Tren Baru di Dunia: Melompati “Kotak Tak Kasat Mata”

Tren baru di dunia: melompati kotak tak kasat mata
(Foto: today.com)

Pada tanggal 1 Desember lalu, Ariel Alexis Olivar ditantang teman-temannya, para pemandu sorak di Manvel High School, Amerika Serikat, untuk melakukan invisible box challenge.  Ia ditantang untuk melompati sebuah “kotak tak kasat mata” yang ada di depannya. Tantangan itu ia terima.

Tren baru di dunia: melompati kotak tak kasat mata
(Foto: google)

Yang pertama ia lakukan adalah menyentuh “kotak tak kasat mata” di depannya. Lalu mengangkat kaki kanannya dan meletakkannya di atas “kotak tak kasat mata” itu. Kemudian ia mengangkat kaki kirinya untuk melewati “kotak” itu.

“Sejujurnya, itu pertama kalinya saya mencoba. Saya hanya menjaga agar kaki saya berada di titik yang sama. Tetapi untuk bisa mempertahankan (kaki, red) di sana memang tak mudah,” kata Olivar kepada Houston Chronicle seperti dilansir detik.com.

Tren baru di dunia: melompati kotak tak kasat mata
(Foto: ABC News)

Apa yang dilakukannya ketika sedang berlangsung pertandingan American football antara tim dari sekolahnya melawan tim dari Cedar Park High School itu direkam oleh salah seorang temannya. Video itu kemudian diunggahnya ke dalam akun Twitter-nya, @arielo1220. Hanya dalam beberapa jam saja video itu menjadi viral. Setelah beberapa hari kemudian, lebih dari 5 juta orang menonton video itu.

Di jalan-jalan, di kantor, di pusat perbelanjaan, di rumah, dan di mana saja di Amerika, orang-orang melakukan invisible box challenge itu. Melakukannya seperti yang Olivar lakukan. Ada yang berhasil, tapi ada yang gagal.

Tren baru di dunia: melompati kotak tak kasat mata
Pemandu acara olahraga pun ikut melakukan invisible box challenge (Foto: KITV.com)

Kelihatannya sederhana apa yang dilakukan Olivar. Namun, sebenarnya, tantangan untuk melompati “kotak tak kasat mata” adalah tantangan yang cukup sulit. Pasalnya, untuk bisa melakukan tantangan itu, orang membutuhkan kekuatan dan stabilitas antara kaki dan pantat, khususnya kaki yang “menginjak kotak tak kasat mata”. Kaki itulah yang menjadi tumpuan dari gerakan itu. Demikian juga kaki yang lain, yang bergerak, itu. Dibutuhkan kekuatan pada hip flexor di panggul, otot perut, dan otot gluteus di pantat agar kaki bisa terangkat ke atas dan melewati “kotak tak kasat mata” itu.

Tren baru di dunia: melompati kotak tak kasat mata
(Foto; YouTube)

Di Amerika, tantangan ini memang sudah viral. Bahkan dianggap sebagai sebuah tren baru dalam dunia olah kebugaran. Namun, di Indonesia, belum banyak orang yang tahu tantangan ini. Tidak seperti mannequin challenge dan Harlem Shake begitu booming beberapa waktu lalu.

#YUKKpakeYUKK

1
like
0
love
0
haha
2
wow
0
sad
0
angry