Ternyata Ada Pulau yang Berganti Negara Tiap 6 Bulan

Pulau yang berganti negara tiap 6 bulan
Pulau Faisans (Foto: Amusing Planet)

Ada kabar menarik yang datang dari Spanyol dan Prancis. Dalam pekan ini, seperti dilansir BBC International, Prancis akan menyerahkan sebuah pulau seluas 3.000 m2 kepada Spanyol. Namun, 6 bulan kemudian, Spanyol akan mengembalikan pulau itu kepada Prancis secara sukarela. Kebiasaan ini sudah berlangsung selama ratusan tahun. Tepatnya lebih dari 350 tahun.

Pulau yang akan diserahkan Prancis itu adalah Pulau Faisans. Pulau ini terletak di dekat Hendaye, sebuah kota di sebelah barat daya Prancis. Terletak di tengah sungai Bidasoa, sungai yang menjadi batas antara Prancis dan Spanyol.

Pulau yang berganti negara tiap 6 bulan
Pertemuan Louis XIV dengan Raja Philip dari Spanyol di Pulau Faisans (Foto: Wikipedia)

Pulau yang terletak di mulut sungai itu menjadi monumen tua untuk mengingatkan orang akan peristiwa sejarah yang luar biasa yang terjadi pada tahun 1659. Untuk mengakhiri perang Franco-Spanish (1635—1659), Spanyol dan Prancis membuat sebuah kesepakatan damai yang berlangsung selama 3 bulan. Kesepakatan itu dilakukan di Pulau Faisans sebagai pulau yang netral.

Kesepakatan itu diberi nama Perjanjian Pinera. Perjanjian itu kemudian diikat dengan sebuah pernikahan kerajaan: Raja Louis XIV, penguasa Prancis dari 1643—1715, menikahi Maria Theresa, putri dari Raja Philip IV dari Spanyol. Mereka bertemu di Pulau Faisans pada 7 Juni 1660. Dua hari kemudian, mereka menikah di Saint-Jean- de-Luz.

Pulau yang berganti negara tiap 6 bulan
Tugu di tengah pulau (Foto: lettera43.it)

Pulau Faisans lalu menjadi batas demarkasi kedua negara. Di tengah pulau itu dibangun sebuah tugu. Selama 6 bulan dalam setahun, dari 1 Februari sampai 31 Juli, Pulau Faisans berada dalam wilayah hukum Spanyol. Enam bulan berikutnya, pulau itu menjadi milik Prancis. Begitu seterusnya sepanjang tahun.

Kedaulatan bersama seperti ini disebut kondominium. Dan Pulau Faisans atau Pheasants adalah salah satu yang tertua di dunia. Komandan angkatan laut di kota San Sebastian, Spanyol, dan rekannya di Bayonne, Prancis, bertindak sebagai gubernur di pulau itu.

Pulau yang berganti negara tiap 6 bulan
(Foto: El Pais)

Selama berabad-abad, pulau dengan panjang 200 m dan lebar 40 m ini telah kehilangan setengah dari ukuran aslinya. Namun, kedua negara tidak mau repot. Mereka tidak mau menghabiskan uang untuk menjaga pulau dari kikisan sungai.

 

#YUKKpakeYUKK

 

 

1
like
0
love
0
haha
1
wow
0
sad
0
angry