Mirip-Mirip Sih, Tapi Paylater dan Pinjol Itu Beda Loh!<\/a><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Tidak_Memiliki_Dana_Darurat\"><\/span>5. Tidak Memiliki Dana Darurat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"393\" src=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Tidak-Memiliki-Dana-Darurat-900px-393px.jpg\" alt=\"Tidak memiliki dana darurat\" class=\"wp-image-29177\" srcset=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Tidak-Memiliki-Dana-Darurat-900px-393px.jpg 900w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Tidak-Memiliki-Dana-Darurat-900px-393px-300x131.jpg 300w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Tidak-Memiliki-Dana-Darurat-900px-393px-150x66.jpg 150w, https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Tidak-Memiliki-Dana-Darurat-900px-393px-768x335.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Alasan selanjutnya yang menjadi penyebab kenapa uang cepat habis adalah karena banyak orang tak punya dana darurat. <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/penting-sekali-ini-6-alasan-kenapa-perlu-siapkan-dana-darurat.html\">Kepemilikan dana darurat sangat penting<\/a>, dengan tujuan untuk memenuhi pengeluaran ketika dalam kondisi terdesak. Beberapa contoh situasi mendesak yang membuat Anda perlu dana darurat di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Dipecat atau menjadi korban PHK<\/li>\n\n\n\n<li>Mengalami kecelakaan yang kemudian membuat Anda tak bisa bekerja<\/li>\n\n\n\n<li>Tak mempunyai asuransi kesehatan dan memerlukan biaya rumah sakit<\/li>\n\n\n\n<li>Butuh biaya untuk perbaikan rumah yang sifatnya darurat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Dalam berbagai situasi tersebut, mau tak mau Anda harus mengeluarkan dana dalam jumlah cukup besar. Karena tak memiliki dana darurat, Anda pun menggunakan uang untuk kebutuhan lain dan bahkan berhutang. Akibatnya, uang Anda jadi cepat habis serta mempunyai tanggungan cicilan tambahan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/punya-gaji-kecil-ini-cara-efektif-mengumpulkan-dana-darurat.html\">Punya Gaji Kecil? Ini Cara Efektif Mengumpulkan Dana Darurat<\/a><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Gaya_Hidup_Serba_Mewah\"><\/span>6. Gaya Hidup Serba Mewah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Alih-alih mengedepankan pemenuhan kebutuhan, banyak orang memilih untuk mengedepankan kebiasaan gaya hidup serba mewah. Fakta di lapangan, mereka yang kerap memperlihatkan gaya hidup mewah adalah orang-orang dari kalangan menengah ke bawah. Mereka terobsesi tampil glamor dan mewah di tempat umum dan media sosial.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Kebiasaan hidup mewah tersebut membuat sebagian besar masyarakat memiliki pengeluaran lebih tinggi dibanding pemasukan. Oleh karena itu, penghasilan mereka pun jadi cepat habis dan mempunyai tumpukan hutang yang banyak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Itulah 6 alasan yang kerap menjadi penyebab kenapa uang cepat habis. Biar tak mengalami permasalahan serupa, pastikan untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut, ya! Selain itu, mulai lakukan pengelolaan keuangan secara lebih teratur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Bagi Anda yang memiliki usaha, pengelolaan keuangan jadi hal wajib. Oleh karena itu, sediakan tool pendukung yang memudahkan Anda dalam mengelola keuangan untuk bisnis. Anda bisa mendapatkannya dengan <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/9-alasan-pilih-yukk-untuk-bisnis-bayar-mudah-pelanggan-betah.html\">memakai YUKK Payment Gateway<\/a>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">YUKK <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/mau-bisnis-online-lebih-mudah-pakai-payment-gateway-saja.html\">Payment Gateway<\/a> merupakan <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/\">layanan payment gateway terbaik untuk UMKM<\/a>. Pemakaiannya tidak hanya membantu Anda dalam memudahkan penerimaan pembayaran. Namun, Anda juga bisa mendapat kemudahan dalam menyusun laporan keuangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Yuk, <a href=\"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/daftar-aplikasi-yukk-bikin-belanja-dan-transfer-nggak-ribet-lagi.html\">mulai pakai YUKK Payment Gateway<\/a>!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda kerap merasa kenapa uang cepat habis padahal baru saja gajian? Bisa jadi, Anda punya kebiasaan buruk sebagai berikut! Wajib dihindari<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29024,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10269],"tags":[10169],"class_list":["post-29023","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-personal-finance","tag-keuangan"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Berbagai-Kebiasaan-yang-Menyebabkan-Uang-Cepat-Habis-900px-393px.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29023","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29023"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29023\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29024"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29023"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29023"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yukk.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29023"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}