Hanya Punya Lubang Angin, Lalu Bagaimana Burung Kawin?

Hanya Punya Lubang Angin, Lalu Bagaimana Burung Kawin?
Ilustrasi (Foto” Shutterstock)

Apakah burung punya organ reproduksi? Bagaimana mereka kawin? Apakah seperti binatang lainnya? Apakah mereka kawin di atas udara?

Pertanyaan itu mungkin sekilas terdengar sangat sederhana? Namun, harus diakui bahwa tidak banyak orang yang tahu bagaimana persisnya burung kawin. Bahkan mungkin tidak banyak yang tahu bahwa burung jantan tidak punya penis.

Hanya Punya Lubang Angin, Lalu Bagaimana Burung Kawin?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Dikutip YUKK dari Live Science, burung tidak memiliki organ seksual yang sama seperti mamalia. Burung jantan memiliki testis dan burung betina memiliki ovarium. Namun, organ ini berubah sepanjang tahun.

Tidak seperti mamalia, burung hanya punya kloaka atau yang biasa disebut lubang angin. Lubang angin ini merupakan jalan menuju saluran pencernaan, kemih, dan reproduksi. Dan lewat lubang angin inilah mereka kawin.

Hanya Punya Lubang Angin, Lalu Bagaimana Burung Kawin?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Ketika burung siap untuk kawin, mereka menunjukkan perilaku yang jelas. Baik jantan maupun betina akan mencari pasangan terbaik. Mereka saling menggoda dengan tarian, nyanyian, dan pertunjukan bulu.

Ketika menemukan pasangan yang tepat, seperti dikutip dari The Spruce, mereka kawin dengan sangat cepat. Hanya dalam tempo satu detik. Yang jantan akan menyeimbangkan punggung betina sambil menghadap arah yang sama. Betina mungkin membungkuk, berjongkok, atau bahkan berbaring di tanah untuk memudahkan si jantan. Jantan akan membungkuk untuk menyentuh kloaka miliknya. Kontak sederhana itu hanya berlangsung satu detik.

Hanya Punya Lubang Angin, Lalu Bagaimana Burung Kawin?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Sentuhan kloaka burung jantan dan betina ini disebut “ciuman kloaka”. Mereka dapat bertukar beberapa “ciuman” ini selama satu sesi kawin untuk memastikan pembuahan. Burung betina dapat menyimpan sperma yang ditransfer di kloaka selama beberapa hari, minggu, atau bulan, sampai kondisi yang tepat baginya untuk mulai bertelur. Setelah selesai, burung jantan dan betina dapat sepenuhnya berpisah.

Setelah musim kawin itu, organ seksual burung akan menyusut. Burung akan mengurangi berat organ-organ itu dalam persiapan untuk migrasi. Mereka tidak akan kawin di luar musim yang paling produktif.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry