Inilah Ciri-Ciri Lelaki dengan Sperma Sehat

Ciri-Ciri laki-laki dengan sperma sehat
Ilustrasi (Foto: Men’s Journal)

Bagaimana mengetahui kualitas sperma seorang lelaki? Bagaimana seseorang bisa tahu bahwa lelaki A punya sperma yang sehat dan lelaki B tidak? Bagaimana seorang lelaki tahu bahwa konsentrasi spermanya lebih kuat daripada lelaki lainnya?

Sangat tidak mudah. Tanpa pemeriksaan dokter, hal itu tidak bisa diketahui sepenuhnya. Namun, ada beberapa tanda lahiriah yang dianggap bisa menjadi penunjuk apakah lelaki itu punya sperma yang sehat atau tidak.

Berikut ini, seperti dilansir Men’s Health, ada beberapa ciri lelaki dengan sperma sehat dan kuat.

Tubuh ideal

Ciri-Ciri laki-laki dengan sperma sehat
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Sekelompok ilmuwan dari Belanda melakukan penelitian untuk mengetahui kualitas sperma seorang lelaki. Dari penelitian itu, mereka mengambil kesimpulan bahwa pria dengan lingkar pinggang 40 inci atau lebih besar memiliki konsentrasi sperma yang kuat. Pergerakan sperma mereka pun terbilang normal.

Penelitian ini jelas merupakan sebuah sumbangan yang berarti. Namun, para peneliti belum begitu yakin terhadap penemuan itu. Menurut mereka, terlalu besar berat badan—terutama perut—dapat mengganggu pelepasan hormon seksual, serta produksi dan perkembangan sperma.

Wajah kurang maskulin

Ciri-Ciri laki-laki dengan sperma sehat
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Sebuah penelitian dilakukan di Spanyol dan Finlandia. Dari penelitian itu, para peneliti menemukan bahwa pria berwajah maskulin (lebar dan luas) cenderung memiliki kualitas sperma yang lebih rendah daripada yang berwajah sedikit feminim. Mengapa? Karena energinya didistribusikan ke sejumlah komponen lainnya.

“Jika pria lebih banyak menggunakan sumber dayanya untuk memproduksi sperma, maka dia mungkin lebih sedikit mengeluarkan energinya untuk mengembangkan ciri-ciri seksual pria seperti maskulinitas wajah,” terang Jukka Kekalainen, penulis hasil penelitian.

Nada suara tinggi

Ciri-Ciri laki-laki dengan sperma sehat
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Lelaki bersuara rendah dan berat lebih dianggap “macho”. Namun, hal itu tidak berkaitan dengan kualitas sperma. Penelitian yang dilakukan di University of Western, Australia, menunjukkan bahwa pria dengan nada suara yang tinggi cenderung memiliki sperma yang lebih baik. Sementara lelaki bersuara serak dan rendah memiliki konsentrasi sperma yang lebih rendah saat ejakulasi. Leigh Simmons, penulis hasil penelitian ini, mengatakan bahwa hal ini berhubungan dengan tingkat hormon testosteron.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry