Silent Stroke: Tak Terlihat, tapi Sangat Berbahaya

Silent stroke berbahaya
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Stroke merupakan sebuah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang. Aliran darah ke otak bisa terganggu karena penyumbatan (stroke iskemik). Bisa juga karena pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

Akibat dari terganggunya aliran darah ke otak ini adalah otak tidak akan mendapatkan nutrisi dan oksigen, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati. Dengan demikian, bagian tubuh yang dikendalikan area otak yang rusak itu tidak dapat berfungsi dengan baik. Hanya penanganan yang cepat dan tepatlah yang dapat meminimalisir kerusakan otak dan kemungkinan munculnya komplikasi.

Silent stroke berbahaya
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Yang kemudian menjadi masalah adalah ada stroke yang tidak menampakkan gejala seperti stroke pada umumnya. Dua gejalanya yang sering tidak disadari adalah menurunnya daya ingat dan kaburnya penglihatan. Stroke yang demikian sangat berbahaya.

“Ada yang namanya silent stroke. Pasien ini keliatan segar, tapi fungsi kognitifnya menurun,” kata dr. Silvia Francina Lumempoew, SpS(K), dokter spesialis saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RS PON), Senin (15/7).

Silent stroke berbahaya
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Sesuai dengan namanya, silent stroke tidak memperlihatkan gejala yang kerap terlihat. Pasalnya, penyumbatan pembuluh darah tidak terjadi pada bagian otak yang mengontrol fungsi berbicara dan bergerak.

“Kalau dia kenanya di pusat bergerak, langsung lumpuh separuh. Kalau dia cuma terkena di daerah cabang besar, tapi daerah silent, pasien tiba-tiba agak kabur pegelihatannya dan daya ingat menurun. Dia enggak merasakan dia stroke. Ternyata kena di daerah pusat penglihatan dan memori,” jelasnya.

Silent stroke berbahaya
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Stroke seperti ini kerap terjadi pada pasien yang tidak pernah melakukan deteksi dini seperti menunda-nunda medical checkup.

“Lakukan deteksi dini berupa brain checkup untuk memeriksa apakah ada gangguan silent stroke atau indikasi penyakit lain,” sarannya.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry