Kamu Harus Tahu: Bayam Bisa Kurangi Risiko Kanker Usus Besar

Kamu Harus Tahu: Bayam Bisa Kurangi Risiko Kanker Usus Besar
Bayam (Foto: Pexels)

Salah satu jenis sayuran yang sangat populer di Indonesia adalah bayam. Sayuran ini menjadi pilihan banyak orang yang sedang menjalani diet karena kaya akan serat dan rendah kalori. Selain itu, sayuran ini juga mengandung banyak nutrisi lainnya seperti vitamin A, B kompleks, C, E, magnesium, zat besi, asam folat, kalsium, dan kalium.

Manfaat sayuran ini cukup banyak. Mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga mencegah kanker. Baru-baru ini, sebuah penelitian yang dilakukan di Texas A&M University menunjukkan bahwa bayam dapat mengurangi risiko kanker usus besar atau kanker kolorektal.

Kamu Harus Tahu: Bayam Bisa Kurangi Risiko Kanker Usus Besar
(Foto: kayuagung.com)

Dalam studi itu, para peneliti menemukan fakta bahwa konsumsi sayur bayam bisa menghambat pertumbuhan polip di usus besar. Polip adalah benjolan kecil yang tumbuh pada bagian dalam usus besar. Pada umumnya, polip usus tidak berbahaya. Namun, beberapa jenis polip bisa menjadi ganas dan berkembang menjadi kanker usus besar.

Para peneliti melakukan uji coba pada tikus yang memiliki polip. Tikus itu diberi makan bayam kering selama 26 minggu. Hasilnya adalah perkembangan polip pada tikus yang makan bayam lebih lambat dibandingkan yang tidak makan bayam.

Kamu Harus Tahu: Bayam Bisa Kurangi Risiko Kanker Usus Besar
Ilustrasi (Foto: The Healthy)

Para peneliti lalu melakukan analisis menggunakan metodologi multi-omics untuk mengetahui mengapa bayam efektif dalam mengurangi risiko kanker usus besar. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan asam lemak berperan besar dalam menghambat polip.

“Ketika kami melihat data metabolisme, tidak ada klorofil. Ternyata asam lemak dan turunan asam linoleat yang menyebabkan efek menguntungkan,” kata Roderick Dashwood, salah seorang peneliti, seperti dikutip dari Medical News Today.

Kamu Harus Tahu: Bayam Bisa Kurangi Risiko Kanker Usus Besar
Kreasi bayam (Foto: Endeus TV)

Dari hasil penelitian ini, para peneliti menyarankan semua orang untuk makan bayam.

“Semakin cepat, semakin baik. Anda tidak harus menunggu sampai polip muncul untuk mulai melakukan hal-hal pencegahan semacam ini,” kata Dashwood.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry