Waspada! Ada 11 Aplikasi yang Mencuri Data Pengguna di Indonesia

Waspada! Ada 11 Aplikasi yang Mencuri Data Pengguna di Indonesia
Ilustrasi (Foto: Crello)

Jika kamu tidak mau data pribadimu dicuri dan kemudian disalahgunakan, jangan mengunduh sembarang aplikasi. Tidak semua aplikasi yang tersedia di Google Play Store atau App Store adalah aplikasi yang aman. Banyak di antaranya rentan disusupi malware yang mencuri data penggunanya.

Beberapa waktu lalu, Bareskrim Polri mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika mengunduh aplikasi. Pasalnya ada 2 aplikasi yang bisa mencuri data pengguna.

“Sobat Siber, waspada akan modus pencurian data pribadi berkedok aplikasi salat dan azan. Aplikasi tersebut telah banyak diunduh di Play Store,” tulis akun @CCICPolri.

Waspada! Ada 11 Aplikasi yang Mencuri Data Pengguna di Indonesia
Ilustrasi (Foto: Crello)

Dalam unggahan itu, Siber Polri mengatakan bahwa aplikasi tersebut mengumpulkan data sensitif pengguna lewat pengembangan perangkat lunak (SDK) pihak ketiga. Ini mencakup kemampuan menangkap konten clipboard, data GPS, alamat e-mail, dan alamat MAC router modem pengguna serta SSID jaringan. Konten clipboard juga berpotensi mencakup informasi sensitif termasuk dari dompet kripto, password, serta nomor kartu kredit.

Kementerian Telekomunikasi dan Informatika (Kominfo) langsung mengambil tindakan tegas terhadap 2 dari 11 aplikasi yang disebut bisa mencuri data pengguna.

“Sampai hari ini, 25 April 2022, telah ada 2 (dari 11 aplikasi) yang telah diputus aksesnya oleh Google,” kata Dedy Permadi, Juru Bicara Kementerian Kominfo, seperti dikutip dari CNBC Indonesia.

Waspada! Ada 11 Aplikasi yang Mencuri Data Pengguna di Indonesia
Ilustrasi (Foto: Crello)

Kedua aplikasi yang dimaksud adalah Simple Weather & Clock Widget dan Full Quran MP3-50+. Simple Weather & Clock Widget merupakan aplikasi yang menampilkan kondisi cuaca saat ini, ramalan cuaca, hingga kualitas udara. Sementara itu, Full Quran MP3-50+ merupakan aplikasi Al Quran yang didukung oleh 50 bahasa berbeda dan terjemahannya yang dilengkapi dengan audio.

Saat ini, kata Dedy, Kementerian Kominfo sedang berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan Google Indonesia untuk memproses hasil investigasi. Sementara itu, aplikasi-aplikasi lain masih dalam proses verifikasi hasil evaluasi selama beberapa hari terakhir. Berikut daftar aplikasi yang disebut berpotensi curi data pengguna di Indonesia:

  1. Speed Camera Radar (10 juta download)
  2. Al-Moazin Lite (Prayer Times) (10 juta download)
  3. WiFi Mouse (remote control PC) (10 juta download)
  4. QR & Barcode Scanner (5 juta download)
  5. Qibla Compass – Ramadan 2022 (5 juta download)
  6. Simple weather & clock widget (1 juta download)
  7. Handcent Next SMS-Text w/MMS (1 juta download)
  8. Smart Kit 360 (1 juta download)
  9. Al Quran Mp3 – 50 Reciters & Translation Audio (1 juta download)
  10. Full Quran MP3 – 50+ Languages & Translation Audio (1 juta download)
  11. Audiosdroid Audio Studio DAW (1 juta download).

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
1
wow
0
sad
0
angry