Indonesia, Sambutlah Hendra/Ahsan, Sang Juara Dunia 2019

Hendra/Ahsan Raih Juara Dunia 2019
Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan raih gelar maura dunia ketiga di Swiss (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Sejarah sudah ditorehkan di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Minggu (25/8) malam lalu. Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menjadi juara dunia. Ganda putra nomor 2 dunia itu meraih gelar tertinggi dalam Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 setelah mengalahkan unggulan ke-12 dari Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayasih.

Gelar ini menjadi kado manis untuk Indonesia yang baru saja merayakan ulang tahun kemerdekaannya. Juga menjadi kado terindah untuk Hendra yang pada hari final digelar itu merayakan ulang tahunnya yang ke-35. Ia dicatat dalam sejarah sebagai pebulu tangkis tertua yang meraih gelar juara dunia.

Hendra/Ahsan Raih Juara Dunia 2019
(Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Sebelum final dari partai ganda campuran itu digelar, kedua pasangan ini dianggap punya kesempatan yang sama besar untuk merengkuh gelar juara. Bahkan tidak sedikit yang mengira bahwa pasangan Jepang bakalan menang. Pasalnya, mereka masih muda dan berenergi. Tambahan lagi, mereka mengalahkan unggulan-unggulan sebelum menginjak babak final. Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, rekan senegara yang menjadi unggulan 3, mereka kalahkan. Demikian juga Li Junhui/Liu Yu Chen, unggulan 2.

Tidak sedikit yang melihat bahwa justru The Daddies-lah, sebutan untuk pasangan Hendra/Ahsan, yang akan keluar sebagai jawara. Mereka punya catatan yang lebih baik atas pasangan Jepang itu. Pertemuan pertama mereka terjadi pada babak semifinal Indonesia Open 2019 lalu. Ketika itu, mereka menang.

Hendra/Ahsan Raih Juara Dunia 2019
(Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Selain didukung rekor head-to-head, Hendra/Ahsan juga punya faktor lain yang tidak dimiliki pasangan Jepang itu. Faktor pengalaman dan kekuatan mental. Mereka memang tidak lagi muda. Namun, mental mereka sudah sangat matang. Mereka bisa sangat tenang pada babak-babak puncak sebuah kejuaraan besar. Bahkan sangat tenang pada poin-poin kritis dalam sebuah pertandingan yang menentukan. Dan fakta menunjukkan bahwa yang menang mentallah yang akan keluar sebagai pemenang.

Hendra/Ahsan Raih Juara Dunia 2019
(Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Faktor terakhir itulah yang diperlihatkan Hendra/Ahsan pada Minggu (25/8) malam itu. Duel sengit tersaji pada set pertama. Terjadi kejar-kejaran poin hingga interval dimana Hoki/Kobayasih unggul 11-8.

Setelah jeda, kembali pertarungan sengit diperlihatkan kedua pasangan ini. Hoki/Kobayasih menjauh dengan skor 16-13 sebelum akhirnya disamakan Hendra/Ahsan. Kejar-kejaran itu terjadi lagi hingga kedudukan 20-20. Hendra/Ahsan memenangi set pertama dengan skor 25-23.

Hendra/Ahsan Raih Juara Dunia 2019
(Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Pada set kedua, Hendra/Ahsan terlihat tidak bisa mengimbangi kecepatan Hoki/Kobayasih. Mereka tertinggal jauh sejak awal game kedua. Pasangan muda dari Jepang itu lantas mengunci set kedua dengan skor yang sangat telak, 21-9.

Rupanya melepaskan set kedua ketika jarak semakin lebar adalah strategi Hendra/Ahsan. Baru pada set ketiga mereka bangkit dan unggul hingga 6-2.  Hoki/Kobayasih sempat mendekat dengan skor 5-7. Namun, Hendra/Ahsan tetap fokus. Mereka memimpin 11-7 pada interval game penentuan.

Hendra/Ahsan Raih Juara Dunia 2019
Merah Putih berkibar tinggi (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Hoki/Kobayasih berusaha mengejar selepas interval dan memangkas jarak menjadi 11-13. Namun, Hendra/Ahsan tidak lengah. Mereka melebarkan jarak menjadi. Lalu mengunci kemenangan dengan skor 21-15.

Gelar ini menjadi gelar juara dunia ketiga mereka sebagai pasangan. Gelar pertama mereka raih di China pada tahun 2013 silam. Yang kedua pada tahun 2015 di Jakarta.

Hendra/Ahsan Raih Juara Dunia 2019
Fajar Rian yang dikalahkan Hendra Ahsan pada babak semifinal meraih medali perunggu (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Untuk Hendra, gelar ini menjadi gelar juara dunia keempatnya. Sebelum meraihnya bersama Ahsan, ia sudah mencicipi gelar bergengsi itu pada tahun 2007 lalu di Malaysia. Ketika itu, ia berpasangan dengan Markis Kido.

Tahun ini dianggap sebagai tahun terbaik Hendra/Ahsan setelah disatukan lagi pada tahun 2018 lalu. Sebelum meraih gelar juara dunia ini, mereka sudah meraih gelar juara All England Open 2019 dan New Zealand Open 2019. Bersama Kevin/Marcus, mereka menciptakan all Indonesian final pada Indonesia Masters 2019, Indonesia Open 2019, dan Japan Open 2019.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry