UMKM Indonesia Mulai Beralih ke Pembayaran Digital

pwmbayaran digital
(Ilustrasi: Magnific)

Kapan terakhir kali kita membayar belanjaan menggunakan uang tunai? Sudah jarang, bukan? Sekarang, pelanggan semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital. Cukup scan QRIS, pembayaran dapat dilakukan dengan mudah. Perubahan kebiasaan inilah yang mendorong para pelaku usaha, termasuk UMKM, seperti pedagang kaki lima, warung, toko kelontong, kafe, dan usaha rumahan, untuk menyediakan metode pembayaran digital.

Perubahan kebiasaan tersebut juga terlihat dari pertumbuhan transaksi digital di Indonesia. Dikutip dari MetroTV, Bank Indonesia mencatat volume transaksi digital mencapai 5,50 miliar transaksi pada Juli 2026, tumbuh 28,69% secara tahunan [year-on-year (yoy)]. Transaksi menggunakan QRIS bahkan tumbuh lebih tinggi, yaitu 82,42% secara tahunan (yoy).

Data tersebut menunjukkan bahwa pembayaran digital semakin menjadi bagian dari aktivitas transaksi sehari-hari. Bagi UMKM, menyediakan pembayaran digital dapat menjadi salah satu langkah untuk beradaptasi sekaligus memberikan pilihan pembayaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan pelanggan. 

Mengapa UMKM Mulai Menggunakan Pembayaran Digital?

Perubahan kebiasaan pelanggan menjadi salah satu alasan UMKM mulai menyediakan pembayaran digital. Selain menyesuaikan diri dengan kebutuhan pelanggan, pembayaran nontunai juga dapat memberikan sejumlah kemudahan dalam aktivitas transaksi sehari-hari seperti:

  • Lebih praktis
    Pelaku usaha tidak perlu lagi pusing menyiapkan uang kembalian, karena pelanggan bisa langsung membayar melalui smartphone
  • Transaksi lebih cepat
    Pembayaran digital dapat membantu mempercepat proses transaksi karena pembayaran tidak perlu dilakukan dengan menghitung uang tunai dan menyiapkan kembalian. Proses pembayaran pun dapat berlangsung lebih cepat, terutama ketika pengunjung sedang ramai.
  • Aman dari uang palsu
    Pembayaran dilakukan secara digital tanpa menggunakan uang tunai, sehingga para pelaku usaha dapat terhindar dari peredaran uang palsu.
  • Transaksi tercatat secara otomatis
    Setiap pembayaran tercatat secara otomatis sehingga UMKM tidak perlu melakukan pencatatan secara manual. Pemilik usaha juga dapat memantau transaksi yang terjadi secara real-time melalui notifikasi, sehingga status pembayaran dapat diketahui dengan lebih cepat.

QRIS: Metode Pembayaran Digital Favorit UMKM 

Salah satu metode pembayaran digital yang banyak digunakan UMKM adalah QRIS. Dengan QRIS, usaha Anda dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi e-wallet dan mobile banking. Hal ini membuat QRIS menjadi salah satu pilihan yang praktis bagi UMKM untuk menerima pembayaran nontunai.

Hal ini juga terlihat dari jumlah pengguna dan merchant yang terus bertambah. Hingga Juni 2026, Bank Indonesia mencatat jumlah pengguna QRIS telah mencapai 65,77 juta orang pengguna. Sementara itu, jumlah merchant yang telah menggunakan QRIS mencapai 44,86 juta merchant. Data tersebut menunjukkan semakin luasnya penggunaan QRIS sekaligus perkembangan digitalisasi pembayaran di kalangan UMKM. 

QRIS menjadi pilihan yang efisien bagi UMKM karena tidak memerlukan mesin atau perangkat tambahan yang biasanya membutuhkan biaya sewa. Pelaku usaha hanya perlu menempelkan satu kode QR di tempat usaha dan pelanggan dapat langsung membayar menggunakan aplikasi yang sudah mereka miliki. Itulah mengapa QRIS menjadi salah satu metode pembayaran digital yang paling banyak dipilih UMKM saat ini. 

YUKK Payment Gateway: Solusi Pembayaran Digital untuk UMKM

pembayaran digital untuk UMKM
(Ilustrasi: YUKK Payment Gateway)

Bagi UMKM yang ingin menyediakan pembayaran digital, YUKK Payment Gateway siap membantu. YUKK Payment Gateway menyediakan QRIS untuk mempermudah proses pembayaran nontunai. Tidak hanya QRIS, YUKK Payment Gateway juga menyediakan metode pembayaran digital lain, seperti virtual account, payment link, dan e-wallet yang dapat digunakan sesuai dengan skala usaha dan kebutuhan. Dengan begitu, pelaku usaha dapat memilih metode yang paling sesuai dengan skala usaha.

Seluruh transaksi dapat dipantau melalui dashboard dan aplikasi YUKK Merchant. Pemilik usaha dapat melihat transaksi yang terjadi secara real-time melalui notifikasi, sehingga aktivitas pembayaran dapat dipantau dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, pelaku usaha juga dapat menganalisis performa bisnis dan mengunduh laporan transaksi dengan mudah. Kemudahan ini membantu pelaku usaha mengelola metode pembayaran sekaligus memantau perkembangan bisnisnya dalam satu sistem.

Siap menggunakan pembayaran digital untuk bisnis Anda? Daftarkan bisnis Anda sebagai merchant YUKK Payment Gateway dan kelola berbagai kebutuhan pembayaran digital dalam satu sistem.