Semua Ini Memang Sudah Jalan Tuhan

Semua Ini Memang Sudah Jalan Tuhan
Stevanus Rahardja, CEO dan Co-founder PT YUKK Kreasi Indonesia (Foto: YUKK)

Menggabungkan dua konsep yang sudah berjalan dan bahkan sudah besar dalam bisnis rintisan tidaklah mudah. Selain karena harus bisa disesuaikan dengan pasar di tanah air, juga karena teknologi yang dibawa pasti baru. Dan ini membutuhkan dana yang tidak sedikit. Sementara mereka tidak punya dana yang besar.

Stevanus Rahardja dan kakaknya, Wira Rahardja, serta para co-founder yang lain, yaitu Agustino, Titik, dan Julius Agus Salim, tidak mau menyerah begitu saja. Mereka tetap berjalan dengan dana yang ada, yang mereka ambil dari kantong masing-masing.

“Dananya kecil ketika kita menjalankan startup ini. Itu pasti gak akan cukup karena kita akan dealing dengan ekosistem yang besar banget,” kata Stevanus Rahardja, CEO dan Co-founder PT YUKK Kreasi Indonesia.

Semua Ini Memang Sudah Jalan Tuhan
(Foto: YUKK)

Dalam perjalanan membangun dan menjalankan bisnis ini, mereka membuka tangan terhadap para investor. Entah yang besar, entah yang kecil.

“Ada angel investor yang tidak lain adalah teman-teman dekat. Pada waktu itu, kita juga open, ya, tapi nilainya gak besar. Fase seperti ini memang harus kita lewatin, ya,” sambung lelaki kelahiran Jakarta, 30 September 1986, ini.

Sampai akhirnya jalan itu terbuka. Pada suatu hari, Stevanus dan kakaknya mempresentasikan sebuah konsep dari bisnis lain yang juga mereka geluti kepada Jababeka. Kebetulan pada waktu itu, Wira mengenakan seragam YUKK.

Sorry, Pak, hari ini lagi pakai seragam ini,” kata Wira ketika itu.

Semua Ini Memang Sudah Jalan Tuhan
(Foto: Dok. YUKK)

Rupanya Jababeka ingin tahu lebih lanjut tentang YUKK. Stevanus dan kakaknya langsung memperkenalkan YUKK. Dan ternyata Jababeka tertarik.

“Justru mereka lagi mencari bisnis yang bisa mem-back up mereka seperti YUKK ini. Mereka tertarik, kita tawarkan. Akhirnya mereka masuk. Jadi, ya, menurut saya, ini memang sudah jalan Tuhan,” ungkapnya.

Ketika itu, YUKK belum mengantongi izin dari Bank Indonesia untuk menerbitkan uang elektronik dan transfer dana. Proses perizinan masih berlangsung. Namun, Jababeka tetap mau menginvestasikan dananya pada YUKK.

Semua Ini Memang Sudah Jalan Tuhan
(Foto: Istimewa)

“Satu, karena relasi bisnis, ya. Kita sudah berjalan lama. Dua, dengan calon investor kita, termasuk Jababeka, kita terbuka semuanya. Kita tidak tutup-tutupi. Progress kita di BI sampai kayak gimana pun kita terbuka, sehingga mereka makin percaya bahwa kita memang sungguh-sungguh jalankan bisnis ini; bukan hit and run,” terangnya.

Dia memang yakin sekali bahwa Jababeka mau menginvestasikan dananya adalah jalan Tuhan untuk mereka bisa lebih berkembang. Dalam doa-doanya, dia meminta Tuhan untuk terlibat dalam semua proses negosiasi.

“Saya bawa dalam doa biar Tuhan turun tangan juga untuk buka jalan. Mulai dari kita deal, sign, sampai dana masuk juga biar Tuhan yang jaga. Puji Tuhan, semuanya berjalan dengan baik,” katanya.

Semua Ini Memang Sudah Jalan Tuhan
(Foto: YUKK)

Dengan berpartner dengan Jababeka, YUKK tidak hanya membuka peluang untuk membuka ekosistem di Jababeka, tapi juga berkembang menjadi lebih besar.

“Makanya kita melihat baik juga kita berpartner dengan jababeka. Kita memang mencari investor yang bisa membawa YUKK menjadi lebih besar,” ungkapnya.

 

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry