Gejala Covid-19 dan DBD Mirip; Kenali Perbedaannya!

Perbedaan gejala Covid-19 dan demam berdarah dengue (DBD)
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Saat ini, Indonesia menghadapi dua wabah sekaligus. Yang pertama adalah wabah Covid-19. Wabah ini menimbulkan ketakutan dan kepanikan masif. Sejak diumumkan Presiden Joko Widodo pada awal Maret lalu, jumlah kasus infeksi terus bertambah hingga mencapai 47.896 kasus.

Wabah kedua adalah demam berdarah dengue (DBD). Jumlah kasusnya lebih banyak daripada kasus Covid-19. Kementerian Kesehatan mencatat bahwa, hingga saat ini, terjadi 65.000 kasus DBD di seluruh Indonesia. Dalam sehari, tercatat 100—500 kasus. Dari 65.000 kasus itu, sebanyak 400 orang di antaranya telah meninggal dunia.

Ilustrasi (Foto: Freepik)

Dua wabah ini terjadi pada saat yang bersamaan. Bahkan beberapa daerah dengan angka kasus DBD tertinggi juga tercatat sebagai wilayah dengan angka sebaran kasus Covid-19 cukup tinggi. Tidaklah mengherankan bahwa banyak orang bingung. Yang mana yang Covid-19 dan yang mana yang DBD? Pasalnya, gejala keduanya hampir sama, yaitu demam tinggi.

“Demam tinggi menjadi salah satu ciri khas infeksi virus,” kata Ahli Infeksi dan Pediatri Tropik dari RSCM, dr. Mulya Rahma Karyanti, dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (22/6) lalu.

Perbedaan gejala Covid-19 dan demam berdarah dengue (DBD)
Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti (Foto: Freepik)

Kedua wabah itu, Covid-19 dan DBD, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Namun, penularannya berbeda. Covid-19 ditularkan melalui droplet dan DBD melalui nyamuk Aedes aegypti.

Gejala khas dari kedua wabah ini memang sama, yaitu demam. Namun, ada perbedaannya. Pada pasien Covid-19, keluhan demam disertai dengan beberapa gejala gangguan pernapasan seperti batuk dan sesak napas. Sementara pada pasien DBD, demam tidak disertai dengan gangguan pernapasan seperti sesak napas. Dalam beberapa kasus, pasien DBD akan mengalami gejala batuk.

“Tapi itu hanya 10-15%,” kata Mulya.

Perbedaan gejala Covid-19 dan demam berdarah dengue (DBD)
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Yang justru harus diamati dari DBD adalah demam yang disertai dengan pendarahan yang spontan seperti mimisan, gusi berdarah, dan munculnya bintik-bintik merah pada kulit. Gejala ini tidak terjadi pada pasien Covid-19.

“Yang penting, jika demam tak membaik setelah 3 hari, segera bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Mulya.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry