Inilah Rahasia Awet Muda Para Samurai

Rahasia umur panjang para samurai
Para Samurai (Foto: Japan Guide)

Mengapa orang Jepang awet muda dan panjang umur? Sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk mengungkap rahasia itu. Termasuk sebuah penelitian yang hasilnya baru-baru ini dipublikasikan.

Menurut hasil penelitian itu, tanaman yang bernama Angelica keiskei koidzumi adalah kunci rahasia itu. Tanaman itu dikenal dengan nama ashitaba. Tanaman itulah yang dipercaya masyarakat Jepang secara turun-temurun dapat memperpanjang usia, menyehatkan, dan memperlambat proses penuaan. Habitat asli tanaman ini adalah di Eropa Utara, Korea, Jepang, dan Cina.

Tanaman ini telah menjadi makanan pokok seorang Samurai, aristrokrat dari golongan kestria, selama ribuan tahun. Tanaman ini punya kemampuan untuk meremajakan. Apabila daunnya dipotong pada pagi hari, maka dia akan tumbuh kembali pada hari berikutnya.

Rahasia umur panjang para samurai
Salah satu samurai (Foto: Wikipedia)

Menurut para ilmuwan, senyawa yang terdapat di dalam tanaman ashibata ini merupakan salah satu yang terbaik dalam memperlambat proses penuaan. Daun ini pun disebut sebagai “tomorrow’s leaf”. Dikenal sebagai DMC. Ketika senyawa itu diberikan kepada lalat buah dan cacing, senyawa itu akan memperpanjang umur hewan tersebut hingga 20 persen. Senyawa ini pulalah yang mencegah penuaan dalam sel manusia.

Menurut Frank Madeo dari University of Graz di Austria, seperti dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications, senyawa dalam tanaman tersebut dapat diubah menjadi obat. Efeknya sangat baik, sama dengan ketika seseorang berpuasa.

“Efek dari senyawa tersebut dapat menguntungkan. Sama dengan puasa. Itu lebih efektif dibandingkan dengan diet tertentu seperti pembatasan kalori. Tak bisa disangkal, sebagian besar orang merasa kesulitan untuk mematuhi aturan tersebut dalam jangka waktu lama. Menariknya kami bisa mendeteksi DMC di daun tanaman Angelica keiskei koidzumi yang efeknya dapat meningkatkan umur panjang dan meningkatkan kesehatan,” jelasnya seperti dikutip The Guardian.

Rahasia umur panjang para samurai
Tanaman Angelica keiskei koidzumi (Foto: Amana Images RF/Telegraph)

Para ilmuwan berharap agar DMC dapat dimanfaatkan untuk merangsang tubuh membersihkan sel-sel tua atau penyakit untuk membuka jalan bagi sel baru yang lebih sehat. Proses ini disebut autophagy. Ketika autophagy tidak berfungsi, muncul penyakit yang berkaitan dengan usia, termasuk gangguan neurodegeneratif, ketika molekul beracun atau rusak menumpuk di dalam sel.

Ashitaba secara tradisional telah digunakan sebagai obat untuk meningkatkan pencernaan, mempercepat penyembuhan luka, dan mencegah infeksi. Tanaman ini juga sering dijadikan pakan ternak. Sapi yang makan tanaman ini akan sehat dan menghasilkan susu terbaik.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry