Inilah Bahaya Memakai Bra Terlalu Lama dan Terlalu Ketat

Jangan pakai bra terlalu lama dan terlalu ketat
Ilustrasi (Foto: fimela.com)

Sejumlah penelitian dalam dunia kesehatan sudah menunjukkan dengan jelas bahwa beberapa penyakit atau masalah kesehatan muncul karena pengaruh dari luar. Salah satunya adalah dari apa yang dipakai atau dikenakan. Pemakaian pakaian yang terlalu ketat atau terlalu sering, misalnya, bisa memicu beragam masalah kesehatan.

Salah satu contoh penyakit yang bisa disebut adalah paresthesia. Itu adalah penyakit yang berhubungan dengan perasaan sakit atau abnormal seperti kesemutan, rasa panas seperti terbakar, dan sebagainya. Menurut Dr. Malvinder Parmar dari Timmins & District Hospital, Ontario, Kanada, penyakit itu bisa muncul karena terlalu seringnya orang mengenakan celana ketat. Hasil penelitian itu ia tuangkan dalam Canadian Medical Association Journal.

Jangan pakai bra terlalu lama dan terlalu ketat
(Foto: nikita.grid.id)

Sama seperti celana ketat yang dapat menyebabkan paresthesia pada area pinggang atau paha, pemakaian bra yang sama dalam jangka waktu yang lama pun bisa memicu masalah yang serius pada payudara. Salah satu masalah serius itu adalah kanker payudara. Di Indonesia, kanker payudara masih merupakan penyebab kematian tertinggi.

Mengapa memakai bra yang sama dalam waktu yang lama bisa memicu munculnya kanker payudara? Dari sebuah penelitan yang dilakukan di Amerika, Bra and Breast Cancer Study, para ilmuwan akhirnya tahu bahwa wanita yang mengidap kanker payudara mempunyai kebiasaan memakai bra yang ketat terlalu lama setiap hari. Bahkan lebih dari 12 jam setiap hari. Jika dipakai lebih dari 12 jam setiap hari, bra yang ketat itu akan menaikkan risiko terkena kanker menjadi 113 kali lipat. Hal itu bisa terjadi karena bra yang ketat itu memberikan tekanan yang besar pada payudara, khususnya pada sistem limfatik.

Jangan pakai bra terlalu ketat dan terlalu lama
Ilustrasi (Foto: aliexpress.com)

Perempuan harus tahu bahwa ketika dia memakai bra ketat, payudaranya akan tertekan. Tekanan itu akan menutup jalur limfatik dari payudara ke kelenjar. Karena jalur limfatik tertutup, terjadilah penumpukan cairan, pembengkakan, nyeri, dan pembentukan kista. Dari penelitian itu, para ilmuwan menyarankan perempuan untuk tidak boleh memakai bra lebih dari 12 jam setiap hari.

Selain kanker payudara, seperti dilansir jawapos.com, masih ada beberapa masalah kesehatan lain yang bisa timbul karena pemakaian bra yang terlalu lama. Berikut beberapa di antaranya:

Nyeri leher

Jangan pakai bra terlalu ketat dan terlalu lama
Ilustrasi (Foto: google)

Salah satu hal yang dikeluhkan perempuan adalah nyeri leher. Nyeri leher ini bisa muncul karena mereka memakai bra yang tidak tepat ukuran. Jika tidak tepat, tali bra bisa menekan saraf leher dan menyebabkan sakit leher kronis.

Nyeri punggung

Jangan pakai bra terlalu ketat dan terlalu lama
Ilustrasi (Foto: Sciaticatreatment)

Masalah lain yang muncul karena pemakaian bra selama berjam-jam adalah nyeri punggung. Mengapa? Karena tali bra bisa menekan otot-otot punggung.

Gangguan pernapasan

Jangan pakai bra terlalu ketat dan terlalu lama
Ilustrasi (Foto: google)

Bra yang terlalu ketat atau bra dengan kawat yang sangat tebal di bagian bawah bisa mempengaruhi tulang rusuk dan otot, sehingga mengganggu proses pernapasan.

Masalah pencernaan

Jangan pakai bra terlalu ketat dan terlalu lama
Ilustrasi (Foto: google)

Ada beberapa bra yang berupa korset. Bra jenis ini dapat menyebabkan banyak tekanan pada otot diafragma dan perut. Tekanan yang berlebihan itu dapat mengganggu proses pencernaan.

 

#YUKKpakeYUKK

 

 

 

1
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry