Waspada! Cacar Monyet Sedang Mewabah!

Waspada! Cacar Monyet Sedang Mewabah!
Ilustrasi (Foto: Crello)

Cacar monyet sedang mewabah di Eropa. Inggris, Portugal, dan Spanyol diberitakan telah melaporkan peningkatan kasus infeksi virus cacar monyet dalam beberapa hari belakangan ini. Hal ini membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan penting kepada masyarakat dunia.

Cacar monyet ditemukan di Afrika Tengah atau Barat. Virus ini pertama kali ditemukan pada monyet pada tahun 1958. Virus ini kemudian menular kepada manusia dan menyebabkan gejala demam dan bintil-bintil berisi cairan di kulit dengan tingkat mortalitas 1—10%.

Menurut catatan WHO, sejak September 2018, Nigeria terus-menurus melaporkan penambahan kasus cacar monyet ini.

Waspada! Cacar Monyet Sedang Mewabah!
Ilustrasi (Foto: Pexels)

“Dari September 2018—30 April 2022, total 558 dugaan kasus telah dilaporkan dari 32 wilayah di negara itu. Dari jumlah tersebut, 241 kasus dikonfirmasi, di antaranya ada 8 kematian yang tercatat,” kata WHO seperti dikutip dari The Express UK.

Hingga 18 Mei lalu, Inggris telah melaporkan 9 kasus cacar monyet, Portugal 5 kasus, dan Spanyol 23 kasus potensial.Sebelum akhirnya melaporkan kasus pertamanya itu, Portugal dan Spanyol diketahui tidak pernah mencatat adanya kasus cacar monyet. Sementara itu, Inggris sebelumnya pernah mencatat 8 kasus.

“Sepanjang sejarah, hanya sedikit kasus penyakit cacar monyet dari luar negeri. Cuma pernah ada 8 kasus sebelum tahun ini,” kata Profesor Jimmy Whitworth, ahli kesehatan publik dari London School of Hygiene and Tropical Medicine, seperti dilansir Reuters.

WHO meminta masyarakat untuk menghindari kontak dengan hewan yang sakit yang dapat menampung virus cacar monyet.

Waspada! Cacar Monyet Sedang Mewabah!
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

“Masyarakat yang melakukan perjalanan ke negara endemik diminta untuk menghindari kontak dengan hewan sakit (mati ataupun hidup) yang dapat menampung virus Monkeypox seperti tikus, marsupial, dan primata. Masyarakat diminta untuk menahan diri mengkonsumsi atau memegang hewan buruan (daging hewan liar),” saran WHO.

Sebagai upaya mitigasi penularan virus cacar monyet, WHO meminta masyarakat untuk tetap menerapkan kebiasaan hidup sehat seperti rajin mencuci tangan dengan sabun.

“Selain itu, penting pula menjaga kebersihan tangan menggunakan sabun dan air atau pembersih yang mengandung alkohol,” tegas WHO.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry