Madu: Si Manis dengan Sejuta Manfaat

Madu: si manis yang kaya manfaat
(Foto: google)

Selain air dan karbohidrat, madu mengandung banyak sekali nutrisi. Beberapa yang bisa disebut, antara lain, vitamin B, vitamin C, kalsium, zat besi, dan sodium. Karena kandungannya itu, madu digunakan baik untuk menyembuhkan penyakit atau gangguan kesehatan maupun untuk merawat kecantikan.

Dari dunia kesehatan, sudah sejak dulu madu digunakan untuk meredakan beberapa penyakit seperti batuk, alergi, diare, dan asma. Tidak jarang juga madu digunakan untuk menyembuhkan luka. Sementara dari dunia kecantikan, madu sering digunakan untuk, misalnya, mengatasi jerawat dan menyembuhkan kulit yang gatal.

Berikut ini beberapa manfaat madu yang pantas kamu ketahui. Kamu bisa menggunakannya untuk meredakan penyakit dan merawat kesehatan dan kecantikan.

Meredakan Batuk

Madu: si manis yang kaya manfaat
Ilustrasi (Foto: google)

Sudah sejak dulu madu digunakan untuk mengobati batuk. Mengapa? Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa madu bisa memicu produksi air liur dan lendir. Semakin basah tenggorokan, semakin besar kemungkinan batuk untuk reda. Dengan demikian, minum madu sebelum tidur adalah salah satu cara untuk meredakan batuk, baik pada orang dewasa maupun anak-anak yang berusia dua tahun ke atas. Khasiatnya sama dengan obat batuk yang mengandung dextromethorphan.

Menyembuhkan luka

Madu: si manis yang kaya manfaat
Ilustrasi: madu dapat menyembuhkan luka (Foto; healthannotation.com)

Banyak orang tidak tahu bahwa sebenarnya madu bisa menyembuhkan luka. Madu bisa menyembuhkan luka karena nutrisi dan bahan kimianya bisa mempercepat proses penyembuhan luka dengan cara mengurangi rasa sakit, mengurangi infeksi, dan mengurangi nanah dan bau tidak sedap. Jenis-jenis luka yang bisa disembuhkan dengan madu, antara lain, adalah luka bakar, lecet, luka pascaoperasi, borok kaki kronis, dan bisu.

Mengatasi Diabetes

Madu: si manis yang kaya manfaat
Ilustrasi (Foto: bestoffers.space)

Para ilmuwan melakukan sejumlah penelitian untuk mengetahui seperti apa hubungan antara mengonsumsi madu dan diabetes. Dari penelitian-penelitian itu akhirnya diketahui bahwa mengonsumsi madu setiap hari berpengaruh besar terhadap penurunan kadar gula darah. Tidak hanya kadar gula darah yang turun, tetapi juga kadar kolesterol dan berat badan penderita diabetes.

Sariawan karena radioterapi

Madu: si manis yang kaya manfaat
Ilustrasi: madu dapat mencegah sariawan (Foto: searchherbalremedy.com)

Hasil penelitian klinis tentang madu menunjukkan bahwa madu bisa menurunkan risiko terkena sariawan karena radioterapi. Minum madu sekitar 20 ml bisa mengurangi tingkat keparahan sariawan, menurunkan berat badan, dan mengurangi rasa nyeri saat menelan karena radiasi dalam proses pengobatan kanker di kepala dan leher.

Menyembuhkan maag kronis

Madu: si manis yang kaya manfaat
Ilustrasi (Foto: google)

Ini adalah kabar baik untuk para penderita maag kronis: madu dapat menyembuhkan maag kronis. Caranya adalah dengan menenangkan lapisan lambung dan menghancurkan bakteri yang ada di dalam lambung. Dari berbagai penelitian yang dilakukan, para ahli kesehatan yakin bahwa kandungan madu dapat menyembuhkan berbagai luka borok, khususnya tukak lambung yang disebabkan oleh bakteri berbentuk spiral yang disebut Helicobacter pylori. Jika bakteri ini masih menempel pada sel-sel lambung, bakteri itu akan melemahkan mekanisme pertahanan lambung dan merangsang produksi asam lambung yang berlebihan, sehingga menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan di lambung.

Memusnahkan bakteri

Madu: si manis yang kaya manfaat
(Foto: google)

Tidak hanya Helicobacter pylori yang bisa diberantas dengan madu, tetapi juga banyak bakteri berbahaya lain seperti E. coli, salmonella, methicillin-resistant staphylococcus aureus, dan pseudomonas aeruginosa. Bakteri-bakteri ini dapat menyerang dan merusak sel-sel tubuh.

Meningkatkan stamina

Madu: si manis yang kaya manfaat
Ilustrasi: madu dapat meningkatkan stamina (Foto: imgur.com)

Dulu, leluhur kita selalu minum segelas madu setiap pagi. Mengapa? Karena mereka yakin bahwa madu dapat meningkatkan stamina. Keyakinan mereka itu kemudian diperkuat oleh sejumlah penelitian. Para peneliti yakin bahwa mengonsumsi madu setiap hari akan meningkatkan proses metabolisme tubuh. Jika proses metabolisme meningkat, stamina juga meningkat.

Mempertajam daya ingat

Madu: si manis yang kaya manfaat
Ilustrasi: madu dapat menguatkan daya ingat (Foto: anotherindian.com)

Kamu punya gangguan short term memory? Tidak bisa atau susah mengingat sesuatu? Jika ya, minum saja madu. Berbagai kandungan di dalamnya diketahui dapat meningkatkan daya ingat. Disarankan minum 20 ml madu setiap hari.

Mencegah kanker

Madu: si manis yang kaya manfaat
Ilustrasi: madu bisa mencegah kanker dan penyakit jantung (Foto: freepik.com)

Madu diketahui mengandung banyak antioksidan. Kandungan ini dapat mengurangi dan mencegah risiko terjadinya kanker. Selain kanker, madu ternyata juga dapat mengurangi risiko terjadinya serangan jantung. Oleh karena itu, minumlah madu setiap hari.

Selain beberapa poin yang sudah disebutkan di atas, madu juga masih punya banyak manfaat yang lain seperti mengatasi kulit gatal dan iritasi akibat paparan sinar matahari. Kamu dianjurkan untuk minum madu setiap hari agar tetap sehat dan bugar.

#YUKKpakeYUKK

2
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry