Mau Tahu Tempat Terasin di Bumi? Ini Dia…

Tempat treasin di Bumi
Laut Mati (Foto: David Shankbone)

Apa tempat terasin di Bumi? Banyak orang akan menjawab laut. Dan jawaban itu tidak salah.  Harus diketahui bahwa air membentuk lebih dari dua pertiga dari permukaan planet Bumi. Dari jumlah itu, 96% air ada di laut. Dan air laut berisi ribuan miliaran ton garam yang terlarut.

Ketika diminta menyebut salah satu tempat terasin di dunia ini, banyak orang akan menyebut Laut Mati. Mengapa? Karena kadar garam yang ada di laut yang terletak di perbatasan Yordania dan Israel itu memang tinggi. Bahkan 10 kali lebih asin daripada air laut lainnya. Saking tingginya kadar garam di laut itu, orang tidak tenggelam.

Apakah itu berarti bahwa Laut Mati adalah tempat terasin? Ternyata tidak. Laut Mati “hanya” berada pada urutan kelima tempat terasin di dunia. Berikut daftar tempat terasin di Bumi seperti dikutip dari tempo.co:

Upper Kama Basin, Rusia

Tempat treasin di Bumi
(Foto: Wikipedia)

Yang berada pada urutan pertama adalah Upper Kama Basin di Rusia. Tidak begitu mengejutkan karena Rusia adalah negara dengan daratan terbesar di dunia dan merupakan “raksasa garam”. Ini adalah sisa-sisa penguapan laut purba yang terkunci di bawah tanah.

Sebuah tinjauan komprehensif yang diterbitkan pada 1969 menyatakan bahwa Upper Kama Basin yang terletak di sebelah barat Ural adalah rumah bagi beberapa penyimpanan garam terbesar di dunia. Mulai abad ke-15, kota Solikamsk yang didirikan di atas cekungan pertambangan garam, hingga kini, masih menghasilkan kalium (garam kalium).

Goderich, Kanada

Tempat treasin di Bumi
(Foto: reamantravels)

Di mana “tambang” garam tunggal terbesar di dunia? Jawabannya adalah di Goderich, Kanada. “Tambang” yang dioperasikan oleh Kompas Mineral itu mencapai kedalaman 549 m. “Tambang” ini membentang 7 km2 dan menghasilkan 7.250.000 ton garam setiap tahun. Area ini adalah sisa-sisa laut prasejarah dari 420 juta tahun yang lalu.

Salar de Uyuni, Bolivia

Tempat treasin di Bumi
(Foto: unbelievableinfo)

Permukaan dengan garam terbesar di dunia juga ada di Bolivia. Namanya Salar de Uyuni. Cekungan seluas lebih dari 10.500 km2 itu terbentuk ketika mega-danau prasejarah mengering.

Sekarang ini, cekungan itu sekarang terlapisi garam kristal yang membentang sejauh mata memandang. Tempat ini menjadi tempat burung flamingo berkembang biak.

Di bawah kerak kristal itu ada air garam yang kaya akan mineral. Salar de Uyuni berisi setengah pasokan litium dunia. Pemerintah Bolivia baru-baru ini mulai mengeluarkan logam lunak yang berharga itu dan digunakan untuk membuat baterai di gawai elektronik.

Kolam Don Juan di Antartika

Tempat treasin di Bumi
(Foto: myantarcticaresearchtrip.blogspot)

Tempat berikutnya yang juga lebih asin daripada Laut Mati adalah kolam Don Juan di Antartika. Ini adalah sebuah kolam seluas 3 hektare dengan kedalaman hanya 10 cm, tak cukup dalam untuk bisa mendayung di sana. Dua pilot helikopter yang menemukan kolam yang mengandung 44% garam itu memberinya nama kolam Don Juan.

“Penyebab hipersalinitas kolam ini tak sepenuhnya dapat dipahami,” kata Jay Dickson, geolog dari California Institute of Technology di Pasadena, seperti dilansir laman Live Science.

Dickson telah bertahun-tahun mempelajari kolam ini dan merekam bagaimana perubahannya.

“Salah satu faktor penting dari Don Juan adalah dia berupa cekungan tertutup,” kata Dickson.

Sebuah cekungan terbuka memiliki aliran air ke dalam dan keluar. Cekungan tertutup tidak memilikinya, sehingga air dan garam yang dibawa ke kolam tidak bisa keluar. Pada titik ini, air dapat membeku atau menguap.

Kolam Don Juan mengandung banyak garam dan membuat suhunya menjadi dingin mencapai -530 Celsius. Akibatnya adalah jika air menguap, garamnya akan tertinggal dengan sebagian air yang lain.

“Ini adalah proses bagaimana ia bisa begitu pekat,” kata Dickson. Sampai saat ini, para peneliti masih mencari tahu dari mana air garam berasal.

Laut Mati

Tempat terasin di Bumi
(Foto: Tourist Israel)

Laut Mati bukan benar-benar sebuah laut. Laut Mati adalah sejumlah besar air garam yang sebagian tertutup oleh tanah. Ini adalah danau dengan hipersalinitas (hypersaline), memiliki kandungan sodium klorida yang sangat tinggi di dunia. Danau dengan kedalaman 330 m ini secara luas dikenal sebagai titik terendah di darat.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, Laut Mati menyusut. Namun, ahli geologi Israel percaya bahwa Laut Mati akan berangsur stabil dan tak pernah akan mati. Sebagai akibatnya, Laut Mati akan benar-benar menjadi yang terasin di dunia.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry