Wow, Ada Hutan “The Lord of The Rings” di Banyuwangi

Hutan The Lord of The Rings)
(Foto: instagram.com/@de_djawatan)

Pencinta film seri The Lord of The Rings atau yang pernah menonton karya sutradara bernama Peter Jackson itu pasti tidak asing dengan pesona Hutan Fangorn. Hutan yang rimbun oleh pohon-pohon besar dan tinggi. Dahan-dahannya yang kokoh tampak seperti naga yang menjalar-jalar di atas langit.

Sejak seri pertama dari film yang diadaptasi dari novel karya J. R. R. Tolkien itu meledak di pasaran pada tahun 2001 lalu, seperti dilansir dari newzealand.com, nama New Zealand langsung menjadi buah bibir. Disebut-sebut sebagai “Home of Middle-earth”. Pasalnya, lebih dari 150 lokasi di negara itu yang digunakan sebagai lokasi syuting film yang dibintangi oleh Elijah Wood itu. Salah satunya adalah Fiordland National Park di Te Anau. Taman nasional dengan luas 1,2 juta hektar itu terkenal dengan nama Fangorn Forest.

Hutan The Lord of The Rings di Banyuwangi
(Foto: instagram.com/@de_djawatan)

Beberapa tahun setelah booming-nya film The Lord of The Rings itu, Indonesia menghadirkan hutan yang tidak kalah eloknya dengan Fangorn Forest. Namanya De Djawatan. Di situ, tumbuh banyak pohon jenis trembesi yang ukurannya mirip dengan ukuran pohon di New Zealand itu.

Hutan The Lord of The Rings di Banyuwangi
(Foto: detikTravel)

Hutan De Djawatan terletak di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur. Terletak sekitar 45 km dari pusat kota Banyuwangi.

Hutan The Lord of The Rings di Banyuwangi
(Foto: instagram.com/ @de_djawatan)

“Ini kawasan milik Perhutani. Masyarakat sekitar sebut hutan di dalam kota,” kata Puji Widodo, anggota Polisi Hutan Perhutani Kelompok Pemangku Hutan Banyuwangi Selatan, Jawa Timur, seperti dilansir KompasTravel .

Hutan The Lord of The Rings di Banyuwangi
(Foto: instagram.com/ @de_djawatan)

Sejak dibuka beberapa bulan lalu, De Djawatan langsung menjadi destinasi wisata baru di kawasan Jawa Timur. Hampir setiap hari, hutan yang sebelumnya merupakan tempat penimbunan kayu jati itu ramai oleh para wisatawan. Suasana yang teduh dan panorama yang hijau di hutan yang luasnya lebih dari 3 hektar ini membuat mereka tak henti berdecak kagum.

“Di pinggir sungai itu pohon jati. Ini umur pohon trembesi lebih dari 100 tahun,” sambung Puji.

Hutan The Lord of The Rings di Banyuwangi
(Foto: detikTravel)

Saat ini, De Djawatan dikelola Perhutani dan Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi. Di dalam hutan ini, para pengelola menyediakan beberapa titik swafoto. Dua tempat untuk berfoto dibangun di atas pohon. Ada juga beberapa truk bekas. Untuk dapat masuk dan menikmati keindahan De Djawatan, para wisatawan akan dikenakan biaya tiket sebesar Rp2.000,00.

 

#YUKKpakeYUKK

 

1
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry