Kamu Harus Tahu: 5 Jenis Ikan Ini Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berlebihan    

Kamu Harus Tahu: 5 Jenis Ikan Ini Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berlebihan    
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Orang disarankan untuk makan banyak ikan. Mengapa? Karena ikan mengandung banyak gizi penting untuk kesehatan dan perkembangan orang-organ tubuh. Mulai dari protein hingga berbagai mineral penting seperti magnesium, kalium, dan seng.

Melihat banyaknya kandungan gizi dalam seekor ikan, hingga saat ini, masyarakat masih digerakkan untuk makan ikan secara rutin. Bahkan diharuskan makan ikan setiap hari. Meskipun demikian, ada beberapa jenis ikan yang disarankan untuk tidak dimakan secara berlebihan.

Apa saja jenis ikan yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan? Beriktu beberapa di antaranya:

Tenggiri

Kamu Harus Tahu: 5 Jenis Ikan Ini Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berlebihan    
(Foto: Freepik)

Mackerel alias ikan tenggiri biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pempek atau diolah sebagai lauk. Namun, ikan ini mengandung merkuri. Jika dikonsumsi berlebihan, kandungan ini bisa memicu berbagai penyakit. Dikutip dari halodoc, merkuri berisiko mengganggu berbagai organ tubuh seperti otak, jantung, ginjal, paru-paru, dan sistem kekebalan tubuh.

Tuna

Kamu Harus Tahu: 5 Jenis Ikan Ini Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berlebihan    
(Foto: Freepik)

Ikan tuna diketahui sebagai sumber asam lemak omega 3. Namun, seperti dikutip dari Healthline, sebaiknya tuna tidak dikonsumsi berlebihan karena terdapat kandungan methylmercury. Polutan ini bisa menjadi racun untuk tubuh jika berlebihan. Dalam jangka panjang, methylmercury bisa mengganggu pertumbuhan anak, masalah penglihatan, pendengaran, dan gangguan wicara.

Batas atas kadar methylmercury yang aman untuk manusia adalah sekitar 0,1 mikrogram per kilogram berat badan. Ini berarti anak dengan berat badan 25 kg hanya bisa mengonsumsi tuna kaleng atau tuna putih seberat 75 g tiap 19 hari. Sedangkan ibu hamil disarankan untuk makan tuna tidak lebih dari dua kali seminggu.

Belut

Kamu Harus Tahu: 5 Jenis Ikan Ini Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berlebihan    
(Foto: Freepik)

Belut mengandung banyak lemak dan mudah menyerap polutan industri atau peternakan. Di Eropa, belut terbilang punya kontaminasi tinggi terhadap merkuri. Dikutip dari laman Boston, belut disajikan matang sebab darah belut mengandung racun. Terdapat protein beracun yang bisa mengakibatkan kram otot, termasuk otot jantung. Proses memasak akan membuka lipatan protein dan membuatnya tidak berbahaya.

Tilefish

Kamu Harus Tahu: 5 Jenis Ikan Ini Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berlebihan    
(Foto: Cast and Spear)

Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat menyarankan orang untuk menghindari ikan ini sebab kandungan merkurinya tinggi. Sebenarnya hampir semua ikan di laut mengandung merkuri. Namun, menurut laporan Mashed, konsentrasi merkuri tinggi ada pada tilefish, ikan pedang (swordfish), dan hiu. Ikan-ikan ini berada di rantai makanan terakhir dan hidup lebih lama daripada ikan-ikan kecil.

Tilapia

Kamu Harus Tahu: 5 Jenis Ikan Ini Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berlebihan    
(Foto: Ocean Treasure)

Ikan tilapia tidak mengandung banyak jenis lemak sehat. Justru lemak pada ikan ini kebanyakan merupakan lemak tidak sehat seperti pada lemak babi. Jika ikan ini dikonsumsi berlebihan, kadar kolesterol akan naik dan tubuh makin sensitif terhadap alergen.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry