Manusia Barbie Tertua di Dunia Jalani Operasi Plastik ke-150

Manusia Barbie tertua di dunia
Rachel Evans (Foto: The Sun)

Mungkin inilah gambaran perempuan yang dianggap paling sempurna: berhidung mancung, bermata besar, berpipi dan dagu yang simetris, dan berambut panjang. Gambaran perempuan seperti ini dianggap banyak perempuan telah direpresentasikan dalam wujud boneka Barbie. Boneka ciptaan Ruth Handler itu diluncurkan oleh Mattel, Inc. pada tahun 1959.

Sejak peluncuran pertama itu, boneka Barbie menjadi boneka paling favorit. Sekaligus boneka dengan paling banyak kontroversi dan parodi.  Boneka ini telah dijual berjuta-juta keping di seluruh dunia.

Manusia Barbie tertua di dunia
Boneka Barbie (Foto: The Sun)

Saking sempurnanya gambaran seorang perempuan dari si Barbie itu, banyak perempuan yang ingin menjadi seperti Barbie. Ingin menjadi perempuan dengan hidung paling mancung di dunia, dengan mata besar, dengan pipi dan dagu yang simetris, dan dengan rambut yang panjang. Salah satu perempuan itu adalah Rachel Evans.

Rachel disebut-sebut sebagai “manusia Barbie” tertua di Inggris, bahkan di dunia. Perempuan berusia 48 tahun itu, sepanjang hidupnya, berkali-kali melakukan operasi untuk menjadi persis seperti Barbie. Dan tahun ini, dia baru saja menjalani operasi plastik yang ke-150 kali untuk menjadi seperti Barbie.

Manusia Barbie tertua di dunia
(Foto: The Sun)

“Saya ingin menjadi perempuan paling plastik di dunia ketika saya berusia 50 tahun. Lirik lagu Barbie Girl, ‘Life in plastic, it’s fantastic’ adalah moto saya,” katanya seperti dilansir The Sun.

Demi mewujudkan ambisinya untuk menjadi “Barbie hidup” ia mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Ia diketahui sudah mengeluarkan uang sebesar 32 ribu poundsterling atau setara dengan Rp580 juta dalam 13 tahun terakhir ini untuk menjalani operasi plastik.  Dan ia baru saja menjalani operasi plastik yang ke-150.

Manusia Barbie tertua di dunia
(Foto: The Sun)

Operasi plastik yang ia jalani itu adalah facelift. Operas itu menelan biaya sebesar 500 poundsterling atau setara dengan Rp9 juta untuk facelift. Dan ini adalah operasi keenam yang dilakukannya pada tahun ini.

Sebulan sebelumnya, ia melakukan facelift non-bedah untuk menjaga wajahnya tetap kencang. Facelift merupakan prosedur perawatan dengan menggunakan jarum dan benang polydioxanine (PDO).

Manusia Barbie tertua di dunia
(Foto: The Sun)

“Prosedur itu menyentak kulit kendor di sekitar pipi, mulut, dan daerah rahang untuk menghasilkan ekspresi seperti boneka secara permanen,” katanya.

Saking seringnya menjalani operasi plastik, ia mengaku sudah kebal rasa sakit. Pemulihan yang biasanya berlangsung lama justru hanya dijalaninya sekitar dua hari. Rencananya, ia akan menjalani 7 operasi plastik lagi sebelum berusia 50 tahun. Ia ingin menjalani operasi hidung, pengencangan leher, dan botoks.

Manusia Barbie tertua di dunia
(Foto: Mirror)

“Saya terus menjalani operasi ini untuk menyempurnakan wajah agar terlihat seperti boneka plastik paling terkenal di dunia, Barbie,” katanya.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry