Waspada, Aneurisma Aorta Lebih Rentan Menyerang Laki-Laki!

Bondan Winarno (Foto: infoblora.com)

Kepergian Bondan Winarno pada usia 67 tahun Rabu (29/11) lalu di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat, membuat banyak orang kaget. Mereka benar-benar tidak menyangka bahwa legenda “maknyus” itu pergi begitu cepat. Pasalnya, ikon Wisata Kuliner itu sangat energik. Terlihat segar bugar.

Dari sejumlah pemeriksaan medis akhirnya diketahui bahwa mendiang ayah dari Gwendolin Amalia Winarno, Marisol Winarno, dan Eliseo Winarno itu menderita aneurisma aorta. Sejak 2015 lalu, dokter sudah mengatakan kepadanya bahwa penyakit itu tidak ubahnya “bom waktu” yang kapan saja bisa meledak dan menghancurkannya. Dan itu terjadi pada tahun ini.

Aneurisma adalah penggelembungan pada dinding arteri, pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke bagian tubuh lain. Aneurisma ini bisa meledak dan menyebabkan perdarahan. Fatalnya adalah aneurisma bisa menyebabkan kematian.

Waspada, Aneurisma Aorta Lebih Rentan Menyerang Laki-Laki!
ilustrasi (Foto: google)

Aneurisma terjadi di aorta, yaitu arteri utama yang jalurnya mulai dari jantung hingga ke dada dan perut. Aneurisma aorta ini terbagi menjadi dua, yaitu aneurisma aorta torakalis dan aneurisma aorta abdominalis. Yang pertama terjadi di bagian aorta yang berada di dada. Sementara yang kedua terjadi di bagian aorta yang terletak di perut.

Penelitian medis menunjukkan bahwa penyakit ini, seperti dilansir hallosehat.com, sangat rentan menyerang lelaki berusia 55 tahun ke atas, yang mengidap hipertensi, dan yang memiliki penyakit bawaan seperti sindrom Marfan. Lelaki perokok dan yang mempunyai riwayat aneurisma aorta dalam anggota keluarganya juga berisiko menderita penyakit ini. Demikian juga yang menderita aterosklerosis.

Aneurisma aorta abdominalis memang lebih tinggi menyerang laki-laki. Lima kali lebih sering daripada wanita. Biasanya terjadi pada 3—9 dari 100 laki-laki yang berusia di atas 50 tahun.

Waspada, Aneurisma Aorta Lebih Rentan Menyerang Laki-Laki!
Ilustrasi (Foto: google)

Bagaimana mencegah dan mengobati penyakit ini? Sejauh ini, belum ada obat yang bisa mencegah aneurisma aorta. Namun, beberapa langkah praktis bisa dilakukan untuk terhindar dari penyakit ini, yaitu mengonsumsi makanan rendah lemak dan rendah kolesterol, rajin berolahraga untuk meningkatkan detak jantung (setidaknya 30 menit sehari), tidak merokok, dan  menjaga agar tekanan darah tetap normal.

 

#YUKKpakeYUKK

 

 

 

0
like
0
love
0
haha
1
wow
0
sad
0
angry