Mengerikan! Virus Corona Bermutasi 32 Kali di Tubuh Perempuan Ini

News | 7 June 2021
Mengerikan! Virus Corona Bermutasi 32 Kali di Tubuh Perempuan Ini
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Sejak muncul pada akhir tahun 2019 lalu, virus Corona terus bermutasi. Hingga saat ini, virus Corona diketahui sudah bermutasi lebih dari 6.600 kali. Dalam kasus tertentu, virus ini bisa bermutasi beberapa kali pada masing-masing penderita Covid-19. Salah satunya seperti yang dialami seorang perempuan di Afrika Selatan. Di dalam tubuhnya, virus bermutasi sebanyak 32 kali.

Perempuan berusia 36 tahun yang tidak disebutkan namanya itu tinggal di Afrika Selatan. Dia mengidap HIV lanjut dan terinfeksi virus Corona selama sekitar 7 bulan. Selama itu, virus Corona bermutasi sebanyak lebih dari 30 kali.

Berdasarkan laporan khusus yang belum ditinjau oleh rekan sejawat, di dalam tubuh perempuan ini, virus Corona mengumpulkan 13 mutasi pada spike protein, yang diketahui membantu virus bisa lolos dari respon imun. Sementara 19 mutasi lainnya bisa mengubah perilaku virus tersebut. Namun, sampai saat ini, masih belum diketahui apakah mutasi yang dibawanya itu menular kepada orang lain atau tidak.

Mengerikan! Virus Corona Bermutasi 32 Kali di Tubuh Perempuan Ini
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Menurut Dr. Juan Ambrosini, ahli penyakit menular di University of Barcelona, kasus seperti ini mungkin hanya terjadi pada pasien HIV yang memiliki masalah dengan sistem imun atau immunocompromise. Perempuan itu diketahui mengalami kondisi serupa.

“Beberapa pasien yang mengalami imunosupresi karena alasan lain (bukan HIV) terlihat membawa virus Corona untuk waktu yang lama. Misalnya, ada laporan kasus orang dengan transplantasi ginjal yang dinyatakan positif selama hampir setahun,” katanya seperti dikutip dari South China Morning Post.

Ahli genetika di University of KwaZulu-Natal di Durban, Tulio de Oliveira, mengatakan bahwa pasien imunosupresi bisa membawa virus Corona lebih lama daripada pasien lainnya.

Mengerikan! Virus Corona Bermutasi 32 Kali di Tubuh Perempuan Ini
Ilustrasi (Foto: Freepik)

“Jika lebih banyak kasus seperti itu ditemukan, itu meningkatkan prospek bahwa infeksi HIV bisa menjadi sumber varian baru hanya karena pasien bisa membawa virus lebih lama,” jelasnya.

Para ahli hanya melihat kasus ini karena perempuan itu merupakan 1 dari 300 orang dengan HIV yang terlibat dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan untuk melihat respons kekebalan tubuh mereka terhadap Covid-19. Selain perempuan itu, peneliti juga menemukan 4 orang lain, yang juga dengan HIV, yang sudah membawa virus Corona lebih dari 1 bulan.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry