Kelamaan di Depan Laptop Bisa Picu Computer Vision Syndrome

Kelamaan di Depan Laptop Bisa Picu Computer Vision Syndrome
Ilustrasi (Foto: Pexels)

Terlalu lama duduk dan menatap layar komputer atau laptop bisa memicu masalah kesehatan yang serius. Salah satunya adalah computer vision syndrome. Kondisi ini ditandai dengan mata yang memerah, berair, gatal, dan kadang-kadang hingga sakit kepala.

“Ini akibat bekerja terlalu lama dengan komputer karena bekerja dengan komputer adalah bekerja dengan jarak yang sama dan terus-menerus, berjam-jam,” kata dr. Sidik, SpM(K),  Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan.

Kelamaan di Depan Laptop Bisa Picu Computer Vision Syndrome
Ilustrasi (Foto: Pexels)

Apakah sebenarnya computer vision syndrome itu? Itu adalah gejala kelelahan pada mata. Hal ini terjadi karena mata melihat layar komputer dengan jarak tertentu secara terus-menerus, bahkan sampai berjam-jam. Akibatnya adalah terjadinya kekakuan pada otot mata, sehingga saat melihat ke arah jauh, objek terlihat ganda atau buram.

Untuk mencegah hal ini, dr. Sidik menyarankan orang untuk menggunakan komputer maksimal selama 2 jam lalu diselingi dengan istirahat 10—15 menit.

“Istirahat artinya berhenti dari melihat layar komputer maupun gawai. Bukan berarti istirahat terus melihat gawai,” katanya.

Kelamaan di Depan Laptop Bisa Picu Computer Vision Syndrome
Ilustrasi (Foto: Pexels)

Istirahat yang dimaksud adalah melihat objek yang jauh atau dengan menutup mata. Biasanya disebut dengan rule of twenty. Artinya adalah setelah 20 menit menatap layar komputer, mata beristirahat selama 20 detik dengan melihat objek pada jarak 20 kaki atau sekitar 6 m.

“Itu akan mengurangi beban mata. Istirahatkan mata sejenak kemudian bekerja kembali,” sarannya.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry