Indonesia Dipastikan Mengalami Resesi; Apa yang Harus Kamu Lakukan?

News | 23 September 2020
Indonesia Dipastikan Mengalami Resesi; Apa yang Harus Kamu Lakukan?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Wabah virus Corona membawa dampak yang besar terhadap dunia ekonomi. Seperti sejumlah negara lainnya, Indonesia pun dipastikan mengalami resesi. Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati setelah Kementerian Keuangan melakukan revisi atas perkiraan angka pertumbuhan tahun ini dari minus 1,1% hingga positif 0,2% menjadi minus 1,7% hingga minus 0,6%.

“Kemenkeu lakukan revisi forecast. Sebelumnya, untuk tahun ini, minus 1,1% hingga positif 0,2%. Yang terbaru, minus 1,7% sampai minus 0,6%. Ini artinya negative territory terjadi pada kuartal III dan kemungkinan masih berlangsung pada kuartal IV yang kita berusaha mendekati nol atau positif,” katanya dalam konferensi pers virtual APBN KiTA, Selasa (22/9) lalu.

Yang menjadi pertanyaan adalah apa yang harus dilakukan dalam masa resesi ini?  Yusuf Rendy Manilet, ekonom dari Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia, mengatakan bahwa masyarakat harus tetap tenang. Itulah hal terpenting yang harus dilakukan masyarakat. Jika masyarakat panik atau khawatir berlebihan, dampak resesi bisa lebih parah.

Indonesia Dipastikan Mengalami Resesi; Apa yang Harus Kamu Lakukan?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

“Masyarakat jangan panik dalam menghadapi resesi. Kepanikan dari masyarakat justru bisa memperburuk kondisi dalam resesi,” sarannya seperti dikutip dari detikcom.

 Selama masa resesi ini, masyarakat perlu mengurangi kegiatan konsumsi yang berlebihan. Dengan begitu, masih ada dana yang bisa dipakai jika ternyata resesi berlanjut hingga akhir tahun.

“Resesi menjadi tidak terhindarkan di tengah kasus Covid-19. Untuk itu, kurangi kegiatan konsumsi yang tidak diperlukan sebagai bentuk persiapan jika resesi berlanjut,” tambahnya.

Indonesia Dipastikan Mengalami Resesi; Apa yang Harus Kamu Lakukan?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Dalam situasi seperti ini, masyarakat diharapkan untuk menghidupkan kembali kegiatan sosial di lingkungan masing-masing untuk saling membantu.

“Aktifkan organisasi atau kegiatan sosial masyarakat di lingkup terkecil seperti RT dan RW. Fungsinya untuk menjadi garda pertama jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan di tengah resesi,” sarannya.

Pengeluaran yang tidak perlu sebaiknya dihindari. Masyarakat justru harus menyiapkan dana darurat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga seperti terjadinya PHK (pemutusan hubungan kerja) dan jatuh sakit.

Indonesia Dipastikan Mengalami Resesi; Apa yang Harus Kamu Lakukan?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

“Persiapkan dana darurat untuk antisipasi hilangnya pendapatan, bahkan pekerjaan, karena resesi artinya perusahaan di hampir seluruh sektor akan lakukan efisiensi karyawan. Dana darurat juga berkaitan dengan dana kesehatan apabila mendadak sakit,” tambah Bhima Yudhistira, ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF).

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry