Tragis! Pasien Corona Meninggal Setelah Colokan Ventilator Dicabut untuk Nyalakan AC

News | 22 June 2020
Pasien Corona meninggal dunia karena colokan ventilator dicabut
Ilustrasi (Foto: iStock)

Ventilator adalah sebuah mesin yang digunakan untuk menunjang atau membantu pernapasan. Mesin ini dibutuhkan oleh pasien yang tidak bisa bernapas sendiri, entah karena sebuah penyakit, entah karena cedera yang parah. Mesin ini membantu pasien untuk mendapatkan pasokan oksigen yang cukup dengan cara mengatur proses menghirup dan menghembuskan napas. Mesin akan memompa udara selama beberapa detik untuk menyalurkan oksigen ke paru-paru, lalu berhenti memompa agar udara keluar dengan sendirinya dari paru-paru.

Selama wabah ini berlangsung, mesin ini adalah satu dari sekian banyak peralatan yang dibutuhkan untuk membantu para pasien Covid-19. Bahkan mungkin merupakan alat paling penting yang dibutuhkan pasien. Alat yang membuat mereka masih tetap bertahan dalam kondisi kritis.

Pasien Corona meninggal dunia karena colokan ventilator dicabut
Ventilator (Foto: Alodokter.com)

Bagaimana kalau ventilator dilepas atau dicabut? Pasien akan meninggal dunia. Dan inilah peristiwa yang terjadi di sebuah rumah sakit di India. Seorang pasien meninggal dunia karena colokan ventilatornya dicabut.

Dikutip YUKK dari hindustantimes.com,peristiwa itu terjadi pada 15 Juni lalu di Maharao Bhim Singh (MBS) Hospital, Rajasthan. Seorang pria berusia 40 tahun, yang masuk pada 13 Juni, dipindahkan dari ruangan ICU ke ruangan perawatan lain karena ruangan itu akan digunakan untuk merawat pasien positif Covid-19. Keluarganya datang untuk mengunjunginya.

Pasien Corona meninggal dunia karena colokan ventilator dicabut
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Udara di ruangan isolasi itu terasa panas, sehingga keluarganya membawa alat pendingin ruangan. Diyakini mereka melepaskan colokan ventilator untuk menyalakan alat pendingin ruangan itu. Rupanya mereka tidak menemukan colokan lain yang tidak digunakan.

Setelah colokan itu dicabut, ventilator masih bisa berfungsi selama 1,5 jam. Baru ketika baterainya mulai habis, tragedi itu terjadi. Ventilator itu mati. Dan laki-laki itu pun meninggal dunia.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry