Mengenang Jonghyun “SHINee”: Akhir Tragis Si Multitalenta

Mengenang Jonghyun “SHINee”: Akhir Tragis Si Multitalenta
(Foto: allkpop.com)

Baru sepekan yang lalu, persisnya pada tanggal 9 dan 10 Desember lalu, Jonghyun menggelar konser tunggalnya. Baru sepekan yang lalu ia menghibur para penggemarnya. Kini, namanya tinggal kenangan.

Senin (18/12) lalu, ia bunuh diri di apartemennya di Gangnam-Gu, Chungdam-Dong, Seoul, Korea Selatan. Belum diketahui secara jelas mengapa ia mengakhiri hidupnya dengan cara menghirup karbon monoksida. Namun, banyak pihak yang menduga bahwa ia bunuh diri karena depresi. Dugaan itu muncul setelah beredar pesan singkat yang dikirimkan Jonghyun kepada kakak perempuannya beberapa saat sebelum ia bunuh diri.

Baca : Lantaran Depresi, Jonghyun “SHINee” Bunuh Diri

Kepergian lelaki kelahiran 8 April 1990 itu jelas merupakan kehilangan besar untuk dunia hiburan Korea Selatan. Ia adalah salah satu talenta yang mentereng. Bisa bernyanyi, menari, menulis lagu, dan memandu acara.

Mengenang Jonghyun “SHINee”: Akhir Tragis Si Multitalenta
(Foto: google)

Jonghyun terjun ke dunia hiburan Korea Selatan pada tahun 2005 lalu. Ia dipilih oleh SM Entertainment ketika sedang mengikuti sebuah perlombaan menyanyi. Setelah menjalani masa pelatihan selama tiga tahun, dia melakukan debut bersama SHINee pada tahun 2008 lalu dengan album Replay.

Berkat kemerduan suaranya, ia dipilih menjadi vokalis utama boyband beranggota lima orang itu. Dengan cepat ia mendapatkan tempat di hati pencinta musik K-pop berkat suaranya yang merdu dan kemampuannya menari. Dalam sekejap ia menjadi idola anak muda Korea Selatan.

Mengenang Jonghyun “SHINee”: Akhir Tragis Si Multitalenta
(Foto: google)

Tidak hanya dengan SHINee ia menunjukkan talentanya, tetapi juga dengan proyek lain. Salah satunya adalah proyek SM The Ballad. Itu adalah sebuah proyek SM Entertainment yang dibentuk untuk menghadirkan lagi lagu-lagu ballad. Yang juga bergabung dengan proyek ini adalah Jay “TRAX”, Kyuhyun “Super Junior”, dan seorang penyanyi bernama Jino.  Mereka merilis album debut berupa sebuah album mini berjudul Miss You pada 29 November 2010 lalu.

Pada tahun 2015, ia mulai bersolo dengan album mini berjudul Base. Tahun berikutnya ia merilis album studio pertamanya berjudul She Is. Album berisi 9 lagu itu adalah ekspresi dirinya. Semua lagu dalam album itu ia tulis sendiri.

Kariernya sebagai seorang penyanyi solo berjalan baik. Bahkan sangat sukses. Ia mendapat “Bonsang Award” dalam Golden Disk 2016. Ia juga masuk dalam nominasi sebagai “Artis Pria Terbaik” dalam Mnet Asian Music Awards 2016.

Selain menulis lagu dan bernyanyi, ia juga punya talenta yang lain. Ia pandai bercuap-cuap di udara. Ia menjadi penyiar radio MBC selama kurang lebih 3 tahun. Tepatnya sejak 2014—April 2017.

Tiga Faktor

Mengenang Jonghyun “SHINee”: Akhir Tragis Si Multitalenta
(Foto: google)

Rencananya, ia akan menggelar konser tunggal di Jepang pada Februari 2018 mendatang. Ternyata rencana itu tinggal rencana. Ia sudah mengakhiri hidupnya di apartemennya Senin (18/12) lalu.

Melalui Dispatch, sebuah media ternama di Korea Selatan, publik akhirnya tahu bahwa Jonghyun sudah lama mengalami depresi yang berat. Jonghyun mengungkapkan apa dialaminya kepada Nine9, anggota grup Dear Clouds. Keduanya memang sudah berteman selama 5 tahun. Tidak lama setelah kabar tentang kematian Jonghyun merebak, Dispatch bertemu dengan Nine9.

Dari percakapan itu, seperti dilansir dari Allkpop, diketahui bahwa ada 3 hal besar yang mengganjal Jonghyun selama ini. Tiga hal besar itulah yang membuatnya mengakhiri hidupnya sendiri.

Depresi berat

Mengenang Jonghyun “SHINee”: Akhir Tragis Si Multitalenta
(Foto: google)

Pada 1 Desember lalu, Jonghyun dan Nine9 bertemu. Saat itu, Jonghyun bertanya apakah lebih baik ia bertahan atau tidak. Nine9 menyarankannya untuk menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, ia menggelengkan kepala dan berkata bahwa ia sudah lama menjalani perawatan, tapi keadaannya tidak membaik.

Terlalu khawatirkan musiknya

Mengenang Jonghyun “SHINee”: Akhir Tragis Si Multitalenta
(Foto: google)

Menurut Nine9, Jonghyun tidak punya masalah dengan keluarganya. Hubungan mereka baik. Yang menjadi masalahnya adalah musiknya. Ia rupanya begitu khawatir apakah musiknya akan diterima atau tidak. Dalam pertemuan itu, ia sudah menyinggung perihal kematian kepada Nine9.

Merasa tidak berbakat

Mengenang Jonghyun “SHINee”: Akhir Tragis Si Multitalenta
(Foto: google)

Jonghyun, seperti yang diceritakan oleh Nine9, selalu merasa bahwa ia tidak berbakat. Tidak bisa memenuhi harapan publik Korea Selatan. Tidak punya talenta yang bisa dibanggakan. Oleh karena itulah, ia selalu sulit tidur. Ia tidak bisa tidur kalau tidak minum obat tidur. Tidak jarang

Baca juga : Mengapa Asap Batu Bara Bisa Merenggut Nyawa Jonghyun “SHINee”?

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
1
sad
0
angry