Bogor Food Festival: Pesta Kuliner Nusantara

Bogor Food Festival: Pesta Kuliner Nusantara
Para pengunjung Bogor Food Festival (Foto: YUKK)

Empat gadis berkerudung itu tampak kebingungan. Yang satu ingin mencicipi segelas sari tebu dari Es Tebu Kang Tebu, yang lain ingin makan soto dari Soto Betawi H. Agus Barito. Sementara yang lain lagi ingin mencicipi cicongfan, camilan gurih yang terbuat dari tepung beras, yang disajikan Chicongfan Karim.

“Ya, udah, pesan masing-masing aja,” kata salah satu dari mereka.

Bogor Food Festival: Pesta Kuliner Nusantara
(Foto: YUKK)
Bogor Food Festival: Pesta Kuliner Nusantara
(Foto: YUKK)

Di sudut yang lain, pada Rabu (29/6) siang itu, empat orang perempuan paruh baya dan dua bocah asyik mencicipi mi kocok bakso sapi yang disajikan Marika: Mie Kocok Bandung. Tenant ini adalah satu dari banyak tenant yang ramai dikunjungi pengunjung Lippo Plaza Ekalokasari, Bogor.

“Kuahnya enak,” kata salah seorang dari antara mereka sambil menyuapi gadis kecil yang duduk di atas pangkuannya.

Bogor Food Festival: Pesta Kuliner Nusantara
(Foto: YUKK)
Bogor Food Festival: Pesta Kuliner Nusantara
(Foto: YUKK)

Mi kocok, cicongfan, es tebu, dan soto betawi adalah beberapa dari banyak makanan khas nusantara yang dihadirkan dalam Bogor Food Festival. Semuanya merupakan produk UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) di kota Bogor. Pesta kuliner nusantara ini berlangsung selama 12 hari, mulai dari Rabu (29/6) hingga Minggu (10/7).

Bogor Food Festival: Pesta Kuliner Nusantara
(Foto: YUKK)
Bogor Food Festival: Pesta Kuliner Nusantara
(Foto: YUKK)

Ada banyak tenant yang ambil bagian dalam pesta kuliner ini. Ada Ketan Susu Kemayoran, Soto Betawi H. Agus Barito, Nasi Goreng Babat Pandawa Semarang, Cuanki Bandung Mang Udin, Mie Kocok Bandung Marika, Pempek 69, Nasi Kapau Juragan, Bang Eja (Oseng Merecon), Nasi Tutug Oncom Jago, Tahu Gimbal Semarang, Sate Padang Saiyo, Bakwan Malang Wapo, Cakwe Master, Bakso Goreng Bobo, Chicongfan Karim, Siomay Lim 88, Batagor Kuah Asgar, Telur Gulung Djago, Kue Ape Cubit Pancong Rangi Mang Acid, Tahu Gejrot & Kue Lekker Arjuna, Dodol Betawi & Kerak Telor Satibi, Pangsit Goreng & Baby Crab Mayosam, Es Tebu Kang Tebu, Es Pisang Ijo Pay Jo, Minuman Alami Nusantara, Owi Alpukat Kocok & Jeruk Peras, Pao Gemes, Sweetland Jakarta, dan Sunda Unik.

Bogor Food Festival: Pesta Kuliner Nusantara
(Foto: YUKK)

“Kalau pengen makan yang tradisional, tinggal ke sini aja,” kata seorang ibu setelah membayar pesanan telur gulungnya di depan Telur Gulung Djago.

Bogor Food Festival: Pesta Kuliner Nusantara
(Foto: YUKK)
Bogor Food Festival: Pesta Kuliner Nusantara
(Foto: YUKK)

Selain beragam warisan kuliner nusantara yang bisa dengan mudah ditemukan di sini, mudahnya pembayaran juga menjadi salah satu faktor mengapa pesta kuliner nusantara ini ramai dengan pengunjung. Para pengunjung hanya perlu memindai QRIS YUKK yang dipajang di depan tenant.

Bogor Food Festival: Pesta Kuliner Nusantara
(Foto: YUKK)

“Bayarnya mudah, sih. Emang masih banyak yang belum tahu, tapi ‘kan harus dimulai. Sekarang ‘kan tren pembayarannya gak pakai cash lagi,” kata Yanti, seorang pengunjung.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry