Namanya Memang French Fries, tapi Asalnya bukan dari Prancis, Lho

French fries bukan dari Prancis
Kentang goreng (Foto: Freepik)

Yang suka makan kentang dan sering hang out di berbagai restoran cepat saja pasti tidak asing dengan frasa ini: french fries. Itu adalah kentang goreng. Menu ini selalu ada dalam daftar pesanan para pengunjung.

Mengapa disebut “french fries”?  Mengapa tidak disebut “potato fries”? Apakah kata “french” dalam “french fries” itu merujuk pada Prancis? Apakah itu berarti kentang goreng berasal dari Prancis?

Romain Cools, Presiden World Potato Congress, mengatakan bahwa “French fries” tidak berasal dari Prancis. Juga bukan itu namanya yang sebenarnya jika yang hendak dimaksud adalah nama asal makanan ringan itu.

French fries bukan dari Prancis
Ilustrasi (Foto: Freepik)

“Bukan ‘French fries’ dan bukan berasal dari Prancis, tapi ‘Belgian fries’. Kentang goreng pertama kali dibuat di Belgia pada 1876,” katanya di SIAL Interfood, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Kata “french” dalam frasa itu tidak mengacu pada Prancis. Kata itu sebenarnya adalah sebuah kata kerja. Artinya adalah memotong kentang dalam bentuk yang lurus dan berukuran kecil-kecil.

Lalu mengapa orang mengira ‘french” dalam “French fries” itu adalah Prancis? Sebuah literatur mencatat kekeliruan itu. Semuanya bermula pada era Perang Dunia I. Ketika itu, tentara Amerika datang ke Eropa. Pada suatu ketika, mereka makan kentang goreng di Belgia, negara dengan bahasa Prancis sebagai salah satu bahasa resminya. Mereka mengira bahwa kata “french” dalam frasa itu mengacu pada Prancis. Padahal tidak. Kata itu adalah sebuah verba.

French fries bukan dari Prancis
Warga Belgia antre untuk beli kentang goreng (Foto: Istimewa)

Makanan istimewa
Di Belgia, kentang goreng bukanlah makanan yang biasa-biasa saja. Bukanlah camilan. Bukanlah makanan pendamping (side dish). Kentang goreng adalah makanan istimewa.

Di Belgia, kentang goreng dinikmati dalam acara-acara atau momen penting seperti ketika berkumpul dengan teman dan keluarga. Dalam momen-momen itu, kentang goreng ini sangat ditunggu-tunggu penyajiannya.

“Orang Belgia tidak makan kentang setiap hari. Hanya 2-3 kali seminggu karena kentang goreng sangat istimewa,” kata Cools.

French fries bukan dari Prancis
Kentang (Foto: Istimewa)

Bintang sepak bola seperti Eden Hazard dan Kevin De Bruyne biasanya makan kentang goreng sebelum bertanding. Demikian juga para atlet Belgia lainnya ketika hendak bertanding.

“Hampir dalam semua kegiatan, kentang goreng tak bisa dilepaskan dari kehidupan orang Belgia. Saat maraton, makan kentang. Bahkan saat unjuk rasa pun pendemo melempari pejabat dengan kentang goreng,” ungkapnya.

French fries bukan dari Prancis
Perdana Menteri Charles Michel dilempari dengan kentang dan disemproti dengan mayones (Foto: Daily Mail)

Dari tahun ke tahun, pertumbuhan industri kentang goreng di Belgia terus meningkat. Perusahaan besar dan industri rumahan yang memproduksi kentang goreng ini berkembang cepat. Data dari Belgian Potato Association menunjukkan bahwa produksi kentang goreng olahan meningkat dari 500 ribu ton pada 1990 menjadi 5,1 juta ton pada 2018.

Pertumbuhan yang cepat itu tentu saja menjadi kabar gembira bagi ekonomi Belgia. Saat ini, Belgia tercatat sebagai negara pengekspor kentang goreng tertinggi di dunia. Di belakangnya ada Amerika Serikat, Belanda dan Kanada.

French fries bukan dari Prancis
Romain Cools (Foto: Liputan6.com)

“Kentang goreng Belgia besar-besar, sehingga kentangnya terasa. Sedangkan dari Amerika lebih tipis dan lunglai,” kata Cools.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Indonesia adalah pasar terbesar ketiga bagi kentang dari Belgia. Pada 2018, tercatat Indonesia mengimpor 17.737 ton kentang goreng beku dari Belgia.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry