Supaya Jakarta Tidak Tenggelam, Warga Bakal Dilarang Sedot Air Tanah  

News | 5 October 2021
Supaya Jakarta Tidak Tenggelam, Warga Bakal Dilarang Sedot Air Tanah  
Ilustrasi (Foto: YouTube YtCrash)

Dari tahun ke tahun, permukaan tanah di Jakarta terus mengalami penurunan. Pada saat yang sama, permukaan air laut mengalami kenaikan. Jika tidak segera dilakukan penanganan, dikhawatirkan Jakarta akan tenggelam.

“Kalau air tanah itu ‘kan ngisi pori-pori pasir atau aquawaver. Jadi, kalau air tanahnya disedot, pori-porinya kosong. Kalau pori-porinya kosong, kena beban, jadi turun (permukaan tanah),” jelas Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), seperti dikutip YUKK dari detikcom.

Supaya Jakarta Tidak Tenggelam, Warga Bakal Dilarang Sedot Air Tanah  
Seorang warga sedang mengngkat air (Foto: detikcom)

Salah satu strategi penanganan yang akan dilakukan untuk mengurangi dampak menurunnya permukaan tanah di Jakarta adalah melarang warga menggunakan air tanah untuk konsumsi sehari-hari. Sebagai gantinya, pemerintah daerah akan menyediakan air minum baku.

“Sekarang gimana caranya? Caranya adalah dengan menghentikan pengambilan air tanah atau mengurangi. Itu referensinya Bangkok, Tokyo. Itu ‘kan mereka menghentikan air tanah. Bisa berhenti,” sambungnya.

Supaya Jakarta Tidak Tenggelam, Warga Bakal Dilarang Sedot Air Tanah  
Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR (Foto: detikcom)

Pemerintah pusat telah mengimbau Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyediakan air minum baku untuk masyarakat. Saat ini, Pemprov DKI tengah menyiapkan sejumlah rencana.

“Kalau terkait dengan ini, kita ‘kan memang koordinasi dengan PUPR untuk PAM harian, PAM Jatiluhur. Kita coba juga mengoptimalkan pemanfaatan air permukaan, air kali waduk kita. Jadi, kita ada strategi untuk membuat pengolahan air bersih untuk pemanfaatan sebagai konsumsi. Kemudian kita meningkatkan kualitas dengan mencoba memasang IPAL pengolahan air limbahnya sebelum masuk ke kali-kali kita,” ungkap Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Dudi Gardesi.

Supaya Jakarta Tidak Tenggelam, Warga Bakal Dilarang Sedot Air Tanah  
Petugas sedang memperbaiki jaringan pipa air minum (Foto: Kompas)

Mulai tahun depan, Dinas Cipta Karya DKI akan memasang pipa air limbah. Kapasitasnya untuk 100-200 permukiman.

“Jadi, tahun depan, akan dimulai pemasangan pipa air limbah untuk DKI, terutama yang zona satu dulu dari 15 zona,” imbuhnya.
Kamu peduli pada Jakarta? Beralihlah menjadi pelanggan PDAM. Selain bisa menyelamatkan Jakarta, kamu juga bisa menikmati air bersih.

Jangan Takut Bertransaksi Lewat YUKK! Dijamin Aman
(Foto: dok. YUKK)

Kamu khawatir bagaimana membayar tagihan bulanannya? Tidak usah khawatir. Saat ini, tidak lagi sulit untuk membayar iuran bulanan. Kamu bisa melakukannya melalui aplikasi YUKK.

Apa untungnya membayar tagihan PDAM lewat YUKK? Lebih cepat dan mudah. Kamu bisa melakukannya kapan saja dan di mana saja.

Supaya Jakarta Tidak Tenggelam, Warga Bakal Dilarang Sedot Air Tanah  
(Foto: tangkapan layar)

Selain itu, kamu bisa juga menggunakan YUKK Point jika saldu YUKK Cash-mu berkurang. Dan, ini yang paling menarik, kamu mendapatkan cashback. Setiap bulan, YUKK memang memberikan cashback yang tidak sedikit.

Supaya Jakarta Tidak Tenggelam, Warga Bakal Dilarang Sedot Air Tanah  
(Grafis: YUKK)

Pada bulan Oktober ini, kamu yang membayar tagihan air melalui YUKK akan mendapatkan cashback hingga 150.000 poin. Poin yang tidak sedikit, bukan? Dan poin-poin ini bisa kamu gunakan lagi untuk melakukan banyak transaksi lainnya melalui aplikasi YUKK. Mulai dari membayar tagihan bulanan hingga berbelanja barang kebutuhan. Kamu bisa berbelanja baik secara online lewat fitur “YUKK Online” dan “YUKK Makan”, maupun secara offline di berbagai merchant yang sudah bekerja sama dengan YUKK.

 

 

#YUKKpakeYUKK

1
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry